Dele Alli Terancam Hukuman FA Karena Bertindak Rasis di Media Sosial

Debatbola.com – Dele Alli menciptakan kontroversi. Lewat media sosial Snapgram, ia mengunggah video memakai masker sambil menyoroti orang asing dari Asia. Yang jadi masalah, ia memberikan caption dengan menyangkut pautkan dengan Virus Corona yang saat ini mewabah di Tiongkok.

Dikecam oleh fansnya, Alli langsung menghapus unggahan tersebut. Ia pun langsung meminta maaf atas tindakannya yang tak bertanggung jawab tersebut.

Atas tindakan itu, Alli terancam hukuman dari FA. Sebelumnya, gelandang Manchester City, Bernanrdo Silva, dihukum larangan bertanding tiga laga setelah dianggap melakukan rasis pada rekan setimnya, Benjamin Mendy, ketika keduanya bercanda lewat akun Twitter masing-masing. Meski hal itu tak jadi masalah bagi Mendy, tapi menurut FA itu memberikan contoh buruk bagi para penggemarnya dan masyarakat Inggris sehingga hukuman tetap dijatuhkan.

Terancam kehilangan salah satu pemain andalannya, manajer Tottenham, Jose Mourinho, langsung membela anak asuhnya tersebut. Menurut pelatih asal Portugal itu apa yang dilakukan Alli harusnya tidak jadi masalah besar karena sang pemain langsung meminta maaf.

“Itu bukan kesengajaan, dia langsung meminta maaf, menyesali perbuatannya, dan menyadari apa yang dilakukannya itu sebuah kesalahan. Generasi muda saat ini sering melakukan salah tapi dia langsung meminta maaf,” ujar Mou.

“Pembicaraanku dengan Alli pun sangat mudah, apalagi tidak ada kontradiksi di antara kami berdua. Aku tak senang apa yang dilakukannya, tapi bukan salah dia kenapa aku tak senang, ini masalah sederhana. Yang terpenting, dia menyesal, dan buatku, itu adalah hal terbaik yang bisa dilakukannya, itu sudah sikap yang luar biasa darinya karena banyak anak-anak muda yang melakukan kesalahan tapi mereka tidak menyadarinya.” 

Mourinho juga merasa bahwa FA tidak layak menghukum Alli karena apa yang dilakukan Alli tersebut bukan kesengajaan. Mou sendiri menilai bahwa Alli tidak punya rekam jejak yang buruk perihal perilakunya di luar lapangan.

“Aku punya anak perempuan dan laki-laki yang umurnya sama dengan Dele dan banyak pemain lain, aku tahu arti media sosial bagi generasi seperti mereka. Tapi ketika Anda seorang figur publik seperti pesepakbola ini, mereka harus tahu dan harus berhati-hati.” 

“Aku perjelas, Dele adalah pria baik. Tidak ada yang pernah dilakukan Dele Alli di masa lalu yang berkaitan dengan pelecehan atau rasisme, tidak ada. Kesalahannya saat ini adalah kesalahan biasa yang juga kerap dilakukan oleh orang lain. Buatku, hal bagusnya adalah, dia menyesal dan meminta maaf, itu sudah cukup dan masalah ini selesai.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here