Edinson Cavani Sesalkan Copa America Tidak Dibatalkan

0
168
Edinson Cavani Sesalkan Copa America Tidak Dibatalkan

Debatbola.com – Turnamen antar negara Amerika Copa América memang sudah resmi digelar, tetapi kompetisi ini jelas masih belum aman dari bayang-bayang pandemi Covid-19. Angka Covid-19 di turnamen ini masih kian meninggi. Punggawa Uruguay, Edinson Cavani pun menyayangkan langkah penyelenggara yang tidak membatalkan kompetisi ini.

CONMEBOL Nekat Gelar Turnamen

Brazil saat ini tercatat sebagai tuan rumah turnamen antar negara benua Amerika, Copa América. Kendati demikian, angka Covid-19 di negara tersebut masih menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Bahkan, angka kematian akibat Covid-19 di Brazil tercatat menjadi yang tertinggi ke-2 di dunia, dengan jumlah sekitar 490 ribu kematian.

Di tengah angka kematian akibat Covid-19 yang masih tinggi, CONMEBOL tetap nekat melanjutkan kompetisi Copa América. Langkah CONMEBOL inipun menuai kecaman dari berbagai pihak. CONMEBOL disebut hanya mempedulikan uang dan sama sekali tidak mau tahu bagaimana nasib para pemain dan seluruh pihak yang terlibat untuk turnamen ini.

Kritikan Cavani

Sejumlah pemain peserta Copa América sendiri ikut mengkritik kebijakan CONMEBOL yang tetap saja menggelar turnamen. Salah satunya adalah punggawa timnas Uruguay sekaligus penyerang andalan Manchester United, Edinson Cavani. Cavani agak menyayangkan keputusan CONMEBOL tetap menggelar kompetisi di tengah pandemi.

Meski agak menyayangkan keputusan CONMEBOL tetap menyelenggarakan Copa América, Cavani menyebut tidak punya pilihan lain selain ikut serta. Ia juga menyebut Brazil adalah tuan rumah paling layak untuk menggelar turnamen ini. Cavani menambahkan bahwa dirinya kini akan fokus untuk menghadapi beberapa laga ke depan.

Berbicara kepada TyC Sports, Cavani menuturkan, “Kita tahu akan tetap ada Copa América, dan itu telah diputuskan. Ini bukan saatnya melihat masalah yang sudah berlalu. Jika tidak digelar di Brazil, maka harus di mana lagi? Di Uruguay, kami semua sudah menjadi lebih buruk sejak adanya pandemi.”

“Tak ada satupun negara di Amerika Selatan yang bisa membuat anda anti terinfeksi virus. Kami harus bersiap-siap, dan kami juga tidak boleh abai dan harus peduli terhadap protokol dan menghindari apapun yang kemungkinan bisa membuat kita terinfeksi. Ini semua adalah resiko yang sudah kami pikirkan sebelumnya.”

Last Dance Cavani

Bersama dengan Timnas Uruguay, Cavani sendiri tercatat sudah membela negaranya di level senior sejak tahun 2008 silam. Sampai saat ini, Cavani tercatat sudah berhasil mencetak 51 gol dari 118 pertandingan yang sudah dimainkan. Kini, Cavani sepertinya sudah mulai mengisyaratkan untuk mundur dari karir sepakbola internasional setelah Copa América.

“Dalam hal sepakbola, impian saya bersama timnas adalah bisa mengantar tim ke World Cup Qatar, dan itu selalu menjadi impian saya selama ini. Kemudian, saya akan menyingkir dan mendedikasikan diri saya lebih banyak pada keluarga, kerabat, dan orang-orang lain. Saya pikir kita sekarang berada di ‘Last Dance’ (akhir karir).

Tak Sabar Hadapi Argentina

Akhir pekan mendatang, Uruguay sendiri bakal memulai petualangan mereka dalam gelaran Copa América. Lawan yang mereka hadapi juga bukanlah lawan yang boleh dianggap remeh. Pada pertandingan pembukanya di Copa América, Uruguay harus langsung berhadapan dengan Argentina, dan laga ini tercatat bakal digelar pada Sabtu (19/6) pagi mendatang.

Cavani tentu saja senang menyambut duel negaranya melawan timnas Argentina tersebut, terlebih ia bakal menantang negara Lionel Messi. Pemain Manchester United itupun tak sungkan menyanjung sang kapten andalan Barcelona. Cavani menilai Messi adalah pemain kunci bagi Argentina dan ia ingin Uruguay benar-benar siap menghadapi La Albiceleste.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here