Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid, Tuan Rumah Menangkan Derby Madrid

0
29

Debatbola.com – Derby Madrid pada lanjutan Liga Spanyol baru saja terlaksana pada tanggal 09 Mei 2022 tepatnya Senin dini hari. Laga yang terlaksana di Wanda Metropolitano itu berhasil dimenangkan oleh Atletico Madrid selaku tuan rumah. Pasukan Diego Simeone tersebut membungkam El Real dengan catatan skor tipis 1-0.

Menurunkan pemain lapis keduanya, pasukan Carlo Ancelotti kesulitan mencetak gol. Bahkan Los Colchoneros berhasil mencetak angka melalui tendangan penalti di babak pertama. Kini untuk pertama kalinya Atletico Madrid menaungi Derby Madrid di Wanda Metropolitano.

Jalannya Pertandingan

Melakoni laga Derby Madrid, Carlo Ancelotti justru mencadangkan beberapa pemain penting. Namun meskipun tidak diperkuat Karim Benzema, Vinicius Junior serta Luka Modric, El Real tetap merupakan lawan yang sulit. Bahkan Real Madrid menguasai 59% bola selama pertandingan.

Atletico Madrid sendiri terus berusaha menyerang bahkan sejak laga baru dimulai. Percobaan pertama dilakukan oleh Geoffrey Kondogbia pada menit awal masih menuai kegagalan. Begitupun dengan usaha Angel Correa di menit ke-4 yang belum tepat sasaran.

Tak ingin menyerah, Los Rojiblancos terus melakukan serangan yang kali ini dilakukan oleh Yannick Carrasco. Lagi-lagi tendangannya masih sedikit melenceng dari gawang Real Madrid yang dijaga Andriy Lunin. Akhirnya kesempatan emas milik Atletico Madrid muncul di menit ke-40.

Mendekati berakhirnya babak pertama Jesus Vallejo melakukan pelanggaran pada Matheus Cunha di kotak penalti. Hal tersebut membuat Atletico Madrid mendapatkan hadiah tendangan penalti. Yannick Carrasco berhasil menyarangkan tendangan penalti tersebut tepat pada menit ke-40 dan membuat Los Colchoneros unggul 1 angka.

Sepanjang sisa babak pertama, Real Madrid berusaha mengejar ketertinggalan satu angka itu. Sayang sekali dua kesempatan yang diperoleh berkat Toni Kroos dan Luka Jovic gagal menembus gawang Jan Oblak. Akhirnya Atletico Madrid menutup babak pertama dengan keunggulannya.

Pertandingan menjadi lebih sengit di babak kedua dengan masing-masing berusaha melepas serangan. Berkali-kali serangan milik Real Madrid dipatahkan Jan Oblak dan begitu pula sebaliknya. Karena sama-sama gagal mencetak angka di babak kedua, Atletico Madrid keluar sebagai pemenang di laga Derby kali ini.

Atletico Madrid Menangi Derby Madrid

Kemenangan yang diperoleh Atletico Madrid kali ini berarti besar bagi klub tersebut. Pasalnya klub tersebut berhasil memutus rekor buruknya atas Real Madrid. Kini Atletico Madrid bisa menang untuk pertama kalinya setelah 8 laga Derby Madrid dalam sejarah Wanda Metropolitano.

Bukan hanya memenangi Derby di Wanda Metropolitano untuk pertama kali saja. Gol penalti cetakan Carrasco juga merupakan gol penalti pertama yang dicetak di gawang Real Madrid. Pasalnya sejak Liga Spanyol tahun 2010, Atletico Madrid belum berhasil menggolkan tendangan penalti di gawang rivalnya itu.

Tambahan 3 poin dari pertandingan kali ini membuat Atletico Madrid semakin mengamankan posisinya di 4 besar. Bahkan kini Los Colchoneros hanya menyisakan jarak 1 poin saja dengan Sevilla yang menempati posisi 3 besar. Asa Atletico Madrid menggeser Sevilla kini semakin besar.

Alasan Klasik Carlo Ancelotti

Kekalahan kali ini sebenarnya tidak berpengaruh banyak pada Real Madrid. Bahkan supporter Real Madrid tidak terlihat kecewa dengan hasil tersebut. Apapun hasilnya di sisa laga nanti tidak akan berpengaruh apapun untuk Real Madrid yang sudah memakukan gelar juara Liga musim ini.

Meskipun begitu, kekalahan tersebut tentu berhasil memutus rekor apik yang berhasil ditorehkan Real Madrid. Bahkan Real Madrid dituduh hanya main-main dan tidak serius dalam menghadapi laga tersebut. Sebagai pelatih, Carlo Ancelotti tentu membantah tuduhan tersebut.

Real Madrid memang tidak membutuhkan tambahan poin, namun tetap berambisi untuk memenangkan sisa laga. Carlo Ancelotti juga perlu mengistirahatkan para pemain utama untuk mencegah hal buruk terjadi. Selain itu Ancelotti juga ingin memberikan kesempatan untuk pemain lapis kedua untuk bermain.

Beberapa pemain seperti Karim Benzema dan Luka Modric memang terlihat kelelahan. Kondisi tersebut memaksa Carlo Ancelotti untuk terus melakukan rotasi setidaknya sampai laga Final UCL nanti. Sang pelatih ingin para pemainnya tetap bugar saat melawan Liverpool nantinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here