Dipaksa di Bek Kanan, Jules Kounde Sulit Berkembang

0
361
Dipaksa di Bek Kanan, Jules Kounde Sulit Berkembang

Debatbola.com – Semua publik nampaknya sudah mengetahui bahwa pada Ajang Euro 2020, ada satu laga penutup fase grup yang sangat sengit. Partai yang dimaksud yakni laga terakhir yang dilaksanakan oleh tim-tim grup F agar bisa menjaga peluang untuk lolos. 

Perlu diketahui juga bahwa total dari empat negara yang ada di grup F, kemarin semuanya masih mempunyai peluang untuk lolos. Jadi pertandingan satu sama lain akan sangat bergantung bagi semua kubu yang sedang saling bentrok. Namun akhirnya grup F berhasil melahirkan tiga negara yang berhasil lolos yakni Prancis, Portugal, serta Jerman.

Dalam hal ini, tentunya pertandingan yang sangat menarik untuk ditonton adalah partai perang perang bintang Portugal vs Prancis. Pasalnya pada laga tersebut, Prancis dan Portugal sama-sama mengusung misi dan gengsi yang sangat tinggi. Sehingga wajar pada partai tersebut kedua tim bermain dengan intensitas yang cukup tinggi sejak peluit wasit dibunyikan. 

Bahkan protes dan tekel keras juga mewarnai laga panas antara Portugal kontra Prancis ini. Sehingga banyak yang publik saat ini memberikan opini bahwa laga tersebut menjadi laga yang manis sebagai penutup.

Prancis Gagal Balas Dendam Ke Portugal

Semua tentunya sudah banyak yang mengetahui bahwa pasukan Prancis tentunya mengusung misi khusus dalam partai kontra Portugal. Hal tersebut dikarenakan buntut panjang pasca Prancis ditekuk Portugal di ajang final Euro 2016 lalu. 

Praktis kenangan tersebut tetap membekas di kubu Prancis da sangat sulit untuk dihilangkan dari ingatan jajaran pemain Prancis. Sehingga mau tidak mau pada laga kemarin pasukan Ayam Jantan ini mengusung misi khusus yakni balas dendam terhadap Portugal. Beberapa orang menyatakan bahwa Prancis ingin membalaskan dendam masa lalu pasca mereka tak berkutik di partai final Euro 2016 lalu.

Namun agaknya ambisi balas dendam tersebut belum berhasil, pasalnya hasil imbang mewarnai laga tersebut. Praktis saat ini Timnas Prancis harus bersabar dan mengubur impiannya untuk sementara waktu perihal misi balas dendam terhadap Portugal. 

Namun meskipun kubu Ayam Jantan menuai hasil imbang, pasukan Prancis tetap mampu memberikan kejutannya. Pasalnya pasukan Prancis berhasil menambah satu poin dan sekaligus mempertegas bahwa anak asuh Deschamps ini keluar sebagai juara grup. Sehingga hal tersebut merupakan capaian yang sangat mentereng mengingat grup F adalah grup terberat pada ajang empat tahunan ini.

Jules Kounde Tak Berkembang Ditempatkan Di Bek Kanan

Terlepas dari ganasnya Prancis, pada laga kemarin pasukan Ayam Jantan ini masih mempunyai beberapa titik lemah yang sangat terlihat. Sehingga perlu untuk beberapa waktu ke depan Didier Deschamps segera melakukan perubahan dan perbaikan dalam skuadnya. 

Menurut kabar yang beredar, bek kanan andalan Prancis kemarin mengalami tidak nyaman pada ototnya yakni Pavard. Pemain cepat ini akhirnya harus duduk manis di bangku cadangan terlebih dahulu untuk beberapa saat sampai dirinya kembali fit.

Akhirnya mau tidak mau sang pelatih Didier Deschamps menempatkan Jules Kounde di posisi bek kanan menggantikan seorang Pavard. Perlu diketahui juga bahwa Jules Kounde posisi aslinya adalah bek tengah di Sevilla, sehingga ketika bermain di bek kanan Kounde nampak kesulitan. Praktis kemarin serangan Prancis dari sisi sayap kanan terkesan lebih pasif karena Kounde sangat jarang melakukan penetrasi. 

Hal tersebut yang menyebabkan Prancis kemarin terkesan minim sekali peluang terutama dari sisi kanannya. Namun terlepas dari itu, para pendukung Prancis tetap memberi apresiasi penuh terhadap Kounde yang mampu berjuang di posisi yang bukan aslinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here