Drama Wales vs Turki Menuju Play-off Euro 2024

0
61
Drama Wales vs Turki Menuju Play-off Euro 2024

Debatbola.com – Malam yang dramatis di Cardiff menjadi saksi pertarungan sengit antara timnas Wales dan Turki yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan ini menentukan arah perjalanan Wales menuju Euro 2024, dengan hasil yang memaksa mereka memasuki babak play-off. Gol cepat dari Neco Williams pada menit ketujuh memberikan harapan kepada Naga-Naga Wales untuk mengejar perolehan poin yang dibutuhkan dalam persaingan dengan Kroasia. Meski Gol Williams memberikan angin segar, drama sejati dimulai ketika Turki dianugerahi penalti kontroversial Yusuf Yazici 20 menit sebelum akhir. Penalti tersebut menjadi poin penentu yang memastikan Turki meraih hasil imbang dan poin yang mereka perlukan untuk memuncaki Grup D. Keputusan wasit yang kontroversial tersebut menyusul tiga tuntutan penalti lebih kuat yang ditolak untuk Wales, menambah ketegangan di lapangan.

Namun, penyamakan skor Yazici tidak berdampak pada nasib Wales karena Kroasia memastikan kemenangan di pertandingan mereka melawan Armenia. Dengan hasil tersebut, Wales akan melangkah ke babak play-off Euro 2024, di mana mereka akan menghadapi semifinal kandang melawan Finlandia, Islandia, dan Ukraina. Antusiasme tinggi menyertai undian pada hari Kamis, yang akan menentukan lawan Wales, sementara Polandia dan Estonia bersaing di semifinal lainnya. Kondisi sulit Wales dipengaruhi oleh hasil imbang di Armenia pada hari Sabtu, di mana performa tim sebanding dengan hasil yang kurang memuaskan. Menghadapi kekecewaan tersebut, manajer Rob Page memberikan respons dengan melakukan tiga perubahan, termasuk pemain Luton, Tom Lockyer, yang tampil pertama kali untuk Wales sejak September 2021.

Kehadiran Brennan Johnson dan Nathan Broadhead menjadi penyegar bagi serangan Wales yang sebelumnya kurang produktif di Yerevan. Kapten Turki, Hakan Calhanoglu, absen karena sakit, namun, bimbingan Vincenzo Montella membawa tim ini meraih tiga kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan Kroasia dan Jerman. Dukungan berisik para pendukung Turki turut memeriahkan atmosfer pertandingan di Cardiff. Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, dan Wales menunjukkan permainan yang lebih berkualitas dibandingkan pertandingan sebelumnya di Armenia. Brennan Johnson dan Nathan Broadhead memberikan daya serang yang lebih mengancam, menciptakan momen-momen berbahaya bagi Turki. Gol dari Neco Williams di menit ketujuh membuka skor dan memberikan harapan besar kepada Naga-Naga Wales. Kecepatan dan akurasi tembakan Williams dari luar kotak penalti membuktikan kualitasnya sebagai penyerang yang mematikan. Turki terlihat terkejut dan mulai kehilangan disiplin, yang tercermin dalam beberapa insiden dorongan yang tidak perlu saat bola sedang tidak bermain.

Namun, dramanya semakin memanas ketika Wales mengalami penolakan tiga tuntutan penalti yang kontroversial dalam periode sembilan menit. Keputusan wasit yang kontroversial mengenai pelanggaran Abdulkerim Bardakci terhadap Harry Wilson dan tackling Samet Akaydin terhadap Brennan Johnson menjadi sorotan utama yang memicu protes dari timnas Wales. Akaydin sendiri melakukan tindakan yang melanggar aturan dengan melibas Brennan Johnson dari belakang di depan gawang, tetapi kejadian itu luput dari perhatian wasit Slovenia Matej Jug dan teknologi VAR. Kontroversi semakin memanas ketika Altay Bayindir, kiper pengganti Turki, masuk menggantikan Ugurcan Cakir yang cedera, dan segera diuji oleh serangan balik yang tajam dari Johnson.

Turki memiliki peluang untuk menyamakan skor setelah tendangan sudut, namun, sundulan Samet Akaydin dari jarak dekat langsung mengarah ke arah Danny Ward di bawah mistar gawang Wales. Namun, Turki berhasil menyamakan skor dalam keadaan kontroversial setelah wasit memberikan penalti yang lembut kepada mereka. Ben Davies dianggap melakukan pelanggaran terhadap Kenan Yildiz, dan Yazici dengan tenang menjalankan tendangan penalti yang menghasilkan gol. Sejumlah insiden kontroversial dan ketegangan terjadi di lapangan pada akhir pertandingan. Yunior Wales, Yusuf Sari, melewatkan mistar gawang dari jarak dekat, dan gol Brennan Johnson dinyatakan offside, menambah ketidakpuasan timnas Wales. Sejumlah kartu kuning dibagikan oleh wasit, mencerminkan intensitas dan frustrasi yang dirasakan kedua tim. Meskipun Wales memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam pertandingan, kekecewaan atas kegagalan meraih kualifikasi otomatis mulai meresap. Babak play-off Euro 2024 akan menjadi ujian lebih lanjut bagi Naga-Naga Wales, dan undian pada hari Kamis akan menjadi penentu arah mereka dalam perjalanan menuju turnamen prestisius tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here