Dialah N’Golo Kante, Pilar Penting Timnas Prancis Kembali Siap Berseragam Les Bleus

0
20

Debatbola.com – N’Golo Kante merupakan salah satu pilar kunci di Timnas Prancis saat menjuarai ajang Piala Dunia 2018 silam. Sempat absen selama dua tahun, eks gelandang bertahan andalan di Chelsea yang sekarang membela tim Al-Ittihad akhirnya kembali bermain dengan menggunakan seragam Les Bleus.

Sebagai persiapan menjelang bergulirnya kompetisi Euro 2024, Timnas Prancis mengadakan laga uji coba menghadapi Luksemburg pada hari Kamis, 6 Mei 2024 yang di langsungkan di Stade Saint-Symphorien. Didier Deschamps dan anak asuhnya sukses memenangi laga dengan skor 3-0.

Randal Kolo Muani berhasil membuka keunggulan pada menit ke-43. Setelah itu, digandakan oleh Jonathan Clauss pada menit ke-70. Ditutup oleh Kylian Mbappe pada menis ke-85. Kante kembali masuk dalam skuad Timnas Prancis usai absen dua tahun dan langsung menjadi sebagai starter saat melawan Luksemburg.

Kante yang sekarang berumur 33 tahun masih menunjukkan kemampuan sebagai salah satu pilar kunci pemain lini tengah Timnas Prancis. Terakhir kali Kante memperkuat Timnas Prancis ketika melawan Denmark pada ajang UEFA Nations League pada 3 Juni 2022 yang lalu. Saat itu, Kante tampil sebagai pemain starter, namun Timnas Prancis harus takluk dengan skor 1-2.

Kante diketahui harus absen pada ajang Piala Dunia 2022 karena mengalami cedera hamstring. Saat Timnas Prancis bermain dalam ajang Kualifikasi Euro 2024, nama Kante juga tidak dipanggil kembali. Akan tetapi, Deschamps kembali memanggil N’Golo Kante ke dalam skuad Timnas Prancis untuk menjalani kompetisi Euro tahun 2024 mendatang. Pertandingan uji coba kontra Luksemburg adalah ajang comeback bagi Kante usai absen selama dua tahun.

Ketika kembali bermain untuk Timnas Prancis usai absen dua tahun, Kante tetap menunjukkan kemampuan yang baik dan konsisten. Dia tampil apik di posisi gelandang tengah sama seperti sebelumnya. Saat menghadapi Luksemburg, Kante berhasil mencatatkan statistik yang mengagumkan, termasuk 100% memenangi duel, empat kali memenangi penguasaan bola, 96% akurasi passing, menciptakan dua peluang, satu intersep, dan dua tekel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here