Dilema Chelsea Mencari Pengganti Hakim Ziyech

0
26

Debatbola.com – Chelsea sudah kehilangan Romelu Lukaku, dan kini mereka bersiap mencari pengganti Hakim Ziyech yang kemungkinan juga bakal pergi. Ada setidaknya dua nama yang dipersiapkan untuk mengganti pemain Maroko. Tetapi Chelsea tetap menghadapi dilema berkepanjangan perihal menentukan suksesor Ziyech.

Pencarian Suksesor Ziyech Dimulai

Hakim Ziyech datang ke Chelsea tatkala klub asal London itu masih dibesut Frank Lampard, dan faktanya Lampard adalah daya tarik tersendiri buat Ziyech kala itu. Chelsea juga mendapatkan Ziyech dengan harga tidak murah. Yakni di angka 40 juta euro.

Namun, siapa sangka kalau Ziyech pada akhirnya kesulitan menembus tim utama yang kini tak lagi dibesut Lampard, melainkan berada di bawah kendali Thomas Tuchel. Tuchel tidak memberi banyak kesempatan buat Ziyech. Sehingga wajar apabila Ziyech tidak betah dan ingin pergi.

Kepergian Ziyech tentu membuat Chelsea harus mencari pengganti, apalagi melihat fakta bahwa lini depan memang menjadi fokus Chelsea saat ini. Memang, mereka baru saja mengamankan servis Raheem Sterling. Tetapi mencari suksesor Ziyech tetap dipandang sebagai sesuatu yang diperlukan.

Opsi Terdepan Suksesor Ziyech

Terkait suksesor Ziyech, setidaknya ada dua nama yang sudah dipersiapkan Chelsea. Nama pertama adalah pemain andalan AC Milan Rafael Leão. Sedangkan untuk nama kedua, rupanya adalah punggawa Bayern München, Serge Gnabry.

Leão adalah pemain yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan AC Milan meraih scudetto musim lalu, dengan kontribusi sebelas gol plus delapan assistnya. Whoscored menyebut gaya main Leão mirip dengan Eden Hazard. Sehingga Chelsea merasa sang pemain layak menggantikan Ziyech.

Sementara itu, siapapun tahu siapa Serge Gnabry. Pemain yang sudah dipoles sedemikian rupa oleh Bayern München sehingga kini menjadi pengobrak-abrik pertahanan lawan. Kelincahanan Gnabry agaknya mirip dengan Ziyech. Itulah alasan mengapa Chelsea menargetkannya di summer transfer.

Kontrak kedua pemain bersama klub masing-masing memang terbilang masih panjang, dimana Leão terikat sampai 2024, sementara Gnabry terikat sampai tahun 2026. Tapi Chelsea yang sudah kembali menemukan kekuatan finansialnya tampak siap. Keduanya adalah opsi terdepan sebagai suksesor Ziyech.

Sulitnya Menggapai Leão dan Gnabry

Akan tetapi, meski sudah mendapatkan kandidat pengganti Ziyech, Chelsea tetap menghadapi dilema terkait masalah ini. Memang, Rafael Leão dan Serge Gnabry adalah pengganti yang sepadan secara skill dan posisi. Tetapi ada sejumlah hal yang membuat keduanya sulit digaet The Blues.

Yang pertama adalah kasus Rafael Leão, di mana biaya bakal menjadi masalah besar Chelsea dalam lanjutan kisah transfer ini. Calciomercato memaparkan AC Milan mematok harga sangat tinggi buat sang pemain. Begitu pula agen Leão yang meminta gaji selangit untuk kliennya.

Laporan dari media Italia menyatakan Leão memiliki klausul rilis fantastis 150 juta euro, dan itu berarti Chelsea harus merogoh kocek begitu dalam. Jangan lupakan bayaran fantastis yang diminta agen Leão Jorge Mendes, yang mencapai 7 juta euro per tahun.

Dalam kasus Gnabry, bintang Jerman itu memang sempat memaparkan bahwa ia akan mempertimbangkan masa depan di tempat lain. Tapi pernyataan Gnabry itu tampaknya sudah tidak berlaku. Karena sang pemain saat ini telah melakukan perpanjangan kontrak yang mengikatnya sampai tahun 2026.

“Saya memikirkan apa yang ingin saya raih sebagai pemain di tahun-tahun mendatang.” Kata Gnabry pasca memperpanjang kontraknya. “Akhirnya saya menyimpulkan saya ingin bertahan di Bayern München. Saya ingin memenangkan segala gelar dan merasakan banyak hal.”

Satu yang pasti buat Chelsea, mencari pengganti Ziyech jelas tidak akan mudah, tetapi suatu saat nanti, mereka pasti akan menemukannya. Gnabry dan Leão barangkali sulit didapat. Tetapi kemungkinan mendapatkan salah satu, atau bahkan keduanya, masih tetap ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here