Euro 2020, Skotlandia Dukung Rencana Hadirkan Penggemar di Hampden Park

0
423
Hampden Park

Debatbola.com – Glasgow sampai saat ini tetap menjadi wilayah di Skotlandia yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi, padahal Glasgow akan menjadi salah satu tuan rumah Euro 2020. Muncul kekhawatiran bahwa Skotlandia tidak akan memperbolehkan penggemar hadir langsung. Tapi baru-baru ini, Skotlandia dilaporkan tetap mendukung rencana menghadirkan penggemar.

Kabar Baik dari Perdana Menteri

Turnamen Euro 2020 akan menjadi turnamen Euro yang berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Pasalnya, di edisi kali ini, Euro akan diselenggarakan di 12 kota yang terletak di 12 negara berbeda. Kota terbesar Skotlandia, Glasgow akan menjadi salah satu kota penyelenggara turnamen empat tahunan tersebut.

Kickoff laga perdana Euro 2020 tinggal menghitung hari, tetapi kasus Covid-19 di Glasgow nampaknya belum menurun signifikan. Sampai saat ini, kota terbesar di Skotlandia itu tetap menjadi kota dengan kasus Covid tertinggi di negara tersebut. Melihat kondisi seperti ini, muncul kekhawatiran Skotlandia tak akan mengizinkan penggemar hadir di Hampden Park.

Namun, Perdana Menteri Skotlandia, Nicola Sturgeon baru-baru ini menyampaikan kabar gembira untuk para penggemar. Sturgeon mengatakan bahwa Glasgow akan tetap berada di area Level 3 dalam hal penyebaran Covid-19. Tapi Sturgeon mengatakan bahwa Skotlandia tetap mendukung kehadiran penonton di Hampden Park, seperti rencana awal.

“Keputusan sebelumnya dibuat ketika Skotlandia berada di posisi yang sama dalam hal pandemi, jadi tidak ada keputusan yang diubah.” Kata Sturgeon, seperti dikutip dari The Independent. “Jadi, sampai kami diberitahu sebaliknya, kami jelas akan melanjutkan rencana menghadirkan 12 ribu pendukung di stadion.”

Tak Ada Jaminan

Meski mengatakan mendukung kehadiran penggemar di stadion, Sturgeon tak bisa menjamin seratus persen para penggemar bisa datang di hari pertandingan nanti. “Tak pernah ada jaminan.” Kata Sturgeon. “Akan selalu ada kesulitan karena setiap kota tuan rumah berada di kondisi serupa, tergantung dampak dari virus, tapi kami berharap tidak ada masalah.”

Sturgeon lalu menegaskan bahwa pemerintah Skotlandia akan mendukung terlaksananya Euro 2020 dengan baik. Pasalnya mereka menilai, turnamen ini akan menjadi acara yang bisa mengembalikan kegiatan industri seperti semula. Sturgeon juga mengatakan bahwa dirinya sebisa mungkin akan mengupayakan agar pendukung Skotlandia bisa hadir di stadion.

“Pemerintah Skotlandia memandang Euro sebagai bagian untuk mengembalikan kegiatan industri menjadi seperti semula. Tak pernah ada keraguan tentang hal itu. Kami tentu sangat mendukung kehadiran penggemar di stadion. Sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, kami pastikan akan tetap ada penonton di stadion, hanya itu yang bisa saya katakan saat ini.”

Perjuangan Skotlandia Sampai ke Euro 2020

Timnas Skotlandia sendiri telah melalui perjalanan yang tak mudah untuk bisa sampai di putaran final Euro 2020 nanti. Di babak kualifikasi kemarin, Skotlandia hanya bisa finish di urutan ke-3 Grup I, di bawah Belgia dan Rusia. Beruntung, mereka bisa melewati fase play-off dan sampai ke putaran final.

Usai finish di urutan ke-3 Grup I babak kualifikasi, Skotlandia menempati jalur C babak play-off, bersama Norwegia, Serbia dan Israel. Skotlandia sukses menang 5-3 di babak penalti melawan Israel. Mereka juga mampu menaklukkan Serbia dengan skema serupa, yakni lewat kemenangan 4-5 dalam drama adu penalti.

Di turnamen final nanti, Skotlandia akan tergabung dengan Grup D, bersama Republik Ceko, Inggris, dan finalis World Cup 2018, Kroasia. Pada pertandingan pembuka yang berlangsung di 14 Juni, Skotlandia akan bersua Ceko. Lalu berturut-turut, mereka akan menantang Inggris dan Kroasia, masing-masing pada tanggal 18 dan 23 Juni 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here