Duet Maut Asal Indonesia Egy Maulana Vikri Dan Witan Sulaeman Siap Bersinar

0
155

Debatbola.com – Egy Maulana Vikri didatangkan dari Lechia Gdansk pada bulan Agustus 2021 lalu. FK Senica klub asal Slovakia ini menjalani kesepakatan dengan Egy Maulana Vikri selama 6 bulan. Namun dalam penampilannya bersama FK Senica pemain yang satu ini dapat beradaptasi dan menunjukkan kualitasnya.

Egy Memiliki Masa Depan Yang Cerah

Egy Maulana Vikri berhasil mencetak 2 gol dan 4 assist dalam 15 laga terakhir bersama FK Senica. Hingga akhirnya Egy Maulana Vikri mendapat perpanjangan kontrak dengan FK Senica hingga 30 Juni 2023 mendatang. David Balda mengatakan bahwa pemain berumur 21 tahun tersebut banyak membantu tim, bahkan mampu memberikan permainan yang memukau tidak hanya di kandang saja.

Bahkan David Balda mengatakan bahwa Egy Maulana Vikri memiliki masa depan yang cerah. Egy Maulana Vikri dianggap cocok dengan strategi klub asal Slovakia tersebut. Tidak hanya itu, pemain muda ini memenuhi misi klub Senica yaitu mencetak pemain muda berkualitas.

Pasangan Duet Witan Egy

Dalam Musim Liga Slovakia saat ini, Fk Senica menduetkan Egy dengan Witan Sulaeman. Sebelumnya Witan Sulaeman didatangkan dari klub yang dulunya pernah diperkuat Egy Maulana Vikri yaitu Lechia Gdansk. Bedanya adalah Witan Sulaeman berstatus pinjaman.

Kualitas permainan Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman dianggap mampu berkembang pesat. Anggapan tersebut tentu bukan tanpa alasan, ini karena Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri sudah memiliki chemistry sejak keduanya bermain bersama.

Egy dan Witan secara kompak sudah sudah bermain bersama dalam membela Tim Nasional Indonesia. Keduanya bahkan membela Tim Nasional Indonesia sudah sejak lama, yaitu dari level junior hingga saat ini level senior. Tidak hanya menjadi keuntungan untuk Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman juga mendapat banyak keuntungan. Salah satunya adalah Egy Maulana Vikri dapat membantu proses adaptasi Witan selama proses awal adaptasi dengan FK Senica.

Meskipun sudah bermain di liga negara Eropa, atmosfer pertandingan untuk klub Lechia Gdansk dan FK Senica tentunya memiliki perbedaan. Pemain baru seperti Witan Sulaeman tentunya memerlukan proses adaptasi yang tidak sebentar. Bahkan pemain kelas dunia seperti Ronaldo dan Messi tetap memerlukan adaptasi yang baik. Apalagi pemain yang masih muda seperti Witan Sulaeman.

Tugas Berat Menanti

Meskipun saat ini dalam masa adaptasi, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri memiliki tugas berat yang sudah menanti. Terlebih respon positif dari banyak pihak yang berharap besar dengan duet Egy dan Witan. Penampilan epic antara Egy dan Witan dalam laga internasional tatkala membela Indonesia menjadi sorotan. Salah satu bukti duet Egy dan Witan memiliki chemistry yang kuat adalah ketika Egy Maulana Vikri berhasil membobol gawang Thailand.

Hal tersebut terjadi dalam ajang Piala AFF yang mempertemukan Indonesia dan Thailand di final. Tidak hanya itu, duet kedua pemain tersebut sering menghasilkan akhir positif bagi tim yang dibela. Sebelumnya dalam laga Indonesia U-19 Vs Thailand U-19 pada 8 Oktober 2017, Egy dan Witan membawa Indonesia menang 3-0.

Kini kedua pemain mengemban tanggung jawab yang berat dalam membela FK Senica. Pasalnya klub asal Slovakia ini berada di peringkat 6 klasemen sementara. Egy dan Witan harus membantu klub tersebut dalam merebut kembali peringkat atas klasemen. 

Saat ini FK Senica memiliki selisih 18 poin dari puncak klasemen. Dua pemain asal Indonesia tersebut bukan tidak mungkin memberi kontribusi besar kepada tim FK Senica. Mengingat perjalanan hingga akhir musim Liga Slovakia masih lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here