Claudio Ranieri Resmi Jadi Pelatih Baru Watford

0
107

Debatbola.com – Watford menjadi klub pertama yang berganti pelatih di musim kompetisi 2021/2022 ini. Mereka kini dilatih oleh Claudio Ranieri untuk menggantikan tugas dari pelatih sebelumnya, Xisco Munoz yang resmi dipecat dari jabatannya.

Resmi Lengserkan Xisco Munoz

Melalui laman resmi klub Watford, pihak manajemen merilis sebuah berita yang mengejutkan. Dimana mereka diketahui berganti pelatih sebelum kompetisi Liga Premier musim ini habis separuh jalan.

Klub yang bermarkas di Stadion Vicarage Road ini baru saja melantik Claudio Ranieri sebagai pelatih baru untuk The Hornets dengan durasi dua musim ke depan hingga tahun 2023 mendatang.

Sebagai pelatih kepala di Watford, Ranieri akan ditemani tiga rekan lamanya. Mereka diantaranya adalah dua orang asisten pelatih, Paolo Benetti dan Carlo Cornacchia, serta satu orang lain merupakan pelatih fisik yang bernama Carlo Spagnoli.

Meski baru menjabat sebagai pelatih utama, Ranieri sudah ditunggu ujian berat yang akan disajikan untuk timnya. Yaitu dengan bertemu Liverpool pada laga lanjutan Liga Premier yang dijadwalkan akan berlangsung pada hari Sabtu (16/10/2021) mendatang.

Misi Berat Ranieri

Menyandang gelar sebagai tim promosi di kompetisi kasta utama musim ini, Watford terlihat memiliki hasil yang cukup memprihatinkan. Sejak laga musim ini bergulir, The Hornets bersama Xisco Munoz hanya mampu mengemas tujuh poin dan menduduki peringkat ke-15 klasemen Liga Inggris musim ini.

Dari jumlah poin yang sudah terkumpul, pelatih yang lama sebenarnya sudah mampu mengantarkan timnya ini untuk mengantongi kemenangan sebanyak dua kali ditambah bermain imbang satu kali. Sedangkan untuk empat laga lainnya masih berakhir dengan kekalahan.

Dari hasil tersebut di atas, pihak manajemen dari Watford akhirnya melakukan evaluasi besar-besaran terhadap performa yang sudah ditunjukkan oleh timnya. Hingga pada akhirnya mereka memilih untuk berganti juru racik serangan alias pelatih.

Laga kontra Leeds United pekan lalu menjadi laga terakhir untuk Xisco Munoz dimana Watford kalah 0:1. Menjadi nahkoda baru bersama Watford, Ranieri diharapkan mampu mengembalikan performa timnya dan bangkit dari keterpurukan.

Sepak Terjang Ranieri di Liga Inggris

Sebagai seorang pelatih senior yang sudah banyak makan asam garam, Claudio Ranieri bukanlah sosok asing bagi kompetisi Liga Premier. Arsitek serangan asal Italia ini pernah membesut Chelsea pada periode tahun 2000 hingga tahun 2014 silam.

Setelah menjadi pelatih The Blues, Ranieri tercatat bergonta-ganti klub. Diantaranya dia pernah melatih Leicester City di tahun 2015-2017 lalu. Kemudian melatih Fulham pada musim kompetisi 2018/2019 lalu.

Selain itu, prestasi paling bergengsi dari Claudio Ranieri di Liga Premier terjadi di musim kompetisi 2015/2016 lalu. Dimana pelatih asal Italia ini berhasil mengukir sejarah dengan membawa Leicester City menjadi juara Liga Premier di musim tersebut.

Selain membuat Leicester juara, pada musim yang sama Ranieri juga mendapatkan penghargaan individu yang cukup bergengsi dengan masuk daftar pelatih terbaik versi FIFA tahun 2016.

Jika dihitung secara keseluruhan, sejak resmi menjadi pelatih profesional di tahun 1986, Ranieri sudah melatih sebanyak 20 klub berbeda. Bersama klub yang dia latih, Ranieri juga sudah mengantongi gelar bergengsi seperti memenangkan piala Coppa Italia, Copa del Rey, Piala Super Eropa, hingga piala Liga Premier.

Dengan segudang pengalaman ini, bisa dikatakan jika Claudio Ranieri bukanlah pelatih kaleng-kaleng. Sederet prestasi yang dia hasilkan diharapkan mampu dia tularkan kepada Watford. Bahkan ada pihak yang menantikan apakah sang pelatih akan mampu memberi kejutan bersama Watford seperti kala dia tampil mengejutkan bersama Leicester City.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here