Gagalkan 3 Penalti Slovenia, Diogo Costa Menjaga Asa Portugal Pada Ajang EURO 2024

0
21

Debatbola.com – Portugal merasa sangat beruntung mempunyai sosok kiper seperti Diogo Costa. Kali ini, ia menjadi pahlawan atas kemenangan yang diraih Portugal saat bersua Slovenia sekaligus memastikan Langkah Portugal untuk lolos ke babak perempat final ajang Euro 2024.

Timnas Portugal sukses melewati rintangan dari Slovenia dalam laga 16 besar ajang Euro 2024. Pertandingan berakhir imbang (0-0) selama berjalan waktu normal dan tambahan waktu hingga 120 menit. Portugal beruntung sebab akhirnya berhasil menang 3-0 pada babak adu penalti.

Portugal sebenarnya dapat meraih kemenangan lebih mudah sebab di menit akhir babak pertama tambahwan waktu, Portugal menerima sebauah hadiah penalti. Namun sayang, Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalty tersebut sebab ditepis Jan Oblak.

Pertandingan ini lantas dilanjutkan dengan babak adu penalti. Costa bertindak sebagai pahlawan untuk kemenangan Portugal serta menyelamatkan wajah seorang Ronaldo dari kegagalan yang ia buat sebelumnya.

Diogo Costa yang saat ini baru berumur 24 tahun, namun kualitas dari sang kiper muda jelas tidak dapat dibantah. Dia tampil sangat baik saat berada di babak adu penalty dengan menepis seluruh tembakan lawan. Slovenia dikethui mengirim tiga eksekutor, yakni Josel Ilicic, kemudian Jure Balkovec, serta yang ketiga Benjamin Verbic.

Costa tampil memukau sebab menepis ketiga penalti itu secara beruntun. Dari catatan Opta, Costa berhasil memecahkan dua rekor terbaru atas aksi impresif yang ia ciptakan. Ia menjadi kiper pertama di sepanjang sejarah kompetisi Euro 2024 yang mampu menepis tiga penalti, serta menjadi kiper pertama yang tidak kebobolan di babak adu penalti.

“Kali ini, saya dapat bermain berbeda. Saya telah mengikuti insting saya dan itu menjadi keputusan bagus hingga ternyata benar demikian. Saya merasa sangat senang dapat membantu tim,” ucap Costa.

Pertandingan memang berjalan tidak mudah untuk Portugal. Sebab terus menggempur, Slovenia jarang melawan. Namun, laga justru ditentukan pada babak adu penalti yang dipengaruhi oleh keberuntungan.

“Pertandingan yang sulit. Kami memahami hal apa yang coba di lakukan, mereka sungguh melakukan itu dengan baik,” ungkap Costa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here