Google Doodle Rayakan Turnamen Euro 2020

0
164
Google Doodle Rayakan Turnamen Euro 2020

Debatbola.com – Perhelatan Euro 2020 adalah kompetisi yang paling dinanti oleh para penikmat sepakbola, baik dari dalam Eropa, maupun dari luar Benua Biru. Google sebagai mesin pencari paling populer di internet juga tak ketinggalan ikut menyambut turnamen ini. Mereka menciptakan doodle spesial untuk menyambut dimulainya Euro 2020 nanti.

Doodle Spesial Euro 2020

Kebanyakan orang pasti mengetahui mesin pencari yang bisa dikatakan sebagai mesin pencari paling populer di internet, Google. Dalam setiap peringatan penting, Google selalu menampilkan doodle-doodle spesial di laman utamanya. Kini, menyambut turnamen Euro 2020, Google juga ikut menciptakan doodle edisi khusus.

Dalam desain Google Doodle, terdapat beberapa icon yang identik dengan sepakbola, seperti peluit, bola sepak, serta gawang. Doodle tersebut juga memuat beberapa icon khas dari beberapa negara Eropa. Seperti kincir angin yang merupakan bangunan ikonik Belanda, serta Menara Pisa yang identik dengan negara Italia.

Tercatat, Google Doodle sendiri sudah pernah meluncurkan beberapa doodle edisi spesial untuk momen-momen penting. Google Doodle pernah meluncurkan edisi spesial hari kemerdekaan beberapa negara, termasuk Indonesia. Mereka juga pernah meluncurkan doodle edisi spesial beberapa perhelatan olahraga.

Pada tahun 2019 kemarin, Google Doodle meluncurkan doodle edisi khusus Piala Dunia Wanita. Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan merilis satu doodle setiap hari selama ajang tersebut bergulir. Google Doodle juga pernah merayakan beberapa event sepakbola lain, seperti Piala Dunia dan Copa América.

Ajang Spesial

Turnamen Euro 2020 sendiri bakal menjadi turnamen yang spesial karena turnamen ini tidak akan diselenggarakan hanya di satu atau dua negara, melainkan sebelas negara sekaligus. Dimulai pada tanggal 12 Juni dan berakhir pada 12 Juli, kompetisi ini juga tercatat bakal digelar di sebelas kota berbeda.

Mulanya, turnamen empat tahunan ini dijadwalkan bakal digelar pada bulan Juni tahun 2020 kemarin. Akan tetapi, pandemi Covid-19 yang terus meluas di seluruh Eropa membuat turnamen ini mengalami penundaan. Pada akhirnya, UEFA menetapkan bahwa Euro 2020 akan digelar pada tahun 2021, tepatnya pada bulan Juni hingga bulan Juli mendatang.

Awalnya, UEFA juga telah menunjuk 12 kota dan 12 negara untuk menggelar turnamen Euro 2020. Namun dari 12 kota dan negara tersebut, Dublin memilih mundur karena mereka tak bisa memberikan jaminan keselamatan terkait pandemi. Sementara Bilbao juga mengalami hal serupa, tapi posisi Bilbao sebagai tuan rumah akhirnya digantikan oleh Sevilla.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 1960 silam, edisi kali ini bakal menjadi edisi pertama Euro digelar di 11 venue berbeda di seluruh Eropa. Euro 2020 kali ini juga akan menampilkan 24 negara peserta. Mereka bakal dibagi menjadi enam grup, sebelum akhirnya melaju ke babak 16 besar, perempat final, semifinal dan final turnamen pada tanggal 12 Juli 2021.

Pandemi Tak Jadi Masalah

Kondisi pandemi memang belum sepenuhnya hilang dari daratan Eropa, terutama dari wilayah para tuan rumah. Tetapi UEFA menilai kondisi sekarang sudah cukup aman dibanding setahun lalu. Karenanya, UEFA memperbolehkan kehadiran penggemar di stadion dan kapasitas stadion disebut boleh diisi 25 hingga 100 persen dari kapasitas asli.

Khusus untuk Munich, UEFA memberikan aturan khusus yakni hanya diperbolehkan menyediakan tempat duduk untuk sekitar 14.500 penggemar. Jumlah ini setara dengan 22 persen kapasitas asli Allianz Arena. Allianz Arena sendiri bakal menjadi wakil Jerman dalam menjadi tuan rumah di ajang Euro 2020 kali ini

“Kompetisi ini akan menjadi even berskala global pertama yang akan digelar sejak pandemi menyerang.” Kata presiden UEFA Aleksander Čeferin. “Ini adalah kesempatan yang tepat untuk menunjukkan pada dunia bahwa Eropa sudah bisa beradaptasi. Eropa masih hidup dan akan melanjutkan hidup, Eropa juga sudah kembali seperti sediakala”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here