Grup E Dua Gol Bunuh Diri Buat Spanyol Menang Besar

0
103
Grup E Dua Gol Bunuh Diri Buat Spanyol Menang Besar

Debatbola.com – Laga hidup mati bagi skuat asuhan Luis Enrique telah dijalani. Sebelumnya skuat yang berjuluk La Furia Roja ini belum pernah sekalipun merasakan kemenangan. Bahkan hingga di partai terakhirnya, kans mereka untuk lolos semakin sempit.

Bertanding di muka 11 ribu lebih pasang mata penonton yang hadir membuat skuat Spanyol harus menang. Terlebih ini merupakan laga hidup mati bagi mereka. Jika kembali mendapat hasil imbang atau kalah maka babak 16 besar hanya bisa jadi mimpi.     

Dua gol bunuh diri dan tiga gol dari punggawa Spanyol yang tercipta membuat skuat tersebut menembus babak grup. Namun bagaimana proses gol yang berhasil dilesatkan pada laga itu, berikut ulasannya.

Hujan Gol Sukses Jadi Pelicin Langkah Spanyol

Gol pembuka pada laga ini lahir dari proses gol bunuh diri dari kiper Slovakia, Martin Dubravka. Pablo Sarabia yang melakukan tendangan dari dalam kotak penalti membentur tiang gawang kiper Newcastle itu.

Bola pun kembali mengarah ke dalam gawang dan sang kiper salah mengantisipasi laju bola. Penjaga gawang berusia 32 tersebut malah membuat si kulit bundar masuk ke dalam gawangnya sendiri. Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Menjelang akhir babak pertama usai, La Furia Roja kembali membuat gol. Kali ini bek naturalisasi Aymeric Laporte sukses mencatatkan gol pertamanya di Timnas Spanyol. Sundulannya ke gawang Martin Dubravka itu menjadikan timnya unggul 2-0.

Sebelumnya Gerard Moreno yang bergerak dari sisi kanan timnya sukses membuat umpan silang ke mulut gawang Slovakia. Dengan insting header yang kuat, bek Manchester City tersebut pun membuat jala gawang musuh kembali terkoyak. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama usai.

Turun ke babak kedua, skuat asuhan Luis Enrique tidak semata-mata mengendorkan penyerangan mereka akibat sudah unggul. Berbagai upaya serangan tetap dilancarkan oleh para pemainnya yang dipimpin oleh Sergio Busquets itu.

Gol ketiga tuan rumah tercipta pada menit ke-56 lewat kaki winger Paris Saint-Germain, Pablo Sarabia. Bek serang Barcelona, Jordi Alba berhasil menjadi assist dari gol tersebut berkat umpan silangnya sebelum gol terjadi.

11 menit berselang, keunggulan timnas Spanyol bertambah. Kali ini berkat tendangan pemain pengganti, Ferran Torres. Pablo Sarabia yang menjadi assist golnya berhasil menciptakan umpan sempurna yang diteruskan oleh winger muda Manchester City itu.

Kedudukan 4-0 bertahan hingga menit ke-71, gol bunuh diri kedua kembali lagi terjadi. Gelandang tengah Slovakia, Juraj Kucka menjadi kreator gol tersebut. Bola hasil sundulan Pau Torres di mulut gawang Martin Dubravka salah diantisipasi oleh gelandang Parma tersebut.

Lemasnya Striker Spanyol

Skor akhir 5-0 menjadi penutup laga setelah wasit yang bertugas, Bjorn Kuipers meniupkan peluit panjang. La Furia Roja yang menang besar pada laga ini berhasil finish di posisi runner up dan berhak tampil di babak 16 besar.

Alvaro Morata yang turun sejak menit pertama, tidak mampu menciptakan satu pun gol pada partai hujan gol ini. Bahkan pada menit ke-11, striker Juventus ini mendapatkan kesempatan emas lewat titik putih.

Jakub Hromada melakukan pelanggaran keras di area penalti sendiri kepada gelandang Spanyol, Koke. Wasit yang bertugas yang mengecek ulang rekaman pertandingan langsung menunjuk titik putih untuk La Furia Roja. Sayangnya Alvaro Morata yang bertugas sebagai algojo penalti, tendangannya berhasil digagalkan Martin Dubravka.

Menarik ditunggu mengenai striker mana yang akan diturunkan Luis Enrique pada pertandingan babak 16 besar. Dimana mereka akan berhadapan dengan runner up Piala Dunia 2018 silam, Kroasia pada Senin (28/6) mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here