Cerita Pogba Soal Depresi yang Ia Alami Semuanya Dimulai Sejak Era Mourinho

0

Debatbola.com – Akhir-akhir ini, ada beberapa pesepakbola yang berbicara kepada publik terkait kesehatan mental mereka. Paul Pogba menjadi pemain terbaru yang mendiskusikan permasalahan ini. Pogba mengakui bahwa dirinya sampai saat ini merasakan depresi, dan menurut pengakuannya, depresi itu dimulai sejak Manchester United ditangani José Mourinho.

Rasanya Depresi Menurut Pogba

Di balik ingar bingar dan gemerlapnya dunia sepakbola, siapa sangka, aktor-aktor di dalamnya ada yang bermasalah dengan kesehatan mental. Sebagai seorang tokoh publik, para pesepakbola juga bisa merasakan, stress, hingga depresi. Akhir-akhir ini ada beberapa pesepakbola yang angkat bicara mengenai kondisi mental mereka.

Paul Pogba menjadi bintang terkini yang mengungkapkan bahwa dirinya merasakan depresi, bahkan sampai saat ini. Pogba menjadi pesepakbola berikutnya yang berbicara soal kesehatan mentalnya. Sebelumnya, bintang Paris Saint-Germain sudah lebih dulu mengungkap kondisi mentalnya kepada publik.

Ketika ditanya perihal kesehatan mentalnya, Pogba mengakui bahwa depresi menjadi hal yang kerap melanda dirinya. Tapi Pogba mengakui bahwa ia selalu menutup diri untuk membicarakan kondisi mentalnya di hadapan publik. Menurutnya, tidak semua orang mau membicarakan hal seperti itu.

“Saya sudah pernah merasakan depresi yang kerap melanda sepanjang karir saya, tapi anda tidak perlu membicarakannya.” Kata Pogba kepada Le Figaro, ketika ditanya apakah ia pernah merasakan depresi atau tidak. “Kadang, anda lupa siapa anda, anda hanya ingin menutup diri, ingin sendirian, dan itulah tanda-tandanya.”

“Semua atlet papan atas pasti pernah merasakan hal seperti ini, tapi cuma sedikit yang mau bicara. Tak dapat dipungkiri, anda merasa depresi di seluruh tubuh, kepala, dan anda butuh waktu sebulan, atau bahkan setahun merasakan hal seperti itu. Tapi anda tidak harus membicarakannya, dalam hal ini, kepada publik.”

“Tentu saja, kami menghasilkan banyak uang dari pekerjaan kami, dan kami tidak pernah mempermasalahkannya. Tapi semua uang itu tidak menjamin kami bisa terbebas dari momen-momen yang paling sulit dalam hidup kami. Pada akhirnya, kami ini sama seperti orang lain yang menjalani kehidupannya.”

Depresi Sejak Bersama Mourinho

Pernyataan sedikit mengejutkan lalu terlontar dari mulut Pogba yang membawa Prancis juara dunia pada 2018 itu. Pogba menyebut bahwa rasa depresinya pertama kali muncul tatkala Manchester United masih dipegang José Mourinho. Tentu, fakta ini agak mencengangkan, mengingat Mourinho adalah orang yang membawa Pogba kembali ke Old Trafford.

“Jujur saja, itu (depresi) dimulai ketika saya bekerja bersama Mourinho di Manchester United.” Papar Pogba. “Yang akan anda pikirkan selama periode seperti itu adalah selalu menanyai diri anda sendiri. Anda selalu mencari apakah anda melakukan kesalahan atau tidak, karena anda belum pernah merasakan sesuatu yang seperti itu sepanjang hidup.”

Faktanya, Mourinho adalah orang yang memanggil Pogba kembali ke Manchester, setelah sebelumnya sempat berkarir di Turin bareng Juventus. Namun, pada musim 2018/2019, hubungan antara keduanya merenggang. Mourinho dipecat pada Desember 2018, dan Pogba mengakui bahwa kondisi mentalnya terpuruk pada periode-periode tersebut.

Akankah Paul Pogba Bertahan?

Statistik memang menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan penampilan Pogba akhir-akhir ini. Banyak yang menilai bahwa penampilan Pogba tidak secemerlang musim-musim sebelumnya. Tercatat, dari 23 laga yang dimainkan, Pogba cuma mencatat satu gol dan sembilan assist, gol dan assist itupun mayoritas ia dapat pada awal musim kemarin.

Tepat setelah musim Liga Inggris 2021/2022 selesai, kontrak Pogba bersama Manchester United bakal tuntas, dan sampai saat ini, tidak ada tanda-tanda akan ada perpanjangan. Masa depan sang gelandang sedang tidak pasti. Tetapi, semua kemungkinan masih tetap terbuka, termasuk kemungkinan Pogba bertahan lebih lama di Old Trafford.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version