Gacor Bersama Italia, Giorgio Chiellini Tambah Satu Musim Di Juventus

0
121

Debatbola.com – Bek veteran Italia sekaligus yang memegang jabatan kapten, Giorgio Chiellini telah resmi menambah masa bermainnya di Juventus. Dilansir dari pakar transfer bola, Fabrizio Romano, bek berusia 36 tahun tersebut akan berseragam Bianconeri semusim ke depan.

Perjalanan Karir

Giorgio Chiellini bukan pemain asli akademi Juventus, namun dirinya berasal dari akademi sepakbola Livorno. Pada musim 2000/2001, pemain bertahan kelahiran kota Pisa itu dipromosikan ke tim utama Livorno hingga Juli 2004.

Pada bulan tersebut sang pemain diboyong oleh klub Serie A, Fiorentina dengan mahar 6.5 juta Euro. Bermain di Fiorentina, bek bertinggi badan 187 cm ini didaulat menjadi bek sayap kiri oleh sang pelatih, Emiliano Mondonico.

Bermain di posisi tersebut, sang pemain pun menjadi pemain inti dibawah asuhan pelatih yang tutup usia pada tahun 2018 silam. Kemudian semusim berikutnya, Giorgio Chiellini pun hijrah ke Juventus dan bertahan hingga sekarang.

Dibawah asuhan pelatih Fabio Capello, Giorgio Chiellini tetap diturunkan sebagai bek sayap kiri. Namun sang pemain tersebut tidak langsung menjelma menjadi pemain inti, dirinya harus bersaing dulu dengan Gianluca Zambrotta.

Memasuki musim 2006/2007 barulah sang pemain mulai dipasangkan sebagai bek tengah. Laga pertamanya ditempatkan di posisi palang pintu adalah pada saat menghadapi Martina Calcio dalam gelaran Coppa Italia. Sang pemain juga bermain selama 90 menit dengan ditandemkan bersama Nicola Legrottaglie.

Pertama kalinya Giorgio Chiellini diembankan ban kapten adalah pada musim 2012/2013 oleh mantan juru taktik Bianconeri, Angelo Alessio. Saat ini pelatih tersebut menukangi klub ibukota Indonesia, Persija Jakarta.

Kembali ke masalah ban kapten, sang pemain pertama kali menjadi kapten adalah pada saat melawan Napoli di kancah Serie A. Pada pertandingan tersebut, Bianconeri sukses memulangkan Napoli dengan kepala tertunduk usai takluk dua gol tanpa balas.

Tampil Gacor Bersama Timnas Italia

Telah berusia 36 tahun tidak menjadikan sang pemain keluar dari radar pelatih Italia, Roberto Mancini. Malahan mantan pemain Fiorentina ini menjadi bagian utama dari skuat juara Gli Azzurri sejak pertandingan pertama.

Giorgio Chiellini yang didaulat sebagai kapten timnas bermain penuh selama empat laga. Sayang di laga kedua melawan Swiss, dirinya harus ditarik keluar padahal laga belum berjalan setengah jam. Cedera menjadi alasan sang pemain keluar.

Selama dua pertandingan yakni melawan Wales di fase grup dan Austria di babak 16 besar, sang bek tidak bisa bermain. Barulah pada laga melawan Belgia di babak perempat final, dirinya kembali diturunkan Roberto Mancini.

Selepas itu hingga babak final melawan Inggris, bek Juventus tersebut selalu menjadi pemain kunci Timnas Italia. Hingga Italia sukses meraih gelar EURO kedua mereka sepanjang sejarah berkat kemenangan adu penalti melawan The Three Lions.

Menjadi Bagian Dari Rencana Massimiliano Allegri

Alasan kuat Giorgio Chiellini diperpanjang kontraknya adalah karena pemain veteran tersebut masuk dalam rencana pelatih baru Juventus. Dimana sebelumnya Andrea Pirlo telah resmi dicopot dari jabatan pelatih Bianconeri lantaran tak bisa mempertahankan gelar Serie A.

Kini Massimiliano Allegri telah resmi ditunjuk kembali menjadi arsitek Juventus setelah dua tahun menganggur. Sebelumnya dirinya pernah diisukan akan melatih Real Madrid yang telah ditinggalkan pelatih anyar mereka, Zinedine Zidane.

Namun kabar tersebut sudah bisa ditepis dan dianggap sebagai angin lalu saja. Lantaran juru taktik berkebangsaan Italia ini telah setuju dan diikat kontrak dengan panjang durasi hingga lima musim ke depan.

Kabarnya sang pelatih akan merekonstruksi total skuat dan strategi Juventus. Hal tersebut agar klub asal kota Turin ini bisa kembali merebut gelar Scudetto dari tangan Inter Milan. Dan juga bisa berbicara banyak di kancah Eropa.

Dimana Giorgio Chiellini sebagai kapten bakal diperlukan oleh sang pelatih tersebut dalam rencananya musim depan. Kuat dugaan, dirinya bakal dipasangkan sebagai bek utama dan bermain di depan Wojciech Szczęsny bersama Matthijs De Ligt.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here