Carlos Tevez Minta Para Pesepakbola Jangan Manja Kalau Harus Potong Gaji

Debatbola.com – Wabah virus corona telah berdampak buruk bagi segala aspek dalam kehidupan di seluruh dunia. Yang paling terasa, selain terus merenggut ribuan jiwa setiap harinya, roda ekonomi setiap negara pun sangat terganggu dengan dampak dari COVID-19 ini.

Banyak perusahaan yang tak bisa menjalankan bisnisnya karena setiap orang diwajibkan untuk tetap berada di rumah. Hal itu juga berdampak pada banyak orang yang harus kehilangan pekerjaannya atau mendapat bayaran yang mengalami pemotongan.

Di sepakbola, hampir semua klub memangkas pengeluaran mereka dengan tidak membayar penuh gaji para pemainnya. Tak hanya klub-klub kecil, kesebelasan-kesebelasan besar seperti Juventus, Barcelona, dan Bayern Munich pun telah mengumumkan bahwa para pemainnya tidak akan mendapatkan gaji penuh hingga empat bulan ke depan.

Bagi pemain Boca Juniors yang sempat membela sejumlah kesebelasan besar Eropa, Carlos Tevez, para pesepakbola memang harus menerima keputusan pemotongan gaji demi kebaikan banyak orang. Bahkan tak hanya itu, kata Tevez, para pesepakbola juga seharusnya memberikan bantuan apapun dalam situasi seperti sekarang ini.

“Kita (pesepakbola) harus ada di sana untuk membantu orang-orang. Tentu saja aku akan dengan senang hati datang membantu, apapun itu. Ini akan jadi contoh yang sangat bagus untuk kita semua jika para pesepakbola atau aktor turun tangan dan membantu tetangga mereka yang kesusahan dan butuh pertolongan, aku siap untuk itu,” tutur Tevez pada America TV.

Menurut Tevez, para pemain sepakbola harus menyadari bahwa mereka memiliki uang yang cukup banyak sehingga tak perlu khawatir akan kehabisan uang. Tevez meminta para pesepakbola untuk lebih memerhatikan orang-orang di sekitarnya karena masih ada orang yang tetap harus banting tulang untuk mendapatkan uang bahkan di situasi seperti sekarang ini.

“Setiap pesepakbola itu bisa hidup enam bulan atau setahun ke depan tanpa digaji sekalipun. Kami bukan contoh yang baik, mungkin kami bagus di bidang lain, bukan soal ini. Kami tidak harus memikirkan caranya berjuang mencari makan setiap hari, seperti mereka yang pergi bekerja pukul enam pagi dan pulang pukul tujuh malam hanya untuk makan keluarganya keesokan hari.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here