Deratan Fakta Menarik Menjelang Laga Inggris vs Denmark

0
115

Debatbola.com – EURO 2020 kini telah sampai ke babak semifinal. Dimana tim-tim yang lolos seperti Inggris dan Denmark akan saling berhadapan pada laga pamungkas ini. Tim yang menang akan tembus dan berlaga ke babak final.

Perjalanan Kedua Tim

Inggris lolos ke babak semifinal setelah pada fase perempat final lalu mengalahkan tim Eropa Timur, Ukraina. Dalam laga yang dimainkan di stadion Wembley itu, pasukan Gareth Southgate menang telak dengan kedudukan akhir 4-0.

Striker sekaligus kapten The Three Lions yang tumpul selama fase grup langsung membuat brace pada laga ini. Kemudian bek Manchester United, Harry Maguire juga menyumbangkan namanya di papan skor. Sementara gol terakhir dicetak oleh Jordan Henderson.

Sedangkan Denmark yang terpincang-pincang di awal-awal turnamen sangat beruntung bisa lolos sebagai runner up. Mereka yang hanya meraih satu kemenangan saja sukses mengalahkan Finlandia di posisi ketiga dengan menang selisih gol.

Pada fase perempat final, Martin Braithwaite dan kawan-kawan bertemu dengan kuda hitam lainnya, yakni Ceko. Dimana striker mereka, Patrik Schick bermain begitu impresif selama turnamen ini dan menjadi pencetak gol sementara terbanyak.

Striker yang bermain di Bayer Leverkusen itu kini telah mencetak lima gol. Dimana jumlah gol itu sama dengan mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo. Namun keduanya bisa saja disalip oleh pemain lainnya karena telah tersingkir.

Tim Dinamit sendiri memenangkan pertandingan melawan Ceko dengan kemenangan tipis 2-1. Kedua gol dicetak oleh masing-masing Thomas Delaney dan Kasper Dolberg. Sedangkan Ceko hanya membalas satu gol saja dari Patrik Schick.

Fakta-Fakta Menarik

Kedua tim bakal bertanding pada Kamis (8/7) mendatang bertempat di kandang Inggris, stadion Wembley. Di atas kertas, timnas asuhan Gareth Southgate lebih diunggulkan akibat kedalaman skuat mereka.

Namun terlepas dari itu, skuat The Three Lions sendiri baru-baru ini saja melejit dengan mencetak gol yang banyak. Sebelumnya pada fase grup, mereka hanya mampu mencetak dua gol dari tiga pertandingan.

Dimana krisis itu dialami oleh lini serang tim yang dipimpin oleh Harry Kane. Striker yang digadang-gadang bakal menjadi pencetak gol itu baru mencetak gol pertamanya pada laga 16 besar melawan Jerman.

Namun berbicara mengenai pertahanan, John Stones dan Harry Maguire memegang peranan yang sangat penting. Keduanya mampu mempertahankan gawang yang dijaga oleh Jordan Pickford dari kebobolan.

Bukan hanya Harry Maguire saja yang menunjukkan perannya. Tetapi ada nama lain seperti Tyrone Mings yang menemani John Stones pada dua partai awal. Yaitu pada saat melawan Kroasia dan Skotlandia.

Dari sisi timnas Denmark, negara asal Skandinavia ini sempat terseok-seok selama fase grup. Kehilangan figur playmaker, Christian Eriksen sangat dirasakan sekali oleh tim ini. Bahkan mereka harus kalah dalam dua laga awalnya.

Namun dewi Fortuna mulai beralih kepada tim asuhan Kasper Hjulmand ini di partai terakhir dimana mereka melawan Rusia. Di pertandingan tersebut mereka mampu mencetak empat gol dengan kebobolan hanya satu kali.

Hasil itu lah yang membuat Martin Braithwaite dan kawan-kawan naik tahta ke posisi runner up. Mereka sukses menyingkirkan Finlandia yang mempunyai poin sama namun dengan diselamatkan perbedaan selisih gol. Finlandia hanya mampu menciptakan satu gol saja selama gelaran fase grup EURO 2020.

Dipercaya setelah kehilangan sosok Christian Eriksen yang tengah menjalani perawatan akibat terkena penyakit jantung, tim harus bekerja lebih keras. Dikabarkan mereka ingin memenangkan gelar EURO 2020 ini untuk pemain Inter Milan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here