Hasil Chelsea vs Liverpool, Kepa Arrizabalaga Gagal Bawa Chelsea Juara

0
80

Debatbola.com – Final Carabao Cup tersaji di Stadion Wembley dimana mempertemukan dua finalis, Chelsea vs Liverpool. Pertandingan antara kedua pasukan tersebut dimulai pada Minggu (27/2) mulai pukul 23.30 WIB.

Menurut catatan penampilan kedua tim, terlihat bahwa Liverpool lebih mendominasi jalannya permainan. Tim berjuluk The Reds tersebut sanggup melancarkan total 20 kali serangan ke pertahanan sang lawan.

Jumlah itu hanya mampu dibalas oleh Chelsea dengan gelontoran 11 percobaan serangan. The Blues juga tertinggal 6 serangan tepat sasaran bila dibandingkan dengan Liverpool. Dimana mereka melakukan 4 kali saja serangan on target.

Sementara dari penguasaan bola, skuat asuhan Jurgen Klopp itu juga mendominasi penguasaan bola. Mereka mampu menciptakan 55 % penguasaan bola berbanding 45 % dari pasukan asuhan Thomas Tuchel.

Babak Pertama, Chelsea Buang-buang Peluang

Peluang pertama di pertandingan ini tercipta pada menit ke-6 melalui serangan yang dikomandoi Kai Havertz. Kemudian sang gelandang mengirimkan umpan ke sisi kanan menuju Cesar Azpilicueta. Bek sayap asal Spanyol itu lantas melepaskan umpan tepat ke mulut gawang. Christian Pulisic sukses menyambutnya, sayang tendangannya mampu diatasi Caoimhín Kelleher.

Selanjutnya peluang kembali hadir di menit ke-35 bagi pasukan Chelsea. Peluang tersebut memanfaatkan serangan balik dipimpin oleh Mason Mount. Umpan terobosan diberikan gelandang timnas Inggris itu kepada Kai Havertz di garis terdepan, namun belum menemui gawang.

Dua menit berselang, Liverpool keluar dari gempuran serangan dan mencoba menyerang balik. Dari sisi sayap kiri, Andy Robertson membuat umpan lambung menuju Mohamed Salah di tiang jauh. Tetapi Marcos Alonso sanggup mengawalnya dengan baik.

Selanjutnya tim asal London Barat itu kembali mampu mencari peluang. Gol hampir saja terjadi pada menit ke-42 andai sepakan Cesar Azpilicueta tidak melebar dari target serangan yakni gawang Caoimhín Kelleher.

Peluang kembali gagal dimanfaatkan oleh pasukan Chelsea, kali ini datang dari kaki Mason Mount di menit ke-45. Serangan dibangun oleh Christian Pulisic dipantulkan oleh Kai Havertz menuju Mason Mount. Tendangannya meleset tipis dari target.

Babak Kedua, Belum Ada Gol

Chelsea memulai babak kedua ini dengan mendapatkan peluang emas tepat di menit ke-49. Christian Pulisic sukses meneroboskan bola ke garis terdepan bagi Mason Mount yang lepas dari penjagaan. Namun finishingnya masih digagalkan tiang gawang.

Skema umpan-umpan pendek menjadi andalan The Blues di peluang selanjutnya pada menit ke-59. Mason Mount menjadi eksekutor peluang, akan tetapi kembali gagal menemui gol setelah diselamatkan Caoimhín Kelleher.

Menit ke-64, Liverpool mendapatkan kans terbaiknya untuk mencetak gol melalui Mohamed Salah. Winger berkebangsaan Mesir ini memperoleh umpan terobosan dari Sadio Mane. Sayang sekali sepakannya masih melebar.

Tiga menit berselang, pasukan The Reds mampu menggetarkan gawang dari Edouard Mendy melalui tandukan bek tengahnya, Joel Matip. Namun wasit harus menganulir gol tersebut sehingga skor kembali 0-0.

Begitu juga dengan Chelsea yang berhasil menjebol gawang Caoimhín Kelleher di menit ke-78 berkat sundulan Kai Havertz. Kembali gol harus teranulir lantaran sang gelandang telah berada dalam posisi offside.

Rangkaian Adu Penalti, Kepa Arrizabalaga Masuk

Babak final ini tentunya menghendaki adanya pemenang. Namun sampai berakhirnya babak kedua belum ditemukan pemenang, sehingga laga diteruskan menuju rangkaian adu penalti. Dalam babak ini Chelsea mengganti kipernya menjadi Kepa Arrizabalaga.

Wahana888 mencatatkan penendang dari kubu Liverpool sebelas penendangnya sukses menjebol gawang Kepa Arrizabalaga. Kubu The Reds pun berhak mengangkat trofi setelah Kepa Arrizabalaga tidak mampu menjadi menjebol gawang Caoimhín Kelleher sebagai penendang kesebelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here