Disiplinnya Pertahanan Genoa Buat Atalanta Gagal Rebut Posisi Runner Up

0
92

Debatbola.com – Sebelum liburan natal dan tahun baru, Liga Italia mengambil kesempatan di pertengahan pekan ini untuk melaksanakan giornata ke-19. Pertandingan antara Genoa melawan Atalanta juga menjadi bagian dari giornata tersebut.

Laga antara kedua tim telah dilangsungkan di Stadion Luigi Ferraris, markas dari Genoa. Pertarungan antara keduanya dimulai pada Rabu (22/12) dini hari tepat jam 02.45 WIB dan berakhir dengan skor seimbang, 0-0.

Statistik Pertandingan

Genoa yang bermain di hadapan ratusan lebih penggemarnya bermain dengan lebih bertahan menghadapi tim tamu, Atalanta. Dimana lawannya, skuat La Dea sukses mengurung total pertahanan sang tuan rumah di laga ini.

Terbukti skuat asuhan Gian Piero Gasperini itu menciptakan penguasaan bola hingga mencapai 68 %. Sementara sang tuan rumah yang berjuluk Il Grifone tersebut hanya membuat total 32 % penguasaan bola.

Kemudian Atalanta kembali unggul lewat jumlah serangan yang diciptakan oleh timnya dengan melancarkan 17 kali penyerangan. Dari total angka tersebut sayangnya hanya tiga tendangan saja yang mengarah ke gawang Salvatore Sirigu.

Sedangkan Genoa di sisi sebaliknya bermain bertahan dan tidak dapat memanfaatkan serangan balik dengan baik. Kesebelasan asuhan Andriy Shevchenko dari statistik pertandingan hanya menciptakan satu serangan tanpa tepat sasaran.

Pemain Yang Diturunkan

Genoa menggunakan formasi 3-5-2 pada pertandingan ini dengan strategi parkir bus. Johan Vásquez, Mattia Bani, dan Davide Biraschi menjadi andalan skuat Il Grifone tersebut sebagai bek tengah. Dimana mereka bertarung habis-habisan menjaga ketat gawang Salvatore Sirigu.

Sedangkan Atalanta bermain dengan skema menyerang dalam balutan taktik 3-4-2-1 arahan Gian Piero Gasperini. Duvan Zapata menjadi tonggak serangan tim pada laga ini dengan menjabat sebagai penyerang. Ruslan Malinovskyi dan Aleksei Miranchuk membantunya dengan bermain sebagai gelandang serang.

Rangkuman Pertandingan

Satu-satunya peluang di babak pertama diraih oleh Atalanta melalui aksi serangan yang dibangun Aleksei Miranchuk. Gelandang serang asal Rusia itu mengirimkan umpan terobosan kepada kompatriotnya, Duvan Zapata yang sudah menunggu di dalam area penalti sang lawan.

Namun tendangan penyerang berkebangsaan Kolombia tersebut masih bisa diselamatkan oleh kiper veteran, Salvatore Sirigu. Bola liar hasil tepisan sang kiper juga dibuang begitu saja oleh pemain bertahan Genoa tanpa mengambil resiko lebih.

Berlanjut di babak kedua, Atalanta tetap ngotot untuk tampil menyerang guna mendapatkan poin penuh di markas sang lawan. Teun Koopmeiners mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti Genoa. Sang gelandang pun mencoba peruntungannya.

Namun Salvatore Sirigu masih bisa kembali menghalangi peluang terjadinya gol dengan menepis sepakan gelandang asal Belanda itu. Sehingga kembali gawangnya selamat dari usaha serangan sang musuh.

Disiplinnya pertahanan Genoa seakan membuat para penyerang La Dea frustasi dalam membangun serangan. Mereka hanya sanggup melesatkan crossing-crossing yang juga dapat diamankan oleh Salvatore Sirigu. Jika tidak sundulan sang penyerang tidak mengarah tepat ke arah sasaran dan hanya menjadi tendangan gawang saja.

Hingga pertandingan berakhir, skor kacamata 0-0 menjadi hasil yang diraih masing-masing tim. La Dea gagal meraih poin penuh guna menggeser posisi AC Milan dan Napoli di tempat ketiga dan kedua. Dengan satu angka mereka harus puas bertahan di posisi keempat dengan perolehan 38 angka.

Sementara tim tuan rumah yang berjuluk Il Grifone itu memetik satu poin juga dan duduk di peringkat ke-18 dengan koleksi 11 poin. Posisinya masih terancam di zona degradasi dan membutuhkan tiga poin untuk dapat menggeser Spezia di peringkat ke-17.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here