Daftar Tiga Pemain Muda Yang Berpotensi Bersinar Di Euro 2020

0
237
Sumber : kumparan

Debatbola.com – Ada yang unik dari turnamen Euro 2020, bila dilihat dari namanya saja sudah membuat alis para pembaca awam terangkat kebingungan. Gelaran internasional terbesar sebenua Eropa itu sejatinya digelar pada Juni hingga Juli 2020 silam.

Akan tetapi pihak penyelenggara, UEFA memutuskan untuk menunda pergelaran tersebut. Pandemi Covid-19 merupakan alasan utama tertundanya turnamen Euro 2020 ini. Pihak UEFA memberikan kelonggaran untuk klub-klub Eropa menyelesaikan gelaran liga mereka yang juga sempat tertunda.

Maka dari itu, kick off gelaran ini baru akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang. Sementara itu, untuk urusan nama sendiri, pihak panitia tetap memakai nama Euro 2020 sebagai nama ofisial turnamen tersebut.

Pemain Muda Yang Berpotensi Bersinar

Melihat liga dan turnamen klub di Eropa pada musim ini, terdapat banyak pemain-pemain muda yang mengisi skuat senior klubnya. Salah satu contoh, klub jawara Liga Champions, Chelsea terkenal dengan pemain-pemain mudanya yang bertabur bintang. Mereka pun menjadi lirikan para pelatih-pelatih negaranya masing-masing.

Namun siapakah saja para pemain muda yang berpotensi besar akan bersinar jika tidak sedang bermain di klubnya? Mampukah mereka tetap bermain dengan baik saat bertanding di level internasional? Berikut akan diulas:

Mason Mount

Gelandang serang asal Inggris ini berusia masih cukup muda. Mason Mount baru memasuki usia ke-22 tahun sejak Januari silam. Dirinya pun menjadi bagian dari skuat sementara tim The Three Lions yang digawangi Gareth Southgate.

Meskipun baru masuk dalam skuat sementara, gelandang serang asli binaan akademi Chelsea ini sangat besar potensinya masuk skuat resmi. Pasalnya sang pemain baru saja meraih trofi klub paling bergengsi di daratan Eropa.

Pada partai final yang bertajuk ‘All English Final’ Liga Champions, timnya Chelsea mampu mengatasi permainan Manchester City. Lewat pertandingan dengan waktu normal, gol dari punggawa The Blues, Kai Havertz menjadi satu-satunya gol yang tercipta.

Mason Mount sendiri tampil sebagai starter dengan mengisi posisi aslinya yakni di sektor gelandang serang. Dirinya bertandem dengan gelandang serang asal Jerman yang merupakan pencetak gol The Blues, Kai Havertz.

Pedri

Satu lagi gelandang yang mempunyai peluang besar untuk tampil impresif adalah pemain muda Barcelona, Pedri. Sejak menjadi bagian resmi skuat Ronald Koeman, dirinya yang masih berusia 18 tahun ini bertumbuh sangat pesat.

Bermain di liga terbaik di dunia, La Liga, tidak menjadikannya kesulitan untuk beradaptasi. Apalagi dengan tim Barcelona yang sedang berproses dari keadaan terpuruknya pada musim lalu. Di lini tengah sendiri, dirinya sanggup mengatasi persaingan dengan Miralem Pjanic dan Philippe Coutinho.

Dimana kedua pemain tersebut adalah pemain yang sarat pengalaman. Miralem Pjanic sangat bersinar saat membela klub-klub Italia seperti AS Roma dan Juventus. Sementara Philippe Coutinho menunjukkan tajinya ketika bermain untuk Liverpool.

Berkat usaha kerasnya pada musim ini, menjadi bagian dari skuat Spanyol bukanlah hal yang harus diperdebatkan. Akan tetapi anak muda tersebut harus membuktikan kualitasnya di lapangan jika ingin terus bermain untuk timnas Spanyol.

Phil Foden

Pemain terakhir yang menjadi pemain muda yang diprediksi akan bersinar di gelaran Euro adalah Phil Foden. Winger Manchester City ini menjadi bagian dari skuat sementara buatan pelatih Inggris, Gareth Southgate.

Bersama Manchester City, dirinya mampu menjuarai dua gelaran domestik di Inggris. Liga Premier Inggris dan Carabao Cup berhasil masuk ke dalam kabinet trofi skuat yang bermarkas di Etihad Stadium itu.

Timnas The Three Lions memang diisi oleh para pemain muda yang sangat potensial pada tahun ini. Anak asuh Gareth Southgate itu juga banyak dijagokan oleh para pecinta sepakbola untuk meraih gelar Euro tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here