Deretan Tim-Tim Yang Selalu Kalah Olimpiade Tokyo

0
235

Debatbola.comOlimpiade Tokyo cabang olahraga sepakbola telah selesai menggelar pertandingan fase grup. Dari keempat grup, delapan tim dipastikan melaju ke babak selanjutnya. Sementara delapan tim lagi harus rela angkat koper lebih dulu sebab tidak mampu tampil impresif.

Total tiap grup menyumbangkan 2 tim yang gugur dan dipastikan tidak akan berlaga lagi di babak perempat final. Di antara tim-tim tersebut ada tim yang mempunyai rekor tidak pernah memenangkan satu pun laga. Siapa mereka?

Afrika Selatan

Tim perwakilan dari Afrika ini tergabung dalam grup A Olimpiade Tokyo bersama Prancis, Meksiko serta tuan rumah, Jepang. Setelah menggelar tiga pertandingannya di fase grup, skuat asuhan David Notoane selalu mengalami kekalahan.

Melawan tuan rumah, Jepang pada partai pembuka tim yang mempunyai julukan Bafana Bafana ini harus takluk dengan skor 1-0. Punggawa Samurai Biru, Takefusa Kubo menjadi mimpi buruk tim pada laga tersebut.

Kemudian pada laga selanjutnya, mereka harus melawan tim asal Eropa, Prancis. Tiga kali memimpin lewat gol yang diciptakan Kobamelo Kodisang, Evidence Makgopa serta Teboho Mokoena, belum cukup. Sebab Les Bleus mampu membalas lewat hattrick Andre Pierre Gignac dan satu gol dari Teji Savanier.

Sayang sekali padahal Afrika Selatan sudah sangat dekat dengan kemenangan pada pertandingan kedua itu. Namun sekali lagi, memang mental tangguh dan pengalaman dari Andre Pierre Gignac tak bisa dianggap sepele. Skuat asuhan David Notoane pun harus mengakui keunggulan dari Les Bleus dengan skor 4-3.

Di laga penghabisan, Afrika Selatan yang belum mengumpulkan poin sama sekali memikul beban berat. Mereka harus mengalahkan Meksiko dengan jumlah gol yang besar sambil berharap Prancis kalah saat bertemu Jepang.

Namun harapan seringkali tak sejalan dengan kenyataan, Bafana Bafana harus menyerah dengan skor akhir 3-0. Tiga gol dari masing-masing, Henry Martin, Alexis Vega dan Luis Romo menghentikan langkah El Tri di Olimpiade Tokyo.

Dengan begitu mereka pun mentahbiskan diri sebagai juru kunci klasemen grup A dan harus pulang lebih dulu. Afrika Selatan pun menemani Prancis yang pada laga lainnya tidak mampu memetik kemenangan atas Samurai Biru.

Arab Saudi

Negara kedua yang juga tidak mampu memetik kemenangan dan bahkan hasil imbang adalah Arab Saudi. Timnas yang terkenal dengan sebutan Green Falcons ini tergabung dalam grup D bersama Brasil, Pantai Gading serta Jerman.

Pertandingan pembuka melawan Pantai Gading, skuat asuhan Saad Al-Shehri harus mengakui keunggulan lawannya itu. Tim yang dipimpin oleh sang kapten, Salman Al-Faraj ini menyerah dengan skor akhir 2-1.

Dwi gol dari gol bunuh diri Abdulelah Al-Amri dan gol Franck Kessie hanya mampu dibalas satu gol dari Salem Al-Dawsari. Hasil itu membuat tim menghuni dasar klasemen grup D dengan poin 0 dan harus mengemban beban berat di laga kedua.

Partai selanjutnya Arab Saudi ditantang negara perwakilan Eropa, Jerman kembali lagi skor akhir tipis menjadi hasil yang diterima tim. Di partai ini tiga gol dari Nadiem Amiri, Ragnar Ache dan Felix Uduokhai hanya sanggup dibalas dua gol. Dimana dua gol Green Falcons dilesatkan Sami Al-Najei.

Setelah itu di partai terakhir, anak asuh Saad Al-Shehri harus memenangkan pertandingan agar bisa lolos ke babak selanjutnya. Namun kembali lagi mereka harus mengakui keunggulan lawannya, Brasil sang juara bertahan.

Hasil akhir 3 – 1 pada bursa judi bola online menjadi penutup laga Arab Saudi di rangkaian Olimpiade Tokyo. Perwakilan Asia ini pun harus angkat koper lebih cepat. Mereka pun menemani Jerman yang di laga terakhirnya hanya bermain imbang melawan Pantai Gading.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here