Hasil Drawing Turnamen Pramusim Telah Diumumkan

0
96

Debatbola.com – Sejak berakhirnya BRI Liga 1 musim kemarin pada April lalu, PSSI dan PT. LIB memang sudah merencanakan adanya kompetisi pramusim. Menurut kabar yang beredar, kompetisi pramusim tersebut akan bertajuk Piala Presiden 2022. Sedangkan jadwal pastinya dimulainya kompetisi tersebut pada pertengahan Juni ini.

Baru-baru ini PSSI bersama PT. LIB telah mengumumkan klub yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Pengumuman peserta tersebut bersamaan dengan hasil drawing dari masing-masing grup. Berdasarkan hasil drawing, banyak hal mengejutkan yang akan membuat kompetisi pramusim itu semakin menarik.

Telah Diumumkan
Sebelumnya, PSSI dan PT. LIB selaku pelaksana Liga telah mengumumkan tanggal dimulainya turnamen pramusim. PSSI dan PT. LIB juga telah menunjuk 4 kota yang akan menjadi tuan rumah dalam kompetisi itu. Kota-kota yang dimaksud yaitu Bandung, Solo, Malang serta Samarinda sebagai perwakilan luar pulau Jawa.

Format permainan tidak jauh berbeda dengan turnamen sebelumnya dengan diawali babak penyisihan klub. Rencananya, semua peserta akan dibagi menjadi 4 grup yang masing-masing memiliki tuan rumah sendiri. Klub dua besar dari masing-masing klub kemudian akan bertanding kembali di babak perempat final.

Kedelapan klub yang lolos babak perempat final akan melakukan pertandingan single match untuk menentukan pemenang. Baru pada babak semifinal, setiap klub yang lolos akan melakoni laga home away. Babak final rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli dengan masih menggunakan format kandang tandang.

Minggu tanggal 29 Mei kemarin, PSSI bersama PT. LIB juga telah melakukan drawing dalam rangka pembagian peserta grup. Hasil drawing masing-masing klub juga telah diumumkan di hari yang sama. Grup yang terdiri dari A sampai D tersebut memiliki 4 sampai 5 klub di setiap grupnya.

Klub yang tergabung dalam grup A bertuan rumah di kota Solo dengan 5 klub yang tergabung dalam grup tersebut. Dua diantara 5 klub itu adalah Persis Solo dan PSIS Semarang yang merupakan Duo Jawa Tengah. Selain itu, Dewa United, PSS Sleman serta Persita Tangerang juga tergabung di klub itu.

Grup B yang berlokasi di Samarinda akan mempertemukan, Borneo, Barito Putra, Persija, Rans Cilegon serta Madura United. Persib, Bhayangkara, Bali United serta Persebaya tergabung dalam grup C dan berlokasi di Bandung. Sedangkan Arema, Persikabo, PSM serta Persik tergabung dalam grup D dan berlokasi di kota Malang.

Neraka di Grup C
Hasil drawing telah ditentukan oleh pihak penyelenggara kompetisi pramusim yang akan dilaksanakan sebentar lagi itu. Selain pertandingan derby Jateng yang terjadi di grup A, ada satu grup yang kini menjadi sorotan. Grup yang dimaksud yaitu grup C yang terlihat seperti neraka.

Persib Bandung bergabung dengan Bhayangkara FC, Bali United serta Persebaya yang semuanya merupakan klub kuat. Keempat klub itu adalah penghuni 5 besar klasemen minus Arema yang tergabung di grup D.

Melihat penghuni dari grup C, tidak heran jika dijuluki grup neraka
Pertandingan di grup C tentu yang paling panas diantara klub-klub lainnya. Namun jika dilihat fungsi dari kompetisi tersebut adalah untuk persiapan musim baru Liga 1, keempatnya tentu diuntungkan. Pasalnya masing-masing klub akan merasakan persaingan yang selevel dengan kompetisi Liga 1.

Menanggapi hal tersebut, Sujana yang merupakan mantan pemain Persib mengatakan jika situasi tersebut cukup bagus. Kompetisi pramusim itu bisa dijadikan tolak ukur yang sangat akurat untuk melihat perkembangan kekuatan skuad Persib. Belum lagi yang menjadi lawannya merupakan klub papan atas Liga 1.

Sementara itu, Persib adalah klub yang paling diuntungkan dalam grup itu. Status sebagai tuan rumah akan menjadi keuntungan tersendiri untuk Persib yang dipastikan akan didukung supoternya dalam setiap pertandingan. Dengan kehadiran supporter, kepercayaan diri pemain Persib akan meningkat.

Dengan kondisi tersebut, peluang Persib untuk bisa lolos ke babak berikutnya cukup besar. Untuk bisa menjadi pemenang tentu tidaklah mudah mengingat lawannya tak kalah kuat. Namun dengan adanya bobotoh di setiap laganya, para pemain akan termotivasi untuk menang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here