Ditahan Imbang PSM Makassar, Bhayangkara FC Gagal Menempel Bali United

0
84

Debatbola.com – Bhayangkara FC gagal memanfaatkan hasil kurang bagus yang didapat Persib Bandung dan Arema pada pekan ke-27 Liga 1 2021/2022. Pertandingan antara Bhayangkara FC melawan PSM Makassar harus berakhir imbang tanpa gol. Hasil yang didapat dari pertandingan di Stadion Kompyang Sujana, Bali ini berlangsung dengan tempo lambat dan berhati-hati dari tim Juku Eja.

Gagal Tempel Bali United

Bhayangkara FC gagal menempel Bali United di posisi 2 klasemen sementara. Tim “The Guardians” sebenarnya berpeluang besar untuk merangkak ke posisi 2 jika mampu meraih tiga poin dari PSM Makassar. Akan tetapi tim asuhan Paul Munster gagal memanfaatkan hasil buruk dari kedua rival terdekatnya.

Pada laga sebelumnya, Arema harus mengakui kekuatan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0. Sedangkan Persib Bandung harus berbagi angka dengan Persela Lamongan dengan skor 1-1. Hasil ini memaksa Arema harus turun ke posisi 2 klasemen dengan mengantongi 55 poin. Sedangkan Persib Bandung berada di posisi 3 dengan mengantongi 54 poin. Bhayangkara harus rela berada di posisi 4 karena kalah produktivitas gol dari Maung Bandung.

PSM Makassar Sukses Tahan Imbang Bhayangkara FC

Pelatih PSM Makassar, Joop Gall mengaku puas dengan hasil imbang yang didapat atas Bhayangkara FC ini. Pasalnya, tim Juku Eja memang membutuhkan poin guna menjauhi zona degradasi. Hasil yang didapat ini tidak lepas dari peran para pemain PSM Makassar yang mampu meredam serangan Bhayangkara FC. Beberapa kali serangan dari Andik Vermansyah dan Ezechiel N’Douassel mampu diredam tim Juku Eja.

Sejak awal laga Bhayangkara FC tampil lebih mendominasi. Beberapa kali pasukan Paul Munster memberi ancaman melalui Ezechiel N’Douassel dan kawan-kawan. Akan tetapi berkat permainan hati-hati yang cenderung bertahan dari para pemain PSM Makassar mampu meredam serangan tersebut. Bhayangkara FC sebenarnya berhasil menguasai pertandingan, terbukti dari penguasaan bola Bhayangkara FC mencapai 72 persen berbanding 28 persen untuk PSM Makassar.

Pelatih Bhayangkara FC Kecewa Dengan Hasil Akhir

Kekecewaan tidak hanya dirasakan para pemain dan pendukung Bhayangkara FC saja, akan tetapi pelatih Paul Munster juga membeberkan kekecewaannya. Menurutnya, anak asuhnya memberikan penampilan yang baik malam itu, namun beberapa keputusan dari wasit yang cenderung berat sebelah sangat merugikan timnya. Pelatih asal Irlandia Utara ini menuturkan jika wasit yang mengatur pertandingan tersebut tampil sangat buruk.

Selain pelatih, kekecewaan juga dituturkan oleh gelandang Bhayangkara FC, Teuku Muhammad Ichsan. Pemain asal Aceh itu menyayangkan tindakan para pemain PSM Makassar yang sering mengulur-ulur waktu dan pura-pura cedera. Menurutnya hal kurang sportif ini tidak layak terjadi di Liga 1 dan sangat merugikan timnya yang berusaha keras ingin meraih kemenangan.

PSM Dituduh Mengulur-Ulur Waktu

Pelatih PSM Makassar memberikan respon terkait tuduhan yang dilontarkan tim Bhayangkara FC. Menurutnya tuduhan kepada anak asuhnya terkait mengulur-ulur waktu merupakan alasan dan bentuk kekecewaan tanpa dasar. Menurutnya kejadian tersebut tidak dibuat-buat dan merupakan hal yang wajar. Terlebih anak asuhnya harus mendapatkan recovery lebih setelah hanya mendapat jatah istirahat dua hari.

Tim Juku Eja Masih Tertahan Di Papan bawah

Di sisi lain, hasil imbang yang didapat tim Juku Eja cukup memuaskan, pasalnya kondisi tim mereka kurang baik dan mampu mencuri poin dari tim papan atas. Selain itu juga mereka sedang berusaha keras untuk menghindari zona degradasi. Saat ini PSM Makassar berada di peringkat 14 alias dua tingkat dari zona degradasi klasemen sementara dengan 29 poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here