Di Balik Transfer Raphinha ke Barcelona Chelsea Sejatinya Sudah Menangkan Perburuan

0
24

Debatbola.com – Saga transfer Raphinha memang sudah berakhir dengan ending sang pemain berlabuh ke Barcelona. Tetapi, cerita di balik transfer eks Leeds United masih menarik dibahas. Baru-baru ini, owner Leeds United mengungkap bahwa transfer Raphinha sejatinya selesai dengan Chelsea keluar sebagai pemenang.

Barcelona yang Menangkan Perburuan

Summer transfer ini menjadi summer transfer yang menarik, dimana sejumlah klub disibukkan dengan banyak urusan transfer. Barcelona termasuk salah satu klub Eropa tersibuk dengan banyaknya bintang yang merapat. Salah satunya adalah Raphinha, sang mantan gelandang Leeds United.

Dari awal, mencari midfielder baru memang sudah menjadi agenda Barcelona pada summer transfer edisi tahun ini. Mereka pun menetapkan Raphinha sebagai target incaran dan terus memburu sang gelandang. Sayangnya, kondisi finansial yang tidak memungkinkan membuat Barcelona terus menunda transfer ini.

Chelsea dan Arsenal yang melihat ada kesempatan berusaha mengganggu upaya Barcelona dan membajak Raphinha ke London. The Blues bahkan hampir berhasil mendapatkan sang gelandang, menurut beberapa laporan. Tapi saga transfer Raphinha tetap berakhir dengan Barcelona sebagai pemenang.

Sudah Ada Kesepakatan dengan Chelsea

Memang, beberapa laporan menilai bahwa posisi Barcelona dalam perburuan Raphinha sejatinya tidak begitu kuat, secara finansial. Arsenal sedikit lebih diuntungkan daripada klub Catalan. Apalagi Chelsea yang kini berada di bawah kepemilikan Todd Boehly dan kembali temukan kekuatan finansial.

Tapi, bujukan Barcelona pada akhirnya membuat Raphinha memantapkan diri untuk merapat ke Catalan. Transfer Raphinha ke Barcelona memang sudah diresmikan. Tetapi, owner Leeds United Andrea Radrizzani baru-baru ini menyatakan hal mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa Chelsea sejatinya telah memenangkan perburuan Raphinha.

Radrizzani mengungkapkan bahwa pihak Leeds United sejatinya telah menyepakati kesepakatan transfer dengan Chelsea. Begitu pula dengan pihak Raphinha yang hampir mengiyakan tawaran The Blues. Tapi entah bagaimana, Barcelona akhirnya mampu membuat Raphinha putar haluan.

“Bagi saya, itu sudah selesai, dan saya selalu bilang bahwa saya menepati kata-kata saya.” Papar Radrizzani kepada The Athletic ketika ditanya transfer Raphinha ke Chelsea. “Saya merasa malu telah menolak Todd Boehly dan menarik kata-kata saya.”

“Kami (Leeds United) telah membuat kesepakatan dengan Chelsea karena sang pemain mau pergi dan terbuka untuk semua tawaran dari klub Inggris. Chelsea adalah destinasi favorit. Tapi bisa dibilang, Barcelona bisa meyakinkan sang pemain untuk menunggu sampai mereka menemukan solusi (finansial).”

“Sekali lagi, ini menunjukkan kekuatan sang pemain dan agennya yang bagi saya terlalu besar. Kami sudah melakukan banyak investasi untuk membangun klub, juga mengeluarkan hingga ratusan juta untuk melakukan investasi itu. Tapi semua kekuatan ada di tangan agen dan pemainnya.”

Transfer yang Tak Terhindarkan

Sementara itu, laporan menarik juga disampaikan oleh The Athletic, bahwasanya Barcelona tidak cuma meyakinkan Raphinha, tetapi juga Leeds United. Mereka meminta Leeds United menuntaskan transfer Raphinha di musim panas ini. Tapi mereka meminta Leeds United menunggu sampai Januari terkait pembayarannya.

Terang saja, Leeds United menolak dan menginginkan sebagian besar pembayaran terkait transfer Raphinha dibayar saat peresmian transfer itu juga. Mereka juga memberi penalti apabila Barcelona tidak sanggup membayar. Nilai penaltinya dilaporkan mencapai angka 10 juta euro.

Apapun ceritanya, transfer Raphinha ke Barcelona menjadi sesuatu yang tidak dapat terhindarkan. Barcelona sudah berhasil meminang mantan pemain Leeds United tersebut dengan mahar mencapai 55 juta poundsterling. Tinggal menunggu bakal seperti apa performa sang pemain nantinya.

Kampanye Barcelona di Liga Spanyol bakal dimulai pada akhir pekan depan, dengan pertandingan pertama melawan Rayo Vallecano. Selanjutnya, pasukan Xavi akan menantang Real Sociedad. Sevilla menanti di bulan September, sedang Real Madrid menghadang pada Oktober.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here