Dilepas AS Monaco, Cesc Fàbregas Belum Mau Gantung Sepatu

0
28

Debatbola.com – AS Monaco baru saja mengonfirmasi bahwa mereka bakal melepas gelandang veteran Cesc Fàbregas. Bahkan sebelum ia terkonfirmasi bakal meninggalkan AS Monaco, banyak isu yang menyebut sang gelandang bakal gantung sepatu. Tapi, Fàbregas sendiri merasa masih belum mau pensiun.

Resmi Dilepas AS Monaco

Musim 2021/2022 barangkali menjadi musim terburuk dalam perjalanan karir Cesc Fàbregas. Mantan gelandang Arsenal itu bahkan berpikir demikian. Faktanya, musim itu memang jadi yang terburuk, dimana Fàbregas harus berhadapan dengan cedera berkepanjangan.

Masalah cedera yang menghantam Fàbregas membuat gelandang asal Spanyol mendapat jatah bermain yang minim bersama AS Monaco. Musim lalu, Fàbregas terhitung cuma main dua kali sepanjang musim di Liga Prancis. Penampilan itu pun ia mainkan dari bench, bukan sebagai starter.

Pada akhirnya, musim terburuk Fàbregas berakhir, dan akhir itu berarti perpisahan buat Fàbregas dengan AS Monaco. Kontrak gelandang Spanyol bersama AS Monaco berakhir pada akhir Juni 2022. AS Monaco mengkonfirmasi tidak akan ada perpanjangan kontrak, yang berarti Fàbregas bakal pergi.

Ingin Akhir yang Lebih Baik

Banyak isu beredar yang menyebut Fàbregas sudah memasuki fase-fase akhir karirnya, dan bersiap pensiun manakala ia harus meninggalkan AS Monaco. Isu-isu ini bahkan berembus sebelum Fàbregas dinyatakan resmi bakal pergi. Pada akhirnya, isu inipun mendapat respon dari Fàbregas sendiri.

Seperti pernyataan yang pernah ia tuturkan sebelumnya, Fàbregas merasa tahun ini adalah tahun terburuk. Untuk itu, ia tidak ingin mengakhiri karirnya dengan cara seperti ini, melainkan ingin akhir karir yang lebih baik. Intinya, Fàbregas belum mau mengakhiri karirnya sekarang.

“Kontrak saya bakal berakhir bulan Juni nanti, jadi saya ingin awal yang baru. Pikiran saya membutuhkan hal baru, di manapun itu.” Papar Fàbregas kepada So Foot, mengutip Daily Metro. “Saya terbuka pada kemungkinan apapun, saya cuma ingin bersenang-senang.”

“Jujur saja, saya sudah mendapat dua hingga tiga panggilan dalam dua pekan terakhir dari pelatih-pelatih terdahulu saya. Mereka bertanya apa yang bakal saya lakukan setelah ini, apakah saya mau bergabung bersama mereka sebagai pelatih.”

“Tapi tahun ini begitu buruk, jadi saya tak ingin akhir yang seperti ini. Tidak sebelum saya membangun karir saya lagi. Saya ingin tetap bermain, saya bersyukur atas karir saya, tapi saya pikir ini belum berakhir.”

Menanti Kelanjutan Karir Si Raja Assist

Mengawali karir dari akademi La Masia, Fàbregas makin berkembang tatkala ia bermain untuk Arsenal. Bersama Arsenal lah reputasi Fàbregas sebagai salah satu raja assist terbangun. Total 304 pertandingan telah ia mainkan untuk Meriam London, mencetak 57 gol dan 95 assist.

Setelah meninggalkan Arsenal, Fàbregas kembali ke negara asalnya, lebih tepatnya ke Catalan bersama Barcelona. Penampilan Fàbregas bersama Barcelona memang tidak bisa dibilang buruk. Tapi catatannya tak begitu baik dengan Cuma mengemas 42 gol dan 50 assist dari 151 laga.

Chelsea menjadi destinasi karir berikutnya buat Fàbregas, dan disanalah, ia kembali membangun reputasi sebagai gelandang hebat. Tercatat, Fàbregas mengemas 198 penampilan buat The Blues. Secara keseluruhan, ia mengemas 22 gol, ditambah 57 assist bareng London Biru.

Sementara itu, di AS Monaco, catatan Fàbregas justru makin memburuk, dengan hanya total 68 laga yang sudah ia mainkan. Hanya empat gol yang bisa ia lesatkan, ditambah total sembilan assist yang bisa dibukukan.

Belum jelas kemana Fàbregas akan melangkah setelah AS Monaco melepasnya, tapi satu yang pasti, gelandang veteran Spanyol belum mau pensiun. Ia akan tetap bermain apabila masih ada klub yang bersedia menampungnya. Tapi opsi pensiun juga sebenarnya belum tertutup sepenuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here