Bukan Istanbul, Ini Dua Stadion Kandidat Venue Laga Final Liga Champions

0
145
Estadio Da Luz

Debatbola.com – Liga Champions telah mencapai babak akhir. Dua perwakilan Inggris sukses melangkah hingga ke babak final liga paling bergengsi di daratan Eropa ini. Duo Manchester City dan Chelsea akan saling bertarung memperebutkan piala si kuping besar.

Klub yang dimiliki Sheikh Mansour, Manchester City berhasil mengalahkan salah satu kandidat juara Liga Champions, Paris Saint-Germain. The Citizens mengalahkan rivalnya itu dalam dua leg dengan skor akhir 4-1.

Sementara itu perjuangan Chelsea membuahkan hasil yang sempurna. Klub asal London Barat itu sukses menjungkalkan tim peraih 13 gelar Liga Champions, Real Madrid. Dengan agregat 3-1, Kante dan kawan-kawan berhasil melaju ke babak final.

Tuchel vs Pep

Pertemuan antara Tuchel melawan Pep sejatinya sudah tersaji ketika kedua pelatih kawakan ini memimpin klub di Bundesliga. Kini keduanya kembali akan bertemu di partai terakbar sejagat Eropa bahkan dunia.

Tuchel dulu sempat melatih Borussia Dortmund dan Mainz. Sementara itu Pep setelah hengkang dari Barcelona merapat ke Bayern Munchen. Di laga-laga lokal sendiri kedua pelatih itu telah bertemu dua kali.

Pada laga pertama di kancah semifinal Piala FA, pasukan London Barat berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0. Satu-satunya gol dicetak oleh gelandang serang asal Maroko, Hakim Ziyech.

Sementara pada pertemuan kedua, The Blues Chelsea kembali menambah keunggulan mereka dengan berhasil meraih poin penuh pada lanjutan Liga Premier Inggris. Mereka sanggup mengalahkan pasukan Pep dengan skor akhir 1-2.

Lonjakan Kasus Covid Di Turki

Gelaran final Liga Champions musim ini sejatinya akan dilaksanakan di Stadion Ataturk di Istanbul, Turki. Dijadwalkan laga akbar itu bakal diselenggarakan pada Minggu (30/5). Namun, belakangan ini tersiar kabar mengenai pemindahan venue tersebut.

Turki sementara ini termasuk dalam zona kuning negara dengan Covid-19. Namun menginjak 12 Mei, pemerintah Inggris memasukkan negara dua benua tersebut masuk ke dalam daftar zona merah. Turki tidak sendiri, ada negara lain juga yang bakal dimasukkan ke dalam daftar tersebut lantaran terjadinya lonjakan penderita Covid-19.

Akibatnya jika Stadion Ataturk tetap dijadikan venue, maka pendatang dari Inggris harus harus menjalani masa karantina sekembalinya ke negerinya. Peraturan ketat memang dilaksanakan oleh pemerintah dari negeri ratu Elizabeth itu, terlebih dari negara yang termasuk dalam zona merah.

Padahal pihak UEFA telah memberi kesempatan kepada para pendukung kedua tim untuk bisa datang dan menonton langsung. Dikabarkan tersedia sekitar 8000 tiket untuk laga final tersebut. Namun dengan buruknya situasi, maka perubahan venue menjadi solusi.

Dua Kandidat Stadion

Dikabarkan stadion tempat dihelatnya pertandingan final akan dipindahkan ke Portugal atau Inggris. Estadio Da Luz dan Wembley Stadium menjadi kandidat pelaksana laga tersebut. Portugal sendiri termasuk dalam daftar hijau, maka diyakini akan mempermudah persyaratan untuk menonton.

Sama seperti musim lalu laga perempat final hingga final Liga Champions musim lalu pun dilaksanakan di Portugal. Menariknya, negara tersebut juga menjadi alternatif dimana laga semestinya dilaksanakan di Stadion Ataturk.

Sementara di Wembley, pendukung kedua tim akan lebih mudah untuk menonton laga tersebut. Akan tetapi, persyaratan menggelar pertandingan dengan dihadiri banyak orang masih sangat susah untuk dilaksanakan di sana.

Pihak pemerintah Inggris disebut-sebut enggan mengurangi jumlah masa karantina. Ditambah lagi mereka juga tidak ingin untuk meringankan aturan-aturan di negerinya yang terkenal ketat dalam urusan Covid-19 ini.

Namun perundingan antara UEFA dan pemerintah Inggris dirumorkan masih terus berjalan. Didesas-desuskan, Wembley Stadium menjadi venue favorit federasi sepakbola tertinggi di Eropa tersebut untuk menggelar laga final.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here