Deretan Pemain-Pemain Senior Yang Membela Negaranya Dalam Olimpiade 2020

0
257

Debatbola.com – Turnamen Olimpiade musim panas cabang olahraga sepakbola telah dimulai, masing-masing negara telah melaksanakan pertandingan keduanya. Menurut aturan, pemain-pemain yang bisa memperkuat tim adalah pemain dari kelompok U23.

Akan tetapi pihak penyelenggara memperbolehkan maksimal 3 nama pemain senior untuk memperkuat negaranya. Maka tak mengherankan apabila melihat pemain-pemain yang sudah berusia uzur bermain di turnamen ini.

Deretan Pemain-Pemain Tua

Masing-masing negara pun memutuskan untuk membawa pemain-pemain seniornya untuk menjadi pemimpin tim. Namun siapa sajakah pemain-pemain tertua dalam ajang Olimpiade Tokyo 2021 musim panas ini? Berikut ulasan selengkapnya yang diliput dari sumber bursa judi online terpercaya, debatbola.com:

Andre Pierre Gignac

Penyerang yang kini bermain untuk FC Tigres di liga Meksiko ini telah berusia 35 tahun. Sebelumnya sang pemain melejit namanya ketika membela Olympique Marseille sejak musim 2010/2011 hingga 2015/2016.

Berseragam Olympique Marseille selama kurang lebih 5 musim, dirinya sukses membuat 188 penampilan dan menggelontorkan 77 gol. Striker kelahiran Martigues ini juga turut menyumbangkan 2 trofi French League Cup selama 2 musim berturut-turut.

Setelah itu di pada bursa transfer musim panas 2015, Andre Pierre Gignac yang kontraknya habis diboyong ke Meksiko. Bermain di sana dirinya telah bermain sebanyak 261 kali dan sukses membuat 149 gol.

Bahkan di musim lalu, timnya sukses menjuarai Liga Champions Concacaf dengan mengalahkan wakil Major League Soccer, Los Angeles FC. Andre Pierre Gignac tampil sebagai pembeda dengan gol kemenangan timnya di menit ke-88.

Setelah menjadi juara, FC Tigres pun berhak untuk tampil di turnamen Piala Dunia Antar Klub. Klub yang bermarkas di University Stadium ini berhasil lolos ke babak final setelah mengalahkan Palmeiras di semifinal. Lagi-lagi sang striker kembali menjadi pembeda dengan satu-satunya gol yang diciptakannya di laga itu.

Namun sayang di partai final, klubnya yang harus melawan juara Eropa (kala itu Bayern Munchen) tak mampu berbicara banyak. Mereka harus puas berada di tempat kedua setelah kalah dengan skor tipis 1-0 berkat gol dari Benjamin Pavard.

Pada turnamen Olimpiade ini, Andre Pierre Gignac kembali dipanggil ke timnas Prancis dan menjadi pemain inti asuhan Sylvain Ripoll. Selain itu, eks pemain FC Lorient ini juga didaulat menjadi kapten timnya.

Guillermo Ochoa

Salah satu pemain senior yang juga dipanggil pada turnamen ini adalah kiper CF America, Guillermo Ochoa. Mantan kiper timnas senior Meksiko ini pernah mengalami masa kejayaannya saat membela El Tri di ajang Piala Dunia 2014.

Saat itu Guillermo Ochoa ditunjuk menjadi pemain kunci di bawah mistar gawang timnya. Penjaga gawang berusia 36 tahun ini pun berhasil membawa negaranya lolos ke babak 16 besar. Namun sayang di fase tersebut, Belanda jauh lebih kuat daripada timnya dan menang tipis 2-1.

Musim lalu Guillermo Ochoa bermain di klub CF America dan membuat 36 penampilan dan 8 catatan clean sheet. Pelatih Meksiko U23, Jaime Lozano pun memutuskan untuk membawanya sebagai pemimpin tim sekaligus sebagai kiper inti.

Dani Alves

Pemain senior sekaligus yang tertua yang dipanggil bermain di Olimpiade adalah Dani Alves. Mantan pemain Barcelona periode 2008 hingga 2016 ini diminta untuk memperkuat pertahanan sayap Selecao oleh pelatih, Andre Jardine.

Kapten Sao Paulo ini musim lalu kurang bermain impresif karena cedera yang mengganggunya. Dirinya hanya bermain selama 18 pertandingan dan membuat 1 gol serta 4 assist. Di timnas Brasil, bek sayap berusia 38 tahun ini juga ditunjuk sebagai pemimpin timnya.

Dani Alves dipastikan akan mengisi posisi pertahanan sayap kanan asuhan Andre Jardine pada turnamen Olimpiade. Dirinya akan berbaur bersama pemain muda lain seperti Guilherme Arana, Diego Carlos dan Nino di lini belakang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here