Gabung Tokyo Verdy, Shin Tae-yong Dukung Pratama Arhan

0
79

Debatbola.com – Setelah bergabung bersama Tokyo Verdy, Pratama Arhan akhirnya mendapatkan dukungan langsung dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Sang pelatih meyakini jika salah satu anak didiknya di skuad Garuda tersebut mampu bersaing di Jepang.

Dukungan Untuk Pratama Arhan

Salah satu bibit pemain sepak bola muda asal Tanah Air, Pratama Arhan dikabarkan menjajal level baru dalam karirnya. Pemain asal Blora, Jawa Tengah ini baru saja bergabung dengan Tokyo Verdy usai kehabisan kontrak bermain dari PSIS Semarang. Rencananya bek kiri berusia 20 tahun tersebut akan merantau di Liga Jepang selama dua tahun.

Saat ini memang Pratama Arhan belum merumput bersama Tokyo Verdy karena masih berada di Jakarta. Akan tetapi hanya tinggal menunggu waktu untuk sang pemain terbang ke negeri Sakura tersebut. 

Mengetahui hal itu, Shin Tae-yong selaku guru dan juga pelatih Timnas Indonesia memberikan dukungan kepada Arhan. Menurutnya level permainan Liga Jepang levelnya lebih sulit ketimbang Liga Indonesia. Namun pelatih asal Korea Selatan tersebut optimis Pratama Arhan mampu bersaing di sana.

“Sebelum ke Tokyo Verdy, Pratama Arhan sempat banyak diskusi bersama saya. Dia pemain yang disiplin, jadi saya yakin dia bisa bersaing dengan baik,” buka Shin Tae-yong. “Sepak bola di Jepang memang sangat detail. 

Menurut saya dia mampu belajar dengan baik dan juga bisa memberikan contoh yang baik untuk sepakbola Indonesia. Saya percaya dia bisa menjadi pemain yang fokus dalam laga,” tambah pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Persaingan Ketat di Tokyo Verdy

Sebelum kedatangan Pratama Arhan, Tokyo Verdy sebenarnya sudah memiliki stok melimpah untuk posisi bek kiri. Kini setelah Pratama Arhan resmi dikontrak oleh tim Liga Jepang tersebut, persaingan di sektor pemain bertahan, terutama bek kiri menjadi semakin kompetitif. 

Pesepakbola kidal kelahiran 21 Desember 2001 ini akan bersaing dengan dua pemain lainnya yang sudah lebih dulu terdaftar sebagai pemain Tokyo Verdy. Pada edisi musim lalu, Tokyo Verdy diketahui memiliki empat pemain yang menghuni sektor bek sayap kiri. Mereka adalah Takayuki Fukumura, Kazuki Anzai, Tatsuya Yamaguchi, dan Yuta Narawa. 

Dari keempat nama pemain tersebut, Fukumura menjadi pemain yang paling sering diturunkan oleh pelatih Tokyo Verdy, Hideki Nagai.

Fukumura diketahui sudah memainkan sebanyak 34 laga. Kemudian pemain kedua yang paling sering diturunkan adalah Yamaguchi sebanyak 15 laga, disusul Anzai sebanyak 12 laga, dan Narawa sebanyak lima laga. Di akhir musim tim yang berlaga di kasta kedua Liga Jepang ini akan kehilangan Fukumura yang bergabung dengan FC Ryuku.

Sedangkan Anzai akan bergabung dengan tim dari kasta utama Liga Jepang, Sagan Tosu. Kekosongan dua pemain ini kemudian memberikan tempat untuk Pratama Arhan. Nantinya Arhan hanya akan bersaing dengan Yamaguchi dan Narawa untuk memperjuangkan posisi utama sebagai bek kiri.

Ujian Utama Pratama Arhan

Sebagai sesama pemain bek kiri, pesaing utama Pratama Arhan adalah Yamaguchi. Pemain berusia 22 tahun tersebut merupakan jebolan dari akademi sepak bola milik Gamba Osaka yang dikenal sebagai La Masia-nya Asia. Melihat statistik musim lalu, Yamaguchi memang diproyeksikan menjadi bek sayap kiri utama dengan Narawa sebagai pelapisnya.

Narawa juga merupakan pesaing yang cukup berat untuk Pratama Arhan. Sebab bek senior berusia 34 tahun ini sudah membela Tokyo Verdy sejak tahun 2019 lalu. Setengah musim tersisa kali ini akan menjadi momen terberat Pratama Arhan. Sebab pemain terbaik di Piala AFF 2020 ini bisa dibilang telat bergabung dengan Tokyo Verdy. Untuk itu Arhan harus bisa mengejar ketertinggalan kondisi dari rekan-rekan barunya di tim ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here