Hal Memalukan Kembali Terjadi Di Sepakbola Indonesia

0
139

Debatbola.comLiga Indonesia kembali tercoreng oleh ulah para pemain yang tidak berperilaku sportif dalam pertandingan. Terhitung ada dua kejadian memalukan yang terjadi di ranah sepakbola tanah air. Ini menjadi masalah serius bagi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dan juga PSSI untuk menindak-lanjutinya. Ulah pemain yang tidak sportif itu harus menjadi catatan tersendiri bagi PSSI.

Dua kejadian tersebut yaitu tendangan yang dilakukan terhadap penonton yang berada di tribun penonton oleh Saktiawan Sinaga. Serta kejadian memalukan lainnya terkait insiden pemukulan wasit yang dilakukan pemain dan suporter. Pertandingan yang seharusnya berjalan menarik untuk ditonton menjadi sebuah pertandingan yang memalukan.

Insiden Tendangan Kungfu Saktiawan Sinaga

Mantan pemain tim nasional Indonesia serta PSMS Medan Saktiawan Sinaga melakukan hal yang tidak terpuji. Striker berusia 39 tahun tersebut melakukan sebuah tendangan kungfu terhadap salah seorang penonton yang berada di tribun. Tindakan tidak terpuji itu Saktiawan Sinaga lakukan ketika tim yang dibelanya Medan Utama melawan Tanjungbalai United.

Pertandingan lanjutan Zona Sumatera babak 16 besar yang digelar di Stadion Mini Pancing, Deli Serdang, Saktiawan kala itu terpancing emosinya tatkala diteriaki oleh para suporter. Dengan terprovokasi dia menaiki tribun dan menendang salah seorang penonton. Diunggah dari akun twitter @nugikuga tampak Saktiawan Sinaga yang sudah tersulut emosi menendang salah seorang penonton yang meneriakinya.

Permainan sendiri yang dari menit awal sudah berjalan keras memang sudah terjadi beberapa kali keributan pemain. Bahkan seorang pemain senior yang sudah malang melintang di Liga Indonesia macam Saktiawan Sinaga harus melakukan provokasi terhadap pemain lawan. Hal itu yang menjadi alasan penonton di tribun meneriaki Saktiawan karena dinilai tidak melakukan hal pantas sebagai seorang pemain senior.

Saktiawan Sinaga merupakan pemain terkenal yang sudah banyak memperkuat tim Liga Indonesia seperti PSMS Medan, Persik Kediri bahkan terakhir di KS Tiga Naga.

Pemukulan Wasit di Pertandingan Liga 2 dan Liga 3

Selain dari tendangan kungfu yang dilakukan Saktiawan Sinaga, terjadi pula pada aksi kurang sportif mewarnai laga terakhir Liga 2 Grup A 2021 yaitu pada saat pertandingan antara Semen Padang melawan KS Tiga Naga. Pertandingan yang dimenangkan oleh Semen Padang 1-0 itu seketika terjadi kericuhan, ketika wasit meniup peluit akhir pertandingan tersebut.

Setelah itu itu official KS Tiga Naga langsung menarik baju hakim garis serta memukulinya. Kejadian itu dipicu oleh keputusan wasit yang memberikan tambahan waktu 3 menit perpanjangan waktu. Akibat kejadian tersebut wasit dan hakim garis yang memimpin pertandingan tersebut mengalami babak belur.

Bukan hanya di pertandingan Liga 2 saja terjadi aksi memalukan tersebut. Di laga PSTK Tanjung Pinang melawan Biram Dewa bahkan terpaksa ditunda akibat terjadi kericuhan pemukulan wasit. Kericuhan tersebut terjadi akibat keputusan wasit yang sangat plin-plan. Banyak keputusan yang membingungkan dalam pertandingan tersebut.

Awal mula kericuhan terjadi lantaran tendangan bebas di depan gawang PSTK Tanjung Pinang tidak dianulir oleh wasit. Hal tersebut memancing protes dari klub dari official dan pemain, dan kemudian dianulir wasit. Namun, dengan keputusan tersebut justru dari pihak klub Biram United yang melakukan protes hingga melakukan pemukulan.

Dengan berbagai macam kejadian yang terjadi di Liga Indonesia yang membuat malu sepakbola tanah air, hal itu harus dapat perhatian khusus dari PSSI dan juga PT LIB agar tidak terjadi kejadian sama dalam pertandingan Liga Indonesia lainnya. Semoga saja sepakbola Indonesia dan juga para pemain serta official tim dapat lebih dewasa dalam melakukan protes terhadap wasit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here