Gara-Gara Jose Mourinho, AS Roma Terancam Kehilangan Sederet Pemain Terbaiknya

0
37

Debatbola.com – AS Roma harus bersiap karena kemungkinan besar klub tersebut akan kehilangan banyak pemainnya di bursa transfer yang akan datang. Penyebab utamanya yaitu sang pelatih yang baru saja menjabat sejak awal musim, Jose Mourinho. Gelombang Exodus para pemain sepertinya akan segera dimulai di klub asal ibu kota Italia tersebut.

Klub ibu kota Italia tersebut harus bersiap kehilangan sederet pemain yang sedang bermasalah dengan sang pelatih. Lebih parah lagi, klub tersebut kemungkinan akan kehilangan pemain terbaiknya. Perekrutan pemain baru diperlukan AS Roma untuk menggantikan posisi kosong yang ditinggalkan pemain tersebut.

Exodus Pemain

Kedatangan Jose Mourinho merupakan sebuah gebrakan besar yang dilakukan AS Roma di awal musim. Penunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih baru membuat klub ibu kota Italia tersebut lagi-lagi mengalami masa sulit. Memasuki pekan ke 12, I Lupi mulai mengalami kemunduran dengan hanya sekali menang dalam 7 kali pertandingan.

Bongkar pasang yang dilakukan Mourinho awalnya mampu membuat klub tersebut bisa bersaing di posisi atas Liga Italia. Sejumlah pemain yang tidak termasuk dalam rencana sang pelatih baru didepak keluar seperti Edin Dzeko, Pedro dan lainnya. Bursa transfer yang akan datang, Jose Mourinho akan kembali mendepak sederet pemain lain di klub tersebut.

Gelombang Exodus pemain tersebut akan diawali oleh Borja Mayoral yang merupakan salah satu penyerang klub tersebut. Kemungkinan pindah pemain tersebut bahkan hampir mencapai 98%. Borja Mayoral adalah pemain yang sejak awal tidak termasuk dalam rencana Mourinho sehingga sangat jarang dimainkan. 

Pemain berusia 24 tahun tersebut bersama Gonzalo Villar dan Amadou Diawara menjadi sasaran kemarahan Mourinho setelah kalah dari BodØ/Glimt. Ketiga pemain tersebut dihukum dengan dikeluarkan dari skuad utama. Hubungan ketiga pemain dengan sang pelatih terus memburuk hingga saat ini.

Gonzalo Villar dan Amadou Diawara kemungkinan besar akan menyusul jejak Borja Mayoral untuk hengkang dari Ibu kota Italia. Marash Kumbulla, Davide Santon dan Federico Fazio kemungkinan juga akan menyusul untuk keluar. Ketiganya juga sejak awal tidak pernah dimasukkan dalam daftar skuad oleh Jose Mourinho.

Kehilangan Salah Satu Pemain Terbaik

AS Roma bukan hanya bisa kehilangan beberapa pemain yang menjadi musuh Mourinho di klub tersebut. I Lupi juga kemungkinan kehilangan pemain yang sangat penting bahkan kesayangan dari Romanisti. Pemain yang dimaksud yaitu Nicolo Zaniolo yang berposisi sebagai gelandang serang.

Nicolo Zaniolo didatangkan ke Stadio Olimpico pada tahun 2018 silam. Pemain berusia 22 tahun tersebut memiliki talenta yang luar biasa sehingga menjadi kesayangan para penggemar I Lupi bahkan dianugerahi pemain terbaik Liga Italia musim 2018-2019 lalu. Sayang sekali Zaniolo mulai kehilangan permainan terbaiknya sejak dilatih oleh Jose Mourinho.

Kontrak Nicolo Zaniolo dengan AS Roma akan berakhir pada Juni 2024 nanti. Proses negosiasi perpanjangan kontrak pemain berusia 22 tahun tersebut tidak bisa berlanjut akibat adanya beda pendapat dengan sang pelatih. Taktik permainan baru yang diterapkan Mourinho di AS Roma tidak begitu disukai pemain asal Italia tersebut.

Jose Mourinho awalnya menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk I Lupi dengan Nicolo Zaniolo ditempatkan sebagai penopang striker di bagian sayap kanan. Posisi tersebut merupakan posisi favorit pemain berusia 22 tahun itu. Kecepatan, teknik dan visi yang dimiliki Zaniolo mampu menambah daya serang bagi I Lupi.

Baru-baru ini Jose Mourinho ingin menempatkan pemain timnas Italia tersebut di posisi yang lebih sentral agar tidak terlalu banyak berlari. Sayang sekali ide sang pelatih tidak disukai oleh Nicolo Zaniolo, bahkan pemain tersebut menentangnya. Suasana latihan di Trigoria kini menjadi bertambah suram akibat perbedaan pendapat tersebut.

Kontra antara Jose Mourinho dengan Nicolo Zaniolo membuat proposal perpanjangan kontrak yang diragukan AS Roma belum mendapat persetujuan dari sang pemain. I Lupi sendiri memang terkesan ragu-ragu untuk menambah kontrak Zaniolo. Rentan cedera akibat gangguan otot betis yang saat ini dialami pemain berusia 22 tahun tersebut menjadi penyebabnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here