Catatan Pemain Senior di SEA Games U-23 2021

0
41

Debatbola.com – SEA Games 2021 kemarin dimeriahkan oleh 3 pemain senior meskipun ajang tersebut untuk Timnas U-23. Pasalnya memang dalam kompetisi tersebut diberikan 3 slot untuk pemain senior. Lantas bagaimana sebenarnya catatan pemain senior Indonesia yang berlaga di SEA Games U-23 kemarin?

Fachruddin Aryanto
Pemain ini sempat diremehkan dan menjadi pertanyaan publik karena dirinya menjadi salah satu pemain yang ditarik Shin Tae-yong untuk mengisi kuota pemain senior. Menurut sebagian besar kalangan, masih banyak pemain yang lebih layak dimainkan daripada Fachruddin Aryanto.

Perlu diketahui sendiri bahwa pemain ini sudah berusia 33 tahun. Tidak heran banyak yang mempertanyakan keputusan Shin Tae-yong. Bahkan bisa dibilang Fachruddin Aryanto merupakan pemain paling senior dalam ajang SEA Games 2021 kemarin. Peran Fachruddin Aryanto juga tidak tergantikan karena dirinya menjadi kapten Timnas U-23 dalam SEA Games yang digelar di Vietnam ini.

Banyak momen pertahanan Timnas Indonesia mudah ditembus umpan terobosan. Namun untuk masalah duel satu lawan satu, Fachruddin Aryanto sangat kuat dan jarang dikalahkan. Meskipun banyak yang meremehkan pemain ini, nyatanya Fachruddin Aryanto bisa membuktikan kualitasnya.

Tidak hanya tangguh di lini pertahanan, pemain ini juga mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan. Buktinya saja dirinya mampu membobol gawang Timor Leste dalam ajang penyisihan grup dan sering memberi kontribusi kepada lini depan dengan umpan panjang. Bahkan pemain ini menjadi satu-satunya pemain senior yang bisa mencetak gol di ajang SEA Games 2021 kemarin.

Marc Klok
Marc Klok merupakan satu-satunya pemain senior dan kebetulan seorang naturalisasi yang dipercaya membela Timnas Indonesia U-23 dalam SEA Games 2021. Publik juga memiliki ekspektasi yang sangat tinggi kepada pemain naturalisasi ini.

Memang, pemain ini memiliki kualitas yang tidak diragukan. Hal ini terlihat ketika dirinya bermain dalam ajang BRI Liga 1 yang merupakan liga kasta tertinggi Indonesia. Namun faktanya, kualitas dan skill memukau di BRI Liga 1 tidak sejalan dengan kualitasnya dalam awal kompetisi SEA Games.

Terlihat Marc Klok memerlukan beberapa laga untuk dirinya bisa beradaptasi dengan baik. Terlihat jelas bahwa 2 laga perdana dalam fase grup, dirinya tidak bermain dengan baik seperti biasanya. Bahkan fans yang memiliki ekspektasi lebih tidak jarang memberikan kritikan kepadanya.

Tidak hanya itu, Marc Klok malah melakukan blunder dan membuahkan hadiah pinalti untuk Timor Leste. Untung saja penjaga gawang Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi berhasil mematahkan eksekutor dari Timor Leste. Hingga pada akhirnya Marc Klok semakin banyak dikritik oleh fans karbitan.

Meskipun dua laga awal pemain ini tidak bermain dengan maksimal, Marc Klok bisa menunjukkan kualitasnya di laga-laga selanjutnya hingga akhir kompetisi. Bahkan dalam perebutan medali perunggu, pemain ini menjadi penentu kemenangan Indonesia karena sukses menjalankan tugas sebagai penendang terakhir dalam adu pinalti.

Ricky Kambuaya
Pemain ini menjadi harapan bagi sebagian besar pencinta sepak bola tanah air. Pasalnya Ricky Kambuaya pernah menunjukkan kualitas terbaiknya dalam ajang Piala AFF 2020 sebelumnya. Tidak heran hampir semua kalangan sangat yakin dengan adanya Ricky Kambuaya Indonesia bisa meraih emas.

Namun beda kompetisi, beda juga skill yang ditampilkan pemain yang satu ini. Ketika dalam kompetisi Piala AFF 2020 dirinya mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan skill individunya. Berbeda ketika SEA Games 2021 kemarin, jarang sekali pemain ini melakukan gocekan maut.

Mungkin saja hal tersebut dikarenakan lawan sudah mengunci pergerakan pemain yang satu ini. Pasalnya Ricky Kambuaya benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lawan, apalagi semua negara di Asia Tenggara sudah melihat performa pemain ini di Piala AFF 2020.

Hingga pada akhirnya Ricky Kambuaya berhasil menunjukkan aksi gemilangnya ketika berhadapan dengan Filipina. Pemain ini berhasil memberikan assist matang kepada Witan Sulaeman. Namun sangat disayangkan, dalam perebutan perunggu dirinya absen karena terkena hukuman kartu merah di laga semi final.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here