Dua Gol Francisco Torres Bawa Borneo FC Bungkam Persikabo 1973

0

Debatbola.com – Pertandingan yang berlangsung antara Borneo FC melawan Persikabo 1973 pada Senin 7 Februari berakhir dengan skor 2-0 untuk tim Borneo FC. Kemenangan ini sekaligus memutus tren buruk tim pasukan Pesut Etam yang tidak pernah menang dalam tiga pertandingan sebelumnya sejak Desember tahun lalu. Pada pertandingan lanjutan Liga 1 pekan ke-23 yang berlangsung di Stadion I Gusti Ngurah Rai ini terjadi beberapa keputusan kontroversial yang dilakukan oleh wasit.

Penjaga Gawang Persikabo Menyentuh Bola di Luar Kotak Penalti

Keputusan kontroversial dari wasit terjadi ketika laga berjalan hingga menit ke 57’. Saat itu kiper Persikabo 1973 berusaha menutup tembakan dari Francisco Torres. Penjaga gawang tim Laskar Padjajaran, Mochammad Diky Indriyana menyentuh bola di luar kotak penalti. Wasit Adi Riyanto yang memimpin pertandingan kala itu tidak mengambil keputusan dengan memberikan hukuman kepada penjaga gawang tersebut.

Keputusan dari pengadil lapangan ini lantas mendapat protes keras dari para pemain Borneo FC, terutama Francisco Torres. Meskipun demikian wasit tidak menghiraukan dan tetap kukuh dengan keputusan yang diambilnya. Lantas, apakah keputusan dari wasit ini sudah tepat dan sesuai regulasi?

Dalam Laws Of Game pasal 21 disebutkan bahwa penjaga gawang memiliki batasan dalam memegang bola dan hanya diizinkan ketika berada di dalam kotak penalti. Apabila penjaga gawang menyalahi aturan tersebut tentu harus mendapatkan pelanggaran dan sanksi dari wasit. 

Sanksi yang diberikan tergantung situasi, apabila bola yang ditepis tersebut berpeluang untuk menjadi gol tentu penjaga gawang selayaknya mendapat hukuman seperti kartu kuning bahkan kartu merah.

Pelanggaran Roni Beroperay Layak Diganjar Kartu Merah

Keputusan yang juga dianggap kurang tepat dari wasit ketika Roni Beroperay berusaha menghentikan pergerakan dari Jonathan Bustos. Roni menjatuhkan Bustos yang saat itu tinggal berhadapan dengan kiper Persikabo 1973, Mochammad Diky Indriyana. 

Wasit yang memimpin pertandingan hanya memberi pelanggaran dan mengganjar kartu kuning kepada Roni. Meskipun pelanggaran berada di luar kotak penalti, namun sewajarnya untuk diganjar kartu merah karena dia pemain terakhir Persikabo sebelum Bustos berhadapan dengan kiper.

Brace Francisco Torres Kalahkan Persikabo

Terlepas dari keputusan dari wasit, Borneo FC tampil ofensif selama laga berlangsung. Alhasil tim Pesut Etam berhasil memenangkan pertandingan berkat dua gol dari Francisco Torres. Berdasarkan hasil statistik akhir pertandinganyang dicatat media Wahana888, Borneo FC mampu menguasai ball possesion hingga 59 persen berbanding 41 persen.

Selama pertandingan berlangsung, Torres tampil ganas dan beberapa kali mengancam gawang Persikabo. Gol pertama dari Francisco Torres terjadi pada babak pertama menit 26’ memanfaatkan umpan crossing dari Fajar Fathurrahman. Torres yang berada di depan gawang Persikabo tidak menyiakan umpan yang diberikan oleh winger muda Borneo FC tersebut.

Gol kedua terjadi berawal dari aksi Bustos di sisi kanan pertahanan lawan, Torres melepaskan tembakan keras dari hasil bola rebound pada menit ke 60’. Berkat dua gol dari kaki Francisco Torres ini Borneo FC berhasil mengamankan 3 poin atas Persikabo 1973. Hingga akhir pertandingan tidak terjadi gol tambahan dari kedua tim, alhasil skor akhir 2-0 untuk kemenangan Borneo FC.

Berkat tambahan 3 poin ini, Borneo FC mengantongi 34 poin dan naik ke peringkat 6, menggusur Persija Jakarta. Sedangkan Persikabo 1973 gagal menjauhi zona degradasi dan masih tertahan di posisi 14 dengan mengantongi 23 poin. Persikabo harus berjuang keras untuk menghindari zona merah, pasalnya saat ini mereka hanya berada dua tingkat diatas jurang degradasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version