Gara-Gara Todd Boehly, César Azpilicueta Akhirnya Tolak Barcelona

0
46

Debatbola.com – Barcelona beberapa waktu lalu dikabarkan terus memburu César Azpilicueta, sehingga sang defender tidak henti-hentinya dikaitkan dengan klub Catalan. Namun, Azpilicueta baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan. Ia mengakui telah menolak tawaran Barcelona, dan Todd Boehly andil peran dalam keputusan itu.

Rumor ke Barcelona Masih Kencang

Chelsea sempat berada pada periode yang serba sulit, tepat ketika eks pemilik mereka Roman Abramovich disanksi pemerintah Inggris. The Blues tidak bisa melakukan aktivitas transfer apapun. Sejumlah defender mereka juga bakal habis kontrak dan berpotensi pergi.

Kapten sekaligus defender andalan Chelsea César Azpilicueta termasuk salah satu pemain yang bakal habis kontrak kala itu. Sejumlah media pun santer memberitakan bahwa Azpilicueta bakal meninggalkan Chelsea. Spanyol disebut-sebut bakal jadi destinasi utama, dengan Barcelona menjadi opsi terfavorit.

Sampai akuisisi kepemilikan Chelsea oleh Todd Boehly, hingga penandatanganan kontrak baru sang defender, masih ada saja rumor yang mengaitkan Azpilicueta dengan Barcelona. Barcelona tampaknya masih berharap bisa menggaet Azpilicueta untuk menambal sektor belakang tim.

Berubah Pikiran

Sayangnya, belum lama ini, Azpilicueta mengonfirmasi bahwa meninggalkan Stamford Bridge sudah tidak lagi ada dalam pikirannya. Bek asal Spanyol tidak menyangkal bahwa dirinya sempat berpikiran ingin pergi. Tetapi seiring berjalannya waktu, Azpilicueta berubah pikiran dan memilih bertahan.

Mengutip laman The Guardian, Azpilicueta membenarkan adanya negosiasi antara pihaknya dengan Barcelona. Tapi pada akhirnya, Todd Boehly mampu meyakinkan dirinya untuk bertahan. Azpilicueta kembali menilik karirnya ke belakang bersama Chelsea, dan saat itulah ia merasa bangga dan enggan pergi.

“Setelah World Cup, muncul perasaan itu (ingin meninggalkan Chelsea). Bukan masalah durasi kontrak atau besaran bayaran. Saya hanya merasa itu perlu, dan semuanya berubah seiring pergantian kepemilikan dan menghilangnya sanksi.” Kata Azpilicueta, mengutip Daily Mirror.

“Saya menghadapi situasi seperti ini dengan cara saya sendiri. Kami (Azpilicueta dan Boehly) berbincang sebentar, lalu saya merasa sangat bangga menjadi kapten Chelsea. Saat itu juga saya menatap tahun-tahun mendatang di sini. Saya memutuskan bahwa hal keputusan terbaik adalah bertahan.”

“Saat bertemu pemilik, mereka ingin saya bertahan dan memimpin tim, di luar, maupun di dalam lapangan. Mereka sangat jujur dan transparan sejak hari pertama, saya sangat berterima kasih pada mereka. Tanggung jawab saya adalah bertahan di sini, di rumah saya.”

Bertahan Pilihan yang Tepat?

Ketika ditawari kesempatan bermain di Barcelona, yang terlintas di pikiran Azpilicueta adalah kesempatan memenangkan trofi bergengsi. Tetapi Azpilicueta mengaku tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan. Ia ingin tetap fokus, sembari tetap diam kendati masa depannya tengah hangat diperbincangkan.

“Ya, perbincangan memang sudah dilakukan.” Ungkap Azpilicueta, menggambarkan betapa dekatnya ia dengan kepindahan ke Barcelona. “Setelah Piala Dunia Antarklub, saya pikir itu waktu yang tepat. Lalu sesuatu terjadi dengan Chelsea, dan saya menyatakan komitmen untuk klub ini.”

“Selama beberapa saat, saya menjadi pemain free agent, dan siapa tahu bagaimana kelanjutannya? Saya memutuskan untuk tetap diam karena sudah banyak desas-desus di sekitar saya. Tidak ada niatan saya mau memperburuk keadaan.”

Keputusan yang dibuat Azpilicueta untuk tetap bertahan di Chelsea, sepertinya memang merupakan keputusan terbaik. Musim 2022/2023 bakal jadi musim kesebelas Azpilicueta berkostum The Blues. Ia juga pasti masih haus akan gelar juara.

Sepanjang sepuluh tahun karirnya di Chelsea, Azpilicueta sendiri sudah memenangkan berbagai gelar, termasuk Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub. Total, Azpilicueta memainkan 475 laga, mencetak 17 gol dan 55 assist.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here