Hasil Bali United vs Persija, Strategi Teco Gagalkan Rencana Thomas Doll

0
30

Debatbola.com – Pertandingan besar di hari pertama Liga 1 antara Bali United dan Persija telah selesai dilakukan. Laga yang berlangsung di tanggal 23 Juli 2022 tersebut berhasil dimenangkan Bali United yang menjadi tuan rumah. Mencatatkan skor 1-0, Serdadu Tridatu merebut poin penuh pertama dari Persija.

Bertanding di Stadion I Wayan Dipta, Persija justru gagal mendulang kemenangan di pertandingan perdananya meskipun tampil agresif. Akibatnya Persija harus memulai musim dengan duduk di posisi bawah klasemen. Bali United sendiri langsung bertengger di posisi 3 berkat poin penuh dari pertandingan perdananya.

Jalannya Pertandingan

Persija langsung tancap gas sejak pertandingan dimulai dengan aktif menyerang. Namun penjagaan ketat yang dilakukan Bali United pada dua penyerang Persija membuat Persija tidak bisa mengembangkan penyerangannya. Justru Bali United yang beberapa kali mengancam melalui serangan balasan.

Terus mencoba mencetak gol, Persija justru kebobolan di menit ke-38 dan membuat Bali United unggul 1-0. Gol tersebut berasal dari umpan apik dari Irfan Jaya yang langsung disundul oleh Willian Pacheco. Skor 1-0 itu kemudian berhasil bertahan sampai waktunya istirahat.

Pada awal babak selanjutnya, Bali United kembali mencatatkan peluang emasnya yang masih bisa diamankan Andritany Ardhiyasa. Persija juga langsung membalas serangan tersebut di menit ke-52 yang masih bisa diamankan Nadeo Argawinata. Mendekati pertengahan babak kedua, Bali United semakin mendominasi jalannya pertandingan.

Baik Persija dan Bali United terus berusaha membobol gawang lawannya di sisa waktu pertandingan. Namun hingga wasit mengakhiri laga, tidak ada gol yang tercetak oleh dua klub itu. Skor 1-0 itu kemudian tercatat sebagai skor akhir dari pertandingan Bali United melawan Persija.

Klasemen Sementara Kedua Klub

Menang di pertandingan perdana membuat Bali United berhak atas poin penuh di laga tersebut. Kini Bali United menempati posisi 3 klasemen sementara di Liga 1 Indonesia dengan 3 poin yang berhasil diperoleh. Bali United hanya berhak di posisi 3 lantaran kalah dalam selisih jumlah gol dengan PSM Makassar dan Madura United.

Persija sendiri harus rela mengawali musim dengan posisi 17 atau dua terbawah di klasemen sementara Liga 1. Gagal menang membuat Persija tidak bisa mencatatkan satupun poin dengan satu kali kebobolan serta tanpa catatan gol. Beruntung Persija masih unggul dalam selisih jumlah gol dengan Barito Putera sehingga tidak menjadi juru kunci.

Strategi Brilian Stefano Cugurra

Sebenarnya, Persija lebih mendominasi jalannya pertandingan dibandingkan sang tuan rumah dengan 63% penguasaan bola. Namun strategi tepat yang digunakan oleh Stefano Cugurra membuat permainan Bali United lebih efektif. Karena hal itulah Serdadu Tridatu bisa memenangkan pertandingan.

Saat ditemui pasca pertandingan, Stefano Cugurra membocorkan strategi yang digunakannya sehingga bisa memenangkan pertandingan. Pelatih asal Brazil tersebut meyakini jika Persija akan tampil agresif dalam menyerang. Karena hal itulah Teco memilih strategi yang berlawanan dengan Thomas Doll yaitu memilih bertahan.

Teco memilih strategi tersebut agar pemainnya bisa memaksimalkan counter attack dan memanfaatkan bola mati untuk mencetak gol. Pelatih asal Brazil itu sangat senang karena strategi yang dipilihnya sukses besar. Hal tersebut terlihat dari tidak adanya peluang Persija yang mengancam gawang Bali United sehingga Kiper tidak perlu melakukan penyelamatan.

Kekecewaan Thomas Doll

Kegagalan memulai musim dengan baik rupanya bukan satu-satunya yang membuat Thomas Doll kecewa. Pelatih asal Jerman itu juga kecewa dengan keputusan pelatih selama pertandingan. Pasalnya keputusan tersebut merugikan Persija yang harusnya bisa mencetak gol penyeimbang kedudukan.

Seharusnya, Persija mendapatkan tendangan penalti karena handball yang dilakukan I Made Andhika Wijaya di babak pertama. Namun Wasit menganggap kejadian tersebut bukanlah handball sehingga Persija hanya mendapat tendangan sudut. Karena hal itulah Thomas Doll berharap Liga 1 memiliki VAR agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Thomas Doll juga mengungkapkan dua hal lain yang juga merugikan Persija di Pertandingan tersebut. Pemain Bali United terkesan mengulur waktu selam pertandingan serta adanya insiden pemain ke-12 sang tuan rumah. Meskipun begitu, Thomas Doll tetap mengucapkan selamat atas kemenangan Bali United.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here