Fabio Lefundes Tidak Kecewa Meskipun Madura United Belum Menang Dalam Putaran BRI Liga 1 Bali

0
116

Debatbola.com – Dalam BRI Liga 1 2021/2022 putaran di Bali, tim Madura United mengawali laga dengan hasil tidak baik. Dalam tiga pertandingan di Bali, Madura United hanya mampu meraih satu poin. Meskipun demikian, pelatih Madura United mengatakan bahwa anak didiknya telah berjuang dengan maksimal.

Pertemuan antara Madura United dengan Bhayangkara FC, PSM Makassar, dan PSS Sleman juga dianggap tidak mengecewakan bagi permainan anak didiknya. Pelatih asal Brasil tersebut mengatakan bahwa tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Dengan adanya jarak waktu pertandingan yang cukup lama, pelatih tersebut yakin bahwa Madura United dapat bangkit.

Menghindari Kesalahan Yang Sama

Setelah menghadapi PSS Sleman, tim Madura United sudah lebih siap dan matang untuk laga selanjutnya. Hal ini disampaikan oleh Fabio Lefundes pelatih baru asal Brasil. Ungkapan tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya Madura United memiliki banyak waktu untuk pertandingan selanjutnya. Waktu yang lama tersebut tentunya dapat menjadi bahan evaluasi Madura United.

Tim yang dihadapi Madura United sebelumnya dalam putaran kedua BRI Liga 1 di Bali juga dianggap levelnya di atas Madura United. Untuk selanjutnya pelatih tersebut sangat yakin bahwa Madura United akan mendapatkan tiga poin. Fabio menambahkan, meskipun sebelumnya Madura United telah bertanding dengan maksimal namun timnya belum mampu meraih poin penuh.

Pelatih berumur 49 tahun tersebut juga merasa sebenarnya anak didiknya mampu meraih hasil lebih baik. Sayangnya dalam pertandingan putaran BRI Liga 1 di Bali, timnya mengalami beberapa kesalahan. Hingga akhirnya di akhir pertandingan timnya mengalami hasil yang tidak diharapkan.

Sebagai contoh ketika Madura United bertemu dengan PSM Makassar, Laskar Sape Kerrap banyak menguasai permainan. Namun kesalahan membuat para pemain Laskar Sape Kerrap buyar. Hal serupa terjadi tatkala Madura United berhadapan dengan Bhayangkara FC. Madura United kehilangan momentum baik yang sebenarnya dapat menyamakan skor.

Berbeda kasus ketika Madura United berhadapan dengan PSS Sleman. Awalnya Madura United telah memenangkan permainan ketika bermain dengan PSS Sleman. Namun sayang kemenangan tersebut tidak bisa dipertahankan hingga akhir laga. Hal tersebut memanglah berat karena Madura United harus rela bermain hanya dengan 10 pemain sejak menit ke 23.

Pada akhirnya PSS Sleman dapat menyamakan skor hingga akhir pertandingan. Madura United harus lapang dada karena berbagi poin dengan PSS Sleman. Pelatih Madura United mengatakan bahwa timnya telah berusaha dengan keras, namun belum diizinkan meraih kemenangan. Kini Laskar Sape Kerrap fokus mengevaluasi kesalahan dan memperbaiki permainan untuk pertandingan selanjutnya.

Hong Jung-nam Belum Tentu Debut

Dalam tiga laga terakhirnya Madura United telah kebobolan lima gol, tentu ini menjadi sebuah catatan serius. Salah satu penyebabnya kemungkinan adalah Madura United baru saja kehilangan kiper utamanya selama ini. M. Ridho kiper utama Madura United memang disayangkan harus absen hingga akhir musim.

Pada akhirnya untuk mensiasati atas absennya penjaga gawang utama, Madura United merekrut penjaga gawang asal Korea Selatan. Hong Jung-nam pada masa-masa akhir bursa transfer pertengahan musim. Akan tetapi hingga dalam tiga pertandingan tiga terakhir di Bali, pemain tersebut belum dimainkan.

Hong Jung-nam merupakan penjaga gawang yang pernah bermain di klub besar Korea. Pemain tersebut pernah bermain untuk tim sepakbola Jeonbuk Hyundai. Hong Jung-nam belum tentu dipastikan akan bermain dalam waktu dekat. Fabio mengatakan dia belum bisa memastikan akan memberikan debutnya kapan.

Fabio Lefundes menambahkan bahwa akan melihat peluang dan perkembangan kiper asal Negeri Ginseng tersebut. Kiper tersebut akan dimainkan ketika ada rekomendasi dari pelatih (kiper) untuk memainkannya. Karena dalam penentuan pemain juga harus ada pertimbangan antar pelatih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here