Daejeon Hana Citizen Incar Pratama Arhan

0

Debatbola.com – Beredar kabar dari Korea Selatan yang membenarkan bahwa klub Daejeon kepincut dengan penampilan gemilang Pratama Arhan. Pratama Arhan terus dibincangkan akan kepindahannya ke klub di luar negeri. Korea Selatan diperkirakan akan menjadi tempat selanjutnya bagi pemain asal PSIS tersebut. Bahkan, kabarnya sudah ada klub yang akan segera merekrutnya.

Pemain bertahan milik PSIS berusia 20 tahun tersebut kerap memberi penampilan gemilangnya di atas lapangan hijau. Dirinya direkrut pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Bahkan, Pratama Arhan dijadikan pemain terpercaya. Arhan sendiri menganggap Shin Tae-young menjadi kepercayaannya sebagai informan dan penasihat untuk karir Arhan kedepannya.

Berita Dari Sosial Media Liga 2 Korea Mengenai Daejeon dan Pratama Arhan

Daejeon Hana Citizen adalah klub yang bermain di K League 2. Klub tersebut dikabarkan tertarik untuk memboyong Pratama Arhan dari PSIS Semarang. Hana Citizen rupanya memang memiliki kebutuhan khusus akan pemain di posisi bertahan sayap. Kebetulan, posisi yang dibutuhkan sama dengan posisi Pratama Arhan, yaitu berposisi sebagai fullback kiri.

“Ketertarikan Daejeon pada Pratama Arhan adalah sebuah kenyataan. Mereka sedang mencari pengganti Seo Young-jae (pemain bertahan yang akan digantikan oleh Arhan). Daejeon, saat ini sedang mencari opsi bek kanan, juga ingin menandatangani pengganti di posisi bek kiri.” Ditulis oleh akun Twitter K League.footy, media yang membahas sepakbola Korea Selatan.

Potensi Pratama Arhan memang sudah dilihat dunia ketika dirinya membela Timnas Indonesia dibawah pimpinan pelatih Shin Tae-yong. Korea Selatan, menjadi salah satu negara yang menyaksikan potensi Pratama Arhan, dimana mantan pelatih Timnasnya sekarang melatih Timnas Indonesia. Secara jelas, Daejeon berencana untuk rekrut pemain bertahan Timnas itu.

Dominasi, kepercayaan diri, serta semangat yang tinggi telah ditampilkan Pratama Arhan dengan seragam Garudanya pada Piala AFF 2020. Bahkan, sebagai pemain bertahan, Arhan juga tidak hanya memperkuat pertahanan Timnas, melainkan juga ditambah dengan keberhasilannya mencetak beberapa gol. Potensi itu dilirik Daejeon.

Sebelum Pratama Arhan, sudah ada seniornya yaitu Asnawi Mangkualam yang diboyong oleh Ansan Greeners tahun lalu. Asnawi, yang juga kapten timnas Indonesia, sudah memperpanjang kontrak karirnya bersama Green Wolves hingga tahun depan nanti. Sebelum Asnawi, juga pernah ada Muhammad Iqbal yang sempat bermain di K League 3, bersama Cheongju FC.

Selain Potensi, Aturan Wajib Militer Juga Jadi Penyebab Arhan Akan Berkarir di Liga 2 Korea

Dikabarkan juga, bahwa ketertarikan Daejeon kepada Arhan selain alasan potensi juga ada hubungannya dengan alasan sistem wajib militer Korea Selatan. Musim ini, aturan wajib militer di Korea Selatan menunjuk Seo Young-jae. Pemain bertahan sayap milik Daejeon itu harus menjalani wajib militer.

Sehingga alasan tersebut juga turut mendesak Daejeon mencari pengganti pemain di posisi tersebut dan Arhan menjadi kandidat kuat incaran Daejeon. Young-jae, pemain bertahan yang berusia 26 tahun itu memang akan menjalani tuntutan wajib militer pada tahun 2022. Dirinya telah mencatatkan 36 penampilan untuk klub Daejeon sejak 2020.

Young-jae Pernah diboyong klub Jerman, Hamburger SV II. Young-jae juga pernah masuk daftar pemain Timnas Korea Selatan U-23. Kewajiban negara yang membebaninya harus membuat karirnya terhenti untuk sementara. Namun, jika Pratama Arhan berhasil menjadi pemain yang lebih baik dari Young-jae, maka ada kemungkinan Young-jae tak bisa kembali.

Pratama Arhan sendiri tidak munafik bahwa dirinya sangat ingin bermain di luar negeri. Kemudian, PSIS sebagai klub pemilik Arhan saat ini tidak akan keberatan mengizinkan pemain penting mereka itu ke klub luar negeri. Jika rencana Arhan ke Daejeon terwujud, maka dirinya akan jadi pemain Indonesia ketiga yang berkesempatan bermain di liga Korea Selatan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version