Catatan Menarik PSIS Dan Persib Setelah Keduanya Bertemu

0
127

Debatbola.com – BRI Liga 1 2021/2022 mempertemukan klub asal Semarang, PSIS Semarang dengan Persib Bandung. Dalam laga tersebut kedua klub harus rela berbagi poin. Pasalnya kedua tim sama-sama tidak mampu membobol gawang lawannya. Dengan begitu Persib Bandung menempati posisi 4 klasemen, sedangkan PSIS Semarang menempati posisi 8 klasemen.

Persib Bandung saat ini menorehkan 49 poin, terpaut 5 poin dari pemuncak klasemen sementara yaitu Arema FC. Sedangkan PSIS Semarang menorehkan 34 poin yang tentunya masih jauh dari capaian puncak klasemen. Dalam laga yang mempertemukan kedua Persib dan PSIS ini, terdapat catatan menarik dari kedua tim, yaitu :

Belum Meraih Kemenangan Dalam 6 Laga Terakhir

Klub dengan julukan Mahesa Jenar saat ini memang terlihat mengalami masa-masa kurang bagus. Dalam laga terakhirnya kontra Persib Bandung, PSIS memperpanjang rekor tidak meraih kemenangan dalam 6 laga terakhir. Pasalnya laga kemarin PSIS hanya mampu mengimbangi Persib Bandung dengan skor kacamata.

Rincian 6 laga terakhir PSIS dalam kegagalannya meraih kemenangan adalah 4 laga hasil imbang, dan 2 laga kekalahan. PSIS memang akhir-akhir ini kesulitan mencetak gol, bahkan dalam 6 laga terakhir, klub ini hanya mampu membobol gawang lawan 2 kali.

Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan untuk PSIS dalam BRI Liga 1 2021/2022. Sejauh ini (dalam 6 laga terakhir) PSIS hanya mampu membobol gawang Madura United, meskipun akhirnya kalah 1-2. Kemudian PSIS juga pernah membobol gawang Barito Putera dengan hasil akhir PSIS kalah 1-2. Hingga kini PSIS masih belum bisa bangkit dari keterpurukan.

Penyerang Anyar Kedua Klub Bermain Buruk

Dalam BRI Liga 1 2021/2022, Persib dan PSIS merupakan klub yang banyak merombak susunan pemain. Persib Bandung mencoret dua pemainnya yaitu Geoffrey Castillon dan Wander Luiz. Untuk mengisi kursi yang kosong, akhirnya Persib Bandung merekrut Bruno Cantanhede dan David Da Silva.

Di sisi lain, skuad Mahesa Jenar juga mencoret satu pemainnya yaitu Bruno Silva. Untuk mengganti kursi yang kosong di PSIS, pihak manajemen akhirnya mendatangkan Chevaughn Walsh seorang penyerang dari Jamaika. Ini tentunya menjadi harapan berarti bagi PSIS untuk memperbaiki keadaan.

Namun harapan kedua tim PSIS dan Persib nampaknya tidak membuahkan hasil sesuai harapan. Pasalnya Chevaughn Walsh, penyerang anyar PSIS hanya mampu mencatatkan namanya di papan skor 1 kali. Hal serupa juga dialami Persib, pemain rekrutan barunya itu hanya mencetak satu gol hingga saat ini.

Teja Paku Alam Mulai Bangkit

Di tengah menurunnya performa dari Persib Bandung, Teja Paku Alam malah mulai bangkit dari keadaan. Kiper Maung Bandung ini mulai memperlihatkan kualitasnya dalam menjaga gawang Persib. Kiper utama Persib ini berhasil melakukan beberapa kali penyelamatan.

Dalam laga kemarin, tercatat Teja Paku Alam melakukan 3 kali penyelamatan dari serangan berbahaya PSIS. Salah satunya adalah tendangan yang dilakukan Rachmat Hidayat dari jarak dekat. Padahal dengan posisinya kala itu, Rachmat Hidayat sangat bisa mencetak gol.

Teja Paku Alam memang mulai terlihat bangkit setelah 5 laga terakhirnya bersama Persib. Sejauh ini (5 laga terakhir) Teja Paku Alam hanya kebobolan 2 kali. Dua gol yang merobek gawang Persib Bandung berasal dari laga Persib melawan Bhayangkara dengan skor 1-0. Kemudian saat Persib Bandung melawan PSS Sleman dengan skor akhir 2-1.

Ketiga catatan menarik dari kedua tim ini bisa dijadikan evaluasi pelatih dan manajemen klub, untuk bisa memperbaiki strategi permainan dan strategi pelengkapan pemain dari klub. Masih ada kesempatan terutama untuk Persib Bandung merebut posisi puncak klasemen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here