Fakta Menarik BRI Liga 1 Pekan-24

0
82

Debatbola.com – BRI Liga 1 2021/2022 nampaknya selalu memberikan fakta menarik setiap pekannya. Kali ini ada fakta menarik dari BRI Liga 1 pekan 24 dimana terdapat persaingan ketat untuk selamat dari zona degradasi. Berikut ini 5 fakta menarik BRI Liga 1 pekan-24:

1. Kemenangan Pertama Coach RD

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan semakin percaya diri bahwa tim asuhnya dapat keluar dari zona degradasi. Kemenangan Barito Putera atas PSIS dalam laga kemarin menjadi salah satu modal penting untuk keluar dari zona degradasi. Sebelumnya Rahmad Darmawan sudah enam kali memimpin tim asuhannya.

Sejak bergabung dengan Barito Putera, kemenangan Rahmad Darmawan baru bisa dibukukan kali ini. Kemenangan tersebut tentu dapat meningkatkan kepercayaan diri coach RD dan pemain Barito Putera. Saat ini pertarungan untuk lolos dari zona degradasi akan semakin ketat.

2. Persela Dekati Catatan Bersejarah Persikabo

Dalam laga terakhirnya di BRI Liga 1 2021/2022, Persela memaksa imbang Persebaya Surabaya. Hasil ini mungkin saja disambut optimis sebagian penggemarnya mengingat Persebaya Surabaya bukan tim yang mudah dikalahkan. Namun Persela tetap harus ingat bahwa posisinya saat ini tidaklah mudah.

Hasil imbang kontra Persebaya menambahkan catatan panjang Persela belum meraih kemenangan dalam 15 laga beruntun. Tentu ini bukan pencapaian baik bagi sebuah tim meskipun sulit untuk bisa dilakukan semua tim bola. Persela kini mendekati catatan sejarah Persikabo yang dulu pernah tidak meraih poin sempurna dalam 16 laga beruntun Liga 1 musim 2019.

3. Carlos Fortes Mencatatkan 100% Keberhasilan Dari Titik Putih

Pemain asal Portugal tersebut nampaknya memang menjadi pemburu gol dari Arema FC. Terakhir Carlos Fortes mencatatkan Namanya di papan skor setelah membobol Persiraja Banda Aceh. Gol dalam laga Arema FC kontra Persiraja Banda Aceh selaku juru kunci klasemen berawal dari eksekusi titik putih penalty.

Wahana888 mencatatkan sejauh ini Carlos Fortes telah melakukan eksekusi titik putih sebanyak empat kali. Dalam empat eksekusi tersebut semuanya berbuah menjadi gol, dengan kata lain keberhasilan Carlos Fortes mengeksekusi penalty mencapai 100%. Meskipun demikian, masih ada satu pemain yang pencapaiannya lima gol dari penalty, yaitu Francisco Torres pemain Borneo FC.

4. Gol Pertama Selwan Al-Jaberi dan Arsenio Valpoort

Kembali ke laga Persela kontra Persebaya Surabaya lagi, masih ada pencapaian menarik dari kedua tim ini. Pasalnya banyak yang meremehkan penampilan dari Arsenio Valpoort dan Selwan Al-Jaberi. Ini dikarenakan kedua pemain tersebut belum mampu mencetak gol sejak penampilannya di BRI Liga 1 2021/2022.

Namun siapa sangka dalam laga pertemuan kedua tim dan kedua pemain, Arsenio Valpoort dan Selwan Al-Jaberi mampu mencetak gol. Menariknya adalah kedua pemain ini sama-sama mencetak gol pertama kali untuk klubnya di BRI Liga 1 2021/2022. Arsenio Valpoort diharapkan mampu membawa Persebaya Surabaya menjuarai kompetisi, sedangkan Selwan Al-Jaberi diharapkan mampu menyelamatkan Persela dari degradasi.

5. Skor Kacamata Kelima Persik

Dalam laga BRI Liga 1 2021/2022 pekan 24, Persik meraih 1 poin dari hasil pertandingan 0-0 kontra Persipura Jayapura. Ini merupakan pencapaian kurang baik dari Persik Kediri karena merupakan kali kelima mendapat skor kacamata. Meskipun bukan tim yang terbanyak dengan skor kacamata, namun ini merupakan peringatan bagi Persik Kediri.

Persik Kediri masih kalah dari PSIS Semarang dalam skor kacamata. Meskipun demikian, ini menunjukkan bahwa tanpa kekuatan Youssef Ezzejjari membuat Persik Kediri kesulitan memenangkan laga. Hal ini bisa menjadi catatan evaluasi bagi Persik Kediri untuk tetap bisa bermain dengan maksimal tanpa bergantung pada satu pemain.

Kelima fakta menarik BRI Liga 1 pekan 24 ini menjadi catatan tersendiri bagi sebuah tim. Setiap tim akan lebih berhati-hati dalam pekan berikutnya untuk meraih hasil positif. Hal paling menarik adalah persaingan ketat untuk selamat dari zona degradasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here