Gelandang Binaan Akademi Klub Spanyol Disiapkan jadi Pengganti Marc Klok

0
246
Gelandang Binaan Akademi Klub Spanyol Disiapkan jadi Pengganti Marc Klok

Debatbola.com – Persija Jakarta telah ditinggalkan oleh beberapa legiunnya yang berposisi sebagai gelandang. Baru-baru ini Marc Klok secara resmi juga telah memutuskan kontraknya bersama Macan Kemayoran. Permasalahan gaji ditengarai menjadi alasan gelandang bertahan berusia 28 tahun tersebut.

Gelandang yang Angkat Kaki

Kini pemain terbaik Piala Menpora yang dilaksanakan Maret lalu ini diberitakan telah sepakat bergabung bersama Persib Bandung. Berlabuhnya playmaker berdarah Belanda itu telah resmi diumumkan klub yang berjuluk Maung Bandung itu di akun media sosial mereka. Dengan begitu Marc Klok kemungkinan besar akan mengisi lini tengah tim yang berbaju biru tersebut.

Kemudian selain Marc Klok terdapat dua gelandang lagi yang keluar dari klub tersebut. Pertama adalah Sandi Sute, gelandang kelahiran Palu ini kini tengah berganti klub dan musim depan akan memperkuat Persis Solo.

Kemudian ada kapten timnas Indonesia, Evan Dimas yang juga sama-sama mengakhiri kontraknya dengan dua nama di atas. Gelandang jebolan timnas U19 ini musim depan akan membela Bhayangkara FC.

Maka dari itu sekarang di skuat Persija Jakarta hanya tersisa lima nama lagi sebagai pemain yang berposisi di lini tengah. Mereka adalah Toni Sucipto, Rohit Chand, Ramdani Lestaluhu, Braif Fatari dan Dwiki Arya.

Dengan begitu Macan Kemayoran tengah kekurangan stok gelandang. Apalagi setelah kepergian mendadak Marc Klok yang mana pemain kelahiran Amsterdam itu begitu berpengaruh bagi skuat ibukota.

Satu Gelandang Disiapkan

Sang pelatih, Angelo Alessio sendiri masih menginginkan adanya nama baru di sektor lini tengahnya. Dimana pemain tersebut akan dipasang sebagai penambal lubang menganga yang ditinggalkan Marc Klok.

Didesas-desuskan Macan Kemayoran telah mendapatkan satu nama di sektor gelandang. Pemain tersebut adalah jebolan akademi klub Spanyol dan kini masih berusia cukup muda yaitu 23 tahun. Gelandang tersebut adalah Mahir Radja Satya Djamaoeddin.

Pemain kelahiran Jakarta itu pernah menimba ilmu selama kurang lebih lima tahun di CD Castellon U19. Dimana skuat seniornya pada musim lalu berada di divisi dua liga Spanyol, Segunda Division. Sayang sekali mereka finish di posisi ke-21.

Setelah menimba ilmu di CD Castellon, Mahir Radja hijrah dari klub itu pada tahun 2017 dan menuju ke klub Spanyol lainnya. Tim yang ditujunya itu adalah UE Alcudia. Berselang enam bulan setelahnya, gelandang bertahan tersebut pulang ke Indonesia.

Klub pertamanya di tanah air adalah Bali United, akan tetapi dirinya tidak pernah merasakan bermain di skuat senior. Februari 2018, menjadi tanggalnya pindah ke klub Liga 2, Martapura FC yang kini bernama Dewa United.

Di klub yang berlokasi di Tangerang itu, Mahir Radja bermain cukup impresif dan membuka jalannya bermain di kancah lebih tinggi. Bhayangkara FC menjadi pelabuhan terbarunya setelah tampil gemilang di Martapura FC.

Setelah di Bhayangkara FC, pemain bertinggi badan 173 cm itu akhirnya berlabuh ke klub Jawa Tengah, PSIS Semarang. Sekarang dirinya telah resmi tidak mempunyai klub selepas kontraknya tidak diperpanjang PSIS Semarang.

Kuat Dugaan Ke Persija Jakarta

Mahir Radja kini beberapa kali terlihat dalam latihan terpusat yang diselenggarakan Persija Jakarta. Dimana latihan tersebut dipimpin langsung oleh pelatih baru klub asal Italia, Angelo Alessio. Namun hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai masa depan sang pemain.

Jika sang pemain resmi menjadi bagian skuat Macan Kemayoran maka bisa dipastikan sang pelatih akan memainkannya di posisi gelandang bertahan. Dimana posisi tersebut adalah posisi utamanya selama karirnya di dunia sepakbola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here