BRI Liga 1 Perjuangan Persela Untuk Lolos Zona Degradasi

0

Debatbola.com – Persela Lamongan merupakan salah satu tim yang berada di ambang turun kasta ke Liga 2. Pasalnya, saat ini Persela Lamongan menempati posisi 17 klasemen sementara, alias posisi nomor 2 dari bawah. Meskipun demikian, pihak Persela Lamongan masih akan melakukan perjuangan hingga akhir musim BRI Liga 1 musim 2021/2022.

Nyaris Mengalahkan Juara Klasemen Sementara

Persela Lamongan dalam laga terakhirnya awal Maret kemarin nyaris memetik kemenangan atas juara klasemen saat ini. Kala bertandang di Bali, Persela Lamongan berhasil memperoleh keunggulan terlebih dahulu. Rahel Radiansyah, pemain berkualitas milik Persela Lamongan ini berhasil merobek gawang Bali United di babak pertama. Namun sayang, keunggulan tersebut hanya mampu bertahan hingga akhir babak pertama.

Malapetaka Persela terjadi pada babak kedua. M. Rahmat dan Eber Bessa berhasil membalikkan keadaan. Bali United akhirnya memperoleh keunggulan di babak kedua hingga peluit panjang ditiupkan. Akhirnya Persela Lamongan harus lapang dada menerima kekalahan dari pemuncak klasemen saat ini.

Kekalahan Persela Lamongan tentunya merupakan pukulan berat bagi Laskar Joko Tingkir. Pasalnya, posisi Persela Lamongan semakin sulit untuk bisa lolos dari zona degradasi. Persela Lamongan saat ini hanya memiliki 20 poin, tertinggal 7 poin dari Barito Putera sebagai batas aman zona degradasi saat ini.

19 Laga Terakhir Persela Belum Pernah Menang

Tercatat Persela Lamongan belum pernah meraih kemenangan lagi dari 19 laga terakhirnya. Tentunya Persela Lamongan sudah sangat merindukan bagaimana merasakan kemenangan. Dengan 19 laga tanpa kemenangan, ini membawa Persela Lamongan ke dalam rekor terburuk dalam kompetisi Liga 1 Indonesia.

Semenjak 2017 lalu, memang banyak tim yang mengalami belasan laga tanpa kemenangan secara beruntun. Namun tidak seburuk catatan Persela Lamongan saat mengikuti Liga 1 musim ini. Sebenarnya, ada tim lain yang memiliki catatan sama seperti Persela Lamongan musim ini, yaitu Persiraja Banda Aceh. Namun catatan tersebut berakhir ketika Persiraja Banda Aceh meraih kemenangan pada pekan 22 lalu.

Sering Gagal Mempertahankan Keunggulan

Persela Lamongan seringkali mendapat keunggulan terhadap lawan yang dihadapi. Namun keunggulan tersebut tidak pernah bertahan hingga akhir laga. Tidak kali ini saja Persela Lamongan mendapat come back dari lawannya.

Tidak hanya ter come back, Persela Lamongan juga sering kali melakukan kesalahan hingga akhirnya harus menerima hasil imbang. Dengan beberapa kesalahan tersebut yang dilakukan secara berulang-ulang, membuat pelatih Persela Lamongan kebingungan.

Iwan Setiawan dan Jafri Sastra akhirnya mengundurkan diri karena melihat anak asuhnya yang sering bersikap ‘konyol’ di lapangan hijau. Anehnya, permainan Persela Lamongan di babak ke 2 selalu menurun dibandingkan babak pertama. Hingga kedua pelatih Persela Lamongan mengundurkan diri, belum ada solusi untuk Persela Lamongan meraih kemenangan.

Posisi Persela Lamongan

Berada di urutan 17 klasemen sementara bukanlah hal mudah bagi Persela Lamongan untuk selamat dari degradasi. Setidaknya Persela Lamongan harus merangkak naik ke posisi 15 klasemen akhir Liga 1 untuk tetap berada di kompetisi no 1 Indonesia ini. Apabila tidak maka dipastikan akan turun kasta.

Untuk posisi 16 klasemen sementara ada tim dari Jayapura, Persipura Jayapura. Kemudian untuk posisi di bawah Persela Lamongan ada Persiraja Banda Aceh yang sudah pasti turun kasta. Sebelum Persela bisa merangkak ke posisi 15, Laskar Joko Tingkir ini harus menang berturut-turut hingga akhir musim. Dengan catatan, posisi 15 dan 16 harus mengalami kekalahan atau setidaknya hasil imbang tanpa kemenangan hingga kompetisi berakhir.

Kini Persela Lamongan memiliki 6 laga tersisa hingga akhir musim BRI Liga 1 2021/2022. Untuk bisa lolos dari zona degradasi nampaknya sangat sulit dan bisa tidak mungkin. Namun Persela Lamongan tidak mau menyerah begitu saja. Laskar Joko Tingkir akan berjuang semaksimal mungkin hingga kompetisi Liga 1 selesai.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version