Dulu Mohamed Salah Akan Menangis Kala Tak Cetak Gol

Debatbola.com – Mohamed Salah kini menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Bersama Liverpool, penyerang berusia 27 tahun tersebut merupakan andalan di lini depan. Total 91 gol berhasil dicetak dari total 144 penampilan bersama Liverpool dalam tiga musim.

Salah sukses mengantarkan Liverpool menjuarai Liga Champions pada musim 2018/19. Musim 2019/20, The Reds pun semakin dekat ke trofi Premier League pertama mereka karena sudah unggul 25 poin dari peringkat kedua, Manchester City, dengan 11 laga tersisa. 

Pencapaian Salah sejauh ini tidak diraih dengan mudah. Di awal petualangannya di Inggris, ia sempat gagal bersama Chelsea. Pemain Tim Nasional Mesir ini lantas terbuang ke Italia, sempat dipinjamkan ke Fiorentina dan Roma, hingga akhirnya dipermanenkan oleh Roma. Penampilan cemerlangnya bersama Roma-lah yang membuat Liverpool tertarik merekrutnya pada 2017.

Mohamed Salah memang seorang pemain yang punya ambisi tinggi untuk sukses. Dilansir Mirror, salah satu rekannya bernama Eric Bekoe bercerita bahwa Salah yang sudah hebat sejak muda kerap menangis jika ia tak mencetak gol. Hal itu menunjukkan tekadnya yang ingin selalu jadi yang terbaik.

“Salah begitu hebat di sayap kiri (ketika muda). Dia bisa berlari dengan cepat dan mencetak gol, yang membedakannya dengan pemain-pemain muda saat itu,” beber Eric. “Salah terkadang menangis jika tidak bisa mencetak gol. Dia selalu ingin mencetak gol dan jadi top skor.”

Kini Salah telah membuktikan diri. Meski belum mendapatkan gelar pemain terbaik dunia, namun menurut Eric, pemain yang sempat membela FC Basel ini sudah menjadi inspirasi bagi para pemuda Mesir.

“Kini, Mohamed Salah adalah pesepakbola Mesir terbaik. Para pemain muda di Mesir pun sekarang ingin menjadi seperti dirinya.” 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here