Chelsea Kini Terancam Berpisah Dengan Andreas Christensen

0
78

Debatbola.com – Spekulasi mengenai masa depan Andreas Christensen di Chelsea nampaknya memasuki babak baru. Sempat dikabarkan akan memperpanjang kontrak, tetapi The Blues kini malah berpeluang kehilangan sang bek di tahun 2022 mendatang.

Penampilan Impresif

Sejak Chelsea berada di bawah asuhan Thomas Tuchel, Andreas Christensen berhasil mendapatkan panggungnya. Bek 25 tahun ini berhasil menampilkan performa impresifnya mengawal barisan bertahan Chelsea. Jadi sudah sewajarnya jika dia menjadi pemain reguler di setiap laga bersama Chelsea.

Pemain ini dulunya juga sempat menjadi andalan Antonio Conte saat masih menjadi pelatih. Namun ketika era Maurizio Sarri dan Frank Lampard, Andreas Christensen sempat mengalami kesulitan mendapatkan jam terbang.

Andreas Christensen sebenarnya merupakan produk asli dari akademi sepak bola muda milik Chelsea. Kesempatan promosinya ke Skuad utama datang di musim 2012/2013 lalu. Namun karena sulit mendapatkan tempat, maka manajemen sempat meminjamkannya kepada Borussia Monchengladbach pada rentang tahun 2015 hingga 2017. Ternyata hal ini membuat permainan Andreas Christensen semakin membaik dan membuatnya kembali dipanggil untuk merumput ke Stamford Bridge bersama Chelsea.

Sayangnya meski Andreas Christensen kini menjadi pemain andalan, musim ini berpeluang akan menjadi musim terakhir untuk sang pemain. Sebab kontrak bek asal Denmark ini akan segera kadaluarsa di bulan Juni 2022 mendatang. Pihak manajemen The Blues memang masih berusaha untuk memperbarui kontraknya. Namun menurut Goal International, mereka melaporkan jika negosiasi kontrak Andreas Christensen kini diambang kegagalan.

Menemui Jalan Buntu

Terhitung sudah dua musim ini Thomas Tuchel menjadi nahkoda di Chelsea dan selama itu sang pelatih juga merasakan kontribusi penting dari seorang Andreas Christensen. Untuk itu dia menginginkan sang bek untuk bisa bertahan lebih lama di dalam timnya. Pihak manajemen juga mengamini keinginan Thomas Tuchel untuk mempertahankan sang pemain. Bahkan pihak The Blues dikabarkan sudah melakukan negosiasi dengan sang pemain sejak dua tahun lalu.

Akan tetapi menurut sumber laporan di atas, proses negosiasi yang tengah berjalan antara manajemen Chelsea dan pihak dari Andreas Christensen kini diambang kegagalan. Sudah dua bulan lamanya negosiasi ini hanya berjalan di tempat. Seperti biasa, penyebab utamanya dari kebuntuan ini adalah soal uang.

Menurut pihak sang pemain, gaji yang ditawarkan Chelsea cukup kecil dan tidak sesuai dengan harapan mereka. Dengan alasan tersebut pihak Christensen akhirnya menolak tawaran untuk memperpanjang kontrak baru di Stamford Bridge.

Tidak Ada Perkembangan

Masih bersumber dari laporan yang sama, baru-baru ini manajemen Chelsea sempat melemparkan tawaran baru untuk bek Timnas Denmark ini. Dalam proposal barunya, Chelsea sudah menambahkan nominal gaji lebih tinggi dari sebelumnya. Namun lagi dan lagi pihak sang pemain menolaknya mentah-mentah. Sebab nominal yang ditawarkan kembali tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Saat ini Andreas Christensen mendapatkan gaji sebesar 80 juta poundsterling. Angka tersebut terbilang cukup kecil dibandingkan jebolan akademi Chelsea lainnya seperti Callum Hudson-Odoi dan juga Mason Mount. Untuk itu Andreas Christensen meminta gaji yang lebih tinggi mengingat kontribusinya di lini bertahan Chelsea sangat besar.

Sejauh ini Christensen masih menjadikan Chelsea sebagai prioritasnya dan tidak memikirkan klub lain. Namun jika angka yang diminta pihak sang bek tidak dituruti oleh Chelsea, maka pada Januari 2022 mendatang sang pemain bisa jadi membuka pembicaraan dengan klub lain yang kemungkinan bisa memenuhi permintaan tersebut.

Situasi yang dialami Andreas Christensen ini ternyata senada dengan yang dialami Antonio Rudiger yang juga akan segera kehabisan kontrak bermain di musim panas tahun depan. Bek asal Jerman ini juga tengah berada dalam masa negosiasi perpanjangan kontrak baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here