Final Piala Menpora: Defensif vs Ofensif

0
71
Final Piala Menpora: Defensif vs Ofensif
Sumber : Persiapan-Persib-Jelang-Final-Leg-Pertama-Piala-Menpora-2021-1618992495.jpg

Debatbola.com – Final Piala Menpora 2021 akan mempertemukan El Clasico Indonesia antara Persija vs Persib. Pertandingan rencananya akan berlangsung dua leg, dengan leg pertama pada Kamis (22/4) sedangkan leg kedua pada Minggu (25/4).

Persija dan Persib lolos ke final dengan membuktikan diri sebagai tim yang layak meraih gelar juara. Persija merupakan tim yang memiliki pertahanan kokoh, sedangkan Persib punya lini serang paling tajam.

Persija sejauh ini masih menjadi tim yang paling sulit dibobol. Dari fase grup hingga semi-final, hanya empat kali gawang Andritany Ardhyasa dibobol lawan. Jumlah tersebut merupakan yang tersedikit bersama Hilman Syah, kiper PSM.

Sebaliknya, Persib membuktikan diri bahwa mereka punya lini serang yang mematikan. Maung Bandung sukses mencetak 12 gol sejauh ini. Tak ada klub lain yang mampu mencetak gol sebanyak Persib.

Pelatih Persija, Sudirman, tak gentar dengan statistik menyerang yang dimiliki Persib. Tapi ia menegaskan bahwa dirinya sudah menyiapkan taktik yang tepat untuk meredam lini serang Persib.

“Persiapan kami untuk melawan Persib sudah berjalan dengan baik. Kami sudah berlatih, sudah mengevaluasi pertandingan sebelumnya dan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan Persib yang akan coba kita manfaatkan,” kata Sudirman.
Sudirman juga sangat optimis pada final nanti. Ia yakin bahwa timnya akan keluar sebagai pemenang.

“Memang kami tidak sempurna dalam turnamen ini. Kami pernah kalah, tapi grafik permainan kami selalu naik di setiap pertandingan yang kita lalui. Persib memang tim yang belum terkalahkan, dan Insya Allah di akhir pertandingan mereka akan kalah sama kita,” tambahnya.

Dari kubu Persib, Robert Alberts lebih fokus untuk pemulihan stamina para pemainnya jelang final. Mengenai strategi yang disiapkan, pelatih asal Belanda itu tetap akan mengusung sepakbola menyerang.

“Tim kami sudah melakukan persiapan setelah kami mencoba memulihkan tenaga, yang mana itu tidak mudah bagi pemain untuk melakukan recovery selama Ramadan, melakukan perjalanan dan juga bertanding. Jadi kami akan mencoba yang terbaik untuk kembali dalam kondisi fit sepenuhnya untuk pertandingan besok dan melihat ke depan,” ungkap Robert.

“Pemain-pemain kami menikmati permainan menyerang, tapi juga enjoy ketika bertahan. Sepak bola adalah bagaimana mencetak gol lebih banyak dari tim lawan. Jika kamu menang 2-1 kamu menang, jika menang 3-2 juga menang, yang paling penting adalah memenangkan pertandingan dan kami akan berusaha melanjutkan apa yang kami lakukan di turnamen ini,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here