Diego Godin Sesalkan Serie A Terlambat Dihentikan

Debatbola.com – Italia kini menjadi negara paling berbahaya di dunia. Pasalnya, virus corona di Negeri Pizza ini begitu tak terkendali. Saat artikel ini ditulis, Italia tengah menangani lebih dari 92.400 kasus positif virus corona di mana lebih dari 10 ribu orang di antaranya telah meninggal.

Dibanding Tiongkok yang merupakan negara pertama yang menyebarkan virus corona, Italia jauh lebih terdampak. Di Tiongkok yang kini COVID-19 sudah mulai bisa dikendalikan, korban meninggal karena COVID-19 “hanya” sepertiga dari jumlah meninggal di Italia.

Melihat situasi ini, bek Inter Milan, Diego Godin, menyesali keputusan Serie A yang terbilang lambat dalam mencegah penyebaran virus corona. Padahal menurut Godin, situasi ketika Serie A menjalani pekan terakhirnya sebelum dihentikan sudah genting di Italia, tapi pihak liga masih berupaya menyelenggarakan liga.

“Kami dipaksa bermain sampai momen-momen terakhir. Mereka [Lega] terus mengulur-ulur waktu untuk melihat apakah kita bisa melanjutkan liga atau tidak, sampai situasi benar-benar tidak aman,” ucap Godin pada ESPN.

“Padahal saat itu sistem kesehatan sudah kacau, kita kekurangan ranjang perawatan karena sangat banyak orang sakit yang datang, sementara itu orang yang sehat sudah tak bisa lagi menemui mereka, dan semua dokter profesional sudah dikerahkan.”

Sebelum liga dihentikan, Inter Milan masih harus menjalani partai tandang melawan Juventus. Meski laga tersebut digelar tanpa penonton, laga tersebut tetap berbahaya karena bukan tak mungkin virus corona akan menular antar pemain. Faktanya terdapat pemain Juventus yang terinfeksi COVID-19.

“Kami terus bermain hingga beberapa pekan, kami terus berlatih, bermain tanpa penonton, sampai seorang pemain Juventus terdeteksi positif (COVID-19). Kejadian itu membuat kami dan para pemain Juventus harus dikarantina.”

“Baru setelah itu liga dihentikan. Tentu pada sebuah pertandingan di mana melibatkan pemain lain yang sudah terinfeksi terkena dampaknya, jadi mereka langsung mengarantina kami semua.”

Sampai saat ini, tidak ada satu pun pemain Inter yang dinyatakan positif terpapar virus corona. Milan sendiri menjadi daerah terdampak virus corona, bahkan terparah, karena menjadi pusat penyebaran awal COVID-19 di Italia. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here