Everton vs Tottenham Hotspur, Skor Kacamata Mewarnai Laga

0
34

Debatbola.com – Everton menghadapi Tottenham Hotspur pimpinan Antonio Conte pada pertandingan matchday ke-11 Liga Inggris. Pertandingan tersebut merupakan yang perdana bagi Antonio Conte dalam menukangi skuat London Utara.

Pemain Yang Diturunkan

Pada pertandingan tersebut tuan rumah, Everton memakai formasi 4-4-2 racikan juru taktik, Rafael Benitez. Sang pelatih menggunakan seluruh pemain intinya kecuali di sektor gelandang tengah. Dimana skuat yang berjuluk The Toffees itu kehilangan satu gelandang tengahnya, Abdoulaye Doucouré lantaran menderita cedera.

Lantas Rafael Benitez menggantikannya dengan Fabian Delph dan diduetkan bersama gelandang berkebangsaan Brasil, Allan. Sang pelatih juga membuat sedikit perubahan dengan memainkan Andros Townsend yang biasanya mengisi sayap kanan menjadi sayap kiri.

Sementara Demarai Gray, gelandang serang tim dipindahkan ke posisi penyerang sebagai tandem Richarlison. Satu lagi perubahan terletak pada pemain yang mengisi sektor sayap kanan, dimana pelatih menurunkan Anthony Gordon.

Sumber Foto: Bleacher Report

Sedangkan bagi Tottenham Hotspur mereka bermain dengan taktik 3-4-3. Pergantian taktik itu terjadi karena Antonio Conte memang terkenal dengan sering menggunakan tiga bek tengah. Sebelumnya ketika dilatih Nuno Espirito Santo, skuat London Utara lebih sering menggunakan pola 4-2-3-1.

The Lilywhites bertumpu pada trio penyerangnya, Lucas Moura, Heung-min Son dan Harry Kane. Di posisi tiga bek berdiri trio Cristian Romero, Eric Dier dan Ben Davies. Sementara sisanya adalah pemain inti hasil warisan juru taktik sebelum-sebelumnya.

Jalannya Pertandingan

Everton yang bertanding di markasnya, Goodison Park pada pertandingan ini lebih banyak mengancam. Terbukti The Toffees membukukan total 12 kali serangan ke pertahanan Tottenham Hotspur. Dengan 2 serangan diantaranya mengarah tepat ke gawang Hugo Lloris.

Sedang Tottenham Hotspur hanya sanggup melepaskan 8 tendangan ke gawang Jordan Pickford. Namun tanpa satu pun serangan yang sukses mengarah on target. Sementara dari penguasaan bola, The Lilywhites unggul atas sang tuan rumah dengan persentase 56% berbanding 44%.

Pertandingan ini juga berjalan dengan cukup keras dengan tensi panas. Everton bahkan harus melakukan 13 kali pelanggaran yang berbuah 2 kartu kuning dan 1 kartu merah. Yang kemudian dibalas oleh Tottenham Hotspur dengan 17 pelanggaran dan 4 kartu kuning.

Peluang Kedua Tim

Peluang pertama tercipta bagi tuan rumah Everton tepat pada menit ke-5. Anthony Gordon mendapatkan peluang mencetak gol setelah terbukanya pertahanan Tottenham Hotspur. Dengan jarak tembak yang nyaman sang winger pun melepaskan tendangan dari luar area penalti. Namun tembakannya masih dapat dijinakkan Hugo Lloris.

Sumber Foto: Sewaktu.com

Di menit ke-8 kembali The Toffees mendapatkan potensi mencetak gol. Fabian Delph yang mengeksekusi bola tendangan bebas berhasil mengarahkannya ke mulut gawang. Michael Keane sukses meraih bola dan menanduknya. Sayang usaha sang bek tengah tersebut gagal mengarah ke sasaran.

Pada menit ke-63, Richarlison dijatuhkan oleh Hugo Lloris di area pertahanan sang kiper. Potensi penalti pun tercipta hingga sang wasit harus mengecek kembali tayangan ulang lewat VAR. Namun setelah proses tersebut dilalui, wasit tidak memberikan penalti kepada The Toffees lantaran dirinya menganggap tidak terjadi pelanggaran.

Hingga laga antara kedua tim ini berakhir, skor 0-0 di bursa inter303 masih tidak berganti. Kedua skuat pun harus puas berbagi satu angka. The Toffees pun melengkapi rekornya dengan lima pertandingan tanpa sekalipun meraih kemenangan.

Sedangkan bagi Tottenham Hotspur ini adalah pertandingan ketiganya di Liga Inggris tanpa kemenangan. Kini The Lilywhites berada di peringkat ke-9 masih unggul satu angka saja dari Everton di posisi ke-11 klasemen Liga Inggris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here