Hasil Benfica vs Liverpool, The Reds Cetak Agregat Lebar di Markas Musuh

0
60

Debatbola.com – Liga Champions fase perempat final leg pertama telah mulai diselenggarakan pada pertengahan pekan ini. Laga antara Benfica vs Liverpool sudah dimainkan bertempat di Estadio Da Luz pada Rabu (6/4) pukul 02.00 WIB.

Menurut statistik pertandingan, Liverpool yang bertindak sebagai away team mampu menguasai jalannya pertandingan. Klub berjuluk The Reds tersebut sukses mengirimkan 17 serangan ke pertahanan tuan rumah.

Dari 17 jumlah serangan tersebut terdapat delapan tendangan yang melesat tepat sasaran ke gawang yang dikawal Odysseas Vlachodimos. Sementara Benfica sanggup membalas sembilan serangan dengan hanya tiga yang on target ke gawang Alisson Becker.

Liverpool kembali mendominasi dengan menguasai jalannya permainan. The Reds mampu menguasai bola dengan persentase 66 %. Jumlah tersebut berbanding 34 % milik kubu tuan rumah yang berjuluk As Aguias itu.

Babak Pertama, Liverpool Sudah Unggul

Meskipun bertanding di markas sang lawan, Liverpool mampu menunjukkan tajinya sebagai tim yang diunggulkan. Klub asuhan Jurgen Klopp itu mampu melanjutkan tren penampilan terbaiknya, setelah sukses menguntit Manchester City di Liga Inggris dalam perebutan gelar juara.

Peluang pertama hadir di menit ke-9 bagi pasukan The Reds dimulai dari pergerakan dari sisi kanan. Mohamed Salah yang menerima bola dari Trent-Alexander Arnold mencari celah di pertahanan tuan rumah.

Winger asal Mesir itu memberikan bola kepada rekannya, Sadio Mane yang membalas melakukan umpan terobosan kepadanya. Maka bola mampu mengalir ke area penalti milik Benfica. Sayang sekali Odysseas Vlachodimos mampu membaca serangan dan menepis bola.

Menit ke-12 kembali pasukan Jurgen Klopp menebarkan ancamannya ke pertahanan As Aguias. Serangan masih diinisiasi oleh Mohamed Salah yang bergerak di sisi kanan. Bola diteruskannya ke mulut gawang dan diterima Naby Keïta yang lantas melepaskan tembakan.

Namun tembakannya bisa ditepis oleh kiper tuan rumah yang menjadi bola liar. Kemudian bola berhasil dikuasai oleh Trent-Alexander Arnold yang langsung menembak dari sisi kanan tempat bola mengarah tadinya. Kembali sang kiper bisa mengamankannya.

Terus-terusan menggempur pertahanan Benfica, Liverpool akhirnya mendapatkan buahnya. Bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Andrew Robertson, bola mampu bergulir ke mulut gawang. Ibrahima Konate dengan tinggi badannya yang mencapai 194 cm sukses menanduk bola.

Tandukannya begitu keras dan menyasar sudut kiri gawang dari tuan rumah. Sehingga sang kiper tidak mampu menggagalkannya dan harus kebobolan untuk pertama kalinya. Skor sementara menjadi 0-1 bagi tim tamu.

Tak berhenti sampai di situ, The Reds kembali mengisi gol pada menit ke-34. Serangan diawali dari crossing Trent-Alexander Arnold kepada Luis Diaz. Winger asal Kolombia itu memantulkan bola dengan kepalanya menuju Sadio Mane di garis terdepan.

Dengan sodoran kecil, penyerang berkebangsaan Senegal tersebut sukses menggetarkan gawang tuan rumah untuk kedua kalinya. Berkatnya kubu The Reds mampu menyudahi perlawanan di babak awal dengan skor 0-2.

Babak Kedua, Liverpool Tambah Keunggulan

Meraih dua gol keunggulan di babak sebelumnya tidak membuat pasukan Liverpool berpuas diri dan mengendorkan serangannya. Namun empat menit setelah babak kedua dimulai mereka justru kebobolan lebih dulu.

Serangan balik menjadi andalan Benfica yang dikomandoi oleh Rafa Silva dari sisi kanan. Pemain bernomor punggung 27 itu melepaskan crossing ke tiang jauh dimana Darwin Núñez berdiri. Ibrahima Konate yang mengawalnya melakukan kesalahan sehingga bola bisa jatuh di kaki sang striker.

Tanpa berlama-lama, striker berkebangsaan Uruguay itu lantas melepaskan tembakan yang tidak bisa diselamatkan Alisson Becker. Sehingga untuk sementara skor antara kedua pasukan menipis menjadi 1-2.

Namun Liverpool berhasil menjauhkan skor menjadi 1-3 lewat eks winger FC Porto, Luis Diaz. Serangan balik dilakukan oleh perwakilan Inggris melalui kaki Naby Keita yang melakukan umpan terobosan. Luis Diaz yang berada di garis terdepan yang ditujunya dan berhasil menguasai bola. Dengan kecepatannya, sang winger berhasil mengelabui kiper musuh dan menyarangkan bola ke dalam gawang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here