Hancur Lebur di Piala Presiden, Persis Solo Diprediksi Kesulitan di Liga 1

0
34

Debatbola.com – Tergabung di grup A bersama 4 klub lainnya, Persis Solo dipercaya menjadi tuan rumah Piala Presiden tahun ini. Bahkan Stadion Manahan juga dijadikan sebagai tempat pembukaan dari turnamen pramusim ini. Namun rupanya status tuan rumah tidak mampu mengangkat performa Persis Solo selama babak penyisihan berlangsung.

Persis Solo cukup kesulitan menghadapi keempat lawannya yang 3 diantaranya sudah lama berada di Liga 1. Karena hal itulah Persis Solo tidak mampu beranjak dari dasar klasemen grup A hingga akhir. Jika tidak mampu memperbaiki hasil tersebut, Persis Solo akan kesulitan untuk menghadapi Liga 1 di musim baru nanti.

Hancur Lebur di Piala Presiden

Perjalanan Persis Solo di Piala Presiden tahun ini harus terhenti di babak penyisihan grup. Hal tersebut dikarenakan Persis Solo gagal meraih kemenangan satupun dari 4 pertandingan yang diikuti selama fase grup. Persis Solo juga hanya mengoleksi dua poin saja yang berasal dari hasil imbang.

Parahnya lagi Persis harus menempati posisi juru kunci di grup A karena kalah selisih gol dengan Dewa United. Padahal, Persis Solo berstatus sebagai tuan rumah yang tentunya lebih diuntungkan dibandingkan klub lainnya. Namun kini Laskar Samber Nyawa harus mengecewakan pendukungnya lantaran tak bisa memenuhi ekspektasi.

Persis Solo juga dinyatakan sebagai satu-satunya tuan rumah yang gagal lolos ke babak 8 besar pada Piala Presiden tahun ini. Tiga klub lainnya yang ditunjuk sebagai tuan rumah dipastikan lolos ke putaran selanjutnya. Bahkan ketiganya juga keluar sebagai juara di grup masing-masing.

Buruknya permainan Laskar Samber Nyawa juga diakui oleh Pasoepati selaku pendukung setia klub tersebut. Bahkan menurut perwakilan dari Pasoepati, permainan Persis Solo terlihat acak-acakan yang membuat gagal meraih kemenangan. Situasi tersebut tentu disayangkan mengingat skuad Persis Solo rata-rata berharga mahal.

Sebagai pendukung, pasukan Pasoepati kabarnya sudah menerima hasil negatif yang diperoleh klubnya. Namun, para supporter tersebut menuntut pihak klub untuk melakukan pembenahan. Hasil negatif tersebut harus dievaluasi agar bisa menghadapi musim baru dengan hasil yang lebih baik.

Diprediksi Kesulitan di Liga 1

Para penggemar Persis Solo memang meminta pada pihak klub dan pemain untuk berbenah demi bisa menyambut Liga 1 dengan lebih baik. Namun jika berkaca dari hasil kompetisi kali ini, Persis Solo diprediksi akan kesulitan di Liga 1. Belum lagi yang menjadi pelatih Laskar Samber Nyawa adalah Jacksen F Tiago.

Telah melalang buana di berbagai klub Liga 1, Jacksen F Tiago bukanlah tipe latih yang bisa membuat perubahan instan. Hal tersebut terlihat dari catatan Jacksen selama melatih Barito Putera, Persebaya dan terakhir Persipura. Untuk Persipura, Jacksen memang mampu memberikan yang terbaik, namun membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Persis Solo juga merupakan klub yang baru saja berpromosi ke Liga 1 sehingga butuh banyak adaptasi. Dengan tipe kepelatihan Jacksen F Tiago, hasil instan tentu akan sulit digapai oleh Persis Solo. Terlebih jika Pasukan Pasoepati tidak mau bersabar dengan proses yang dilakukan oleh sang pelatih.

Stadion Manahan Sempat Tak Boleh Dipakai

Tersingkirnya Persis Solo di Piala Presiden kali ini bukan hanya berpengaruh pada pihak klub dan juga suporternya saja. Gibran selaku wali kota Solo juga merasa malu atas kekalahan tersebut. Bahkan Gibran sampai melarang penggunaan stadion Manahan untuk laga final nanti karena Persis Solo gugur.

Menurut sang Walikota, akan malu jika Stadion Manahan digunakan padahal Persis Solo tidak ikut bermain di putaran final nanti. Gibran juga sempat menegur awak media yang terlihat menggunakan jersey Persis Solo. Bahkan Gibran juga meminta awak media itu untuk berganti baju saat itu.

Seperti yang diketahui, Stadion Manahan merupakan lokasi pembukaan dari Piala Presiden tahun ini. Karena hal itulah kemungkinan besar untuk partai final serta penutupan kemungkinan akan dilaksanakan di Stadion tersebut. Penutupan Stadion Manahan tentu akan menyulitkan PSSI dan juga PT. LIB yang harus mencari venue baru untuk laga final piala Presiden.

Kabarnya, kini Gibran mulai melunak dan menerima gugurnya persis Solo dari Piala Presiden 2022 ini. Gibran kabarnya juga mengijinkan Stadion Manahan digunakan kembali meskipun Persis Solo tak ikut bermain. Dengan begitu, kemungkinan tidak akan ada perubahan dalam venue pertandingan putaran final nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here