Final Sepakbola Olimpiade Tokyo 2020 yang Penuh Makna Untuk Dani Alves

0
397

Debatbola.com – Perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga sepakbola pria tak terasa telah sampai di partai pamungkas. Di partai inilah, utusan Benua Amerika, Brazil bakal bersua utusan Benua Eropa, Spanyol. Partai ini jelas akan sangat berarti bagi kedua tim, tetapi partai ini juga rupanya mengandung banyak makna untuk Dani Alves.

Peran Besar Alves di Balik Suksesnya Brazil

Nama Dani Alves dalam beberapa tahun terakhir memang sudah jarang terdengar, karena pemain asal Brazil itu hanya aktif bermain membela klub Brazil São Paulo. Usia mantan punggawa Barcelona itu memang sudah tak lagi muda. Tetapi kepiawaiannya terbukti masih dibutuhkan Brazil.

Jelang bergulirnya Olimpiade Tokyo 2020 kemarin, Brazil memasukkan nama Alves ke dalam skuad yang akan mereka bawa. Alves pun menjadi salah satu pemain timnas Brazil Olimpiade dengan usia di atas 23 tahun. Ditunjuk untuk menjadi kapten tim, Alves ternyata mampu membimbing Brazil menuju partai pamungkas.

Usai mengakhiri fase grup dengan catatan tak terkalahkan, dan menyandang status sebagai juara Grup D, Brazil dihadang tim-tim berat di fase gugur. Namun pada akhirnya, skuad arahan André Jardine berhasil melewati semua tantangan itu. Mereka sukses menekuk Mesir, serta melumat Meksiko untuk sampai ke babak perebutan medali emas.

Tentunya, semua kesuksesan Brazil di Olimpiade Tokyo 2020 ini tak terlepas dari peran besar Dani Alves. Alves boleh dibilang sebagai salah satu pemain yang punya kontribusi paling banyak untuk Tim Samba. Eks pemain Barcelona itu tercatat selalu diberi kesempatan bermain, dan berhasil membawa Brazil menang empat kali dari lima laga yang dilakoni.

Banyak Makna di Final Olimpiade

Sekarang, jelang dimulainya laga final menghadapi Spanyol, Alves tentu saja ingin bersiap-siap. Pasalnya, laga final Olimpiade atau perebutan medali emas melawan Spanyol nanti akan menjadi laga penuh makna bagi dirinya. Alves harus menaklukkan negara yang pernah ia panggil rumah untuk bisa mengamankan medali emas Olimpiade pertamanya.

Jika Alves berhasil membawa timnya taklukkan Spanyol, maka ia bakal meraih medali emas pertamanya bersama Brazil di Olimpiade. Tak cuma itu, jika Brazil menang, maka Alves juga bakal memperoleh gelar juara ke-43 sepanjang karir profesionalnya. Tentunya, ini akan menjadi pencapaian yang spesial bagi bek kanan veteran itu.

Selepas mengantar Brazil ke partai perebutan medali emas Olimpiade Tokyo, Alves mengungkapkan betapa pentingnya laga melawan Spanyol nanti. Alves yang merupakan keturunan Spanyol mengaku sedikit berat hati melawan negara rumah ke-2 nya itu. Tapi ia tetap akan berjuang keras untuk menggapai mimpinya, merebut emas di Olimpiade.

“Anda sudah tahu bahwa Spanyol adalah kelemahan saya.” Kata Alves, seperti dikutip inter303 dan Marca. “Akan bagus jika kami bisa saling bertarung di partai final. Saya senang karena saya adalah keturunan Brazil dan Spanyol. Semua ini tentang meraih mimpi, di mana setiap atlet hebat pasti ingin berada di level ini, saya merasa terhormat bisa berada di sini.”

Kilas Balik Karir Dani Alves

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, Spanyol sudah menjadi rumah ke-2 bagi Alves. Dani Alves pertama kali mendarat ke Spanyol pada tahun 2002 kala Sevilla menebusnya dari klub Brazil Bahia. Sempat dipinjamkan lagi ke Bahia pada 2003, Alves lantas menetap dan berkarir cukup lama di Spanyol tepatnya dari tahun 2003 hingga 2016.

Sepanjang karirnya, Alves juga bisa dibilang sudah bergelimang trofi dengan catatan 43 piala yang sudah ia menangkan. Paling banyak, Alves menyumbang trofi untuk Barcelona dengan total 23 piala yang sudah ia menangkan. Sisanya, satu piala di Bahia, lima piala di Sevilla, dua piala di Juventus, enam piala di Paris Saint-Germain, dan satu piala di São Paulo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here