Brasil Tembus Final, Meksiko Gugur Lewat Adu Penalti

0

Debatbola.comOlimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga sepakbola telah menyelesaikan babak semifinal. Masing-masing dua tim telah dipastikan akan saling menunjukkan kemampuannya di partai pamungkas, babak final.

Brasil telah memastikan langkahnya di babak final setelah mengalahkan salah satu tim unggulan, Meksiko. Dengan gugurnya tim yang berjuluk El Tri itu mereka dipastikan tidak akan bisa meraih medali emas maupun perak.

Tak Ada Gol Di Waktu Normal

Kedua tim yang menargetkan kemenangan sama-sama bermain menyerang sejak menit-menit pertama pertandingan. Tak jarang juga pelanggaran-pelanggaran keras terjadi karena begitu panasnya tensi permainan.

Hingga wasit yang bertugas, Georgi Kabakov harus mengeluarkan sembilan kartu kuning di laga tersebut. Timnas U23 Meksiko mendapatkan empat kartu kuning sementara Brasil lebih banyak yakni lima.

Sementara itu peluang pertama timnas Brasil tercipta di menit ke-14 lewat pergerakan dari sisi kiri. Guilherme Arana yang mendapatkan umpan lambung sukses menembus pertahanan El Tri. Setelah mendapatkan jarak tembak yang dekat dirinya pun menembak bola. Sayang sepakannya dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis oleh Guillermo Ochoa.

Menit ke-28 Selecao hampir saja mendapatkan tendangan penalti setelah punggawanya, Douglas Luiz terjatuh di kotak penalti musuh. Wasit langsung meniupkan peluit dan meminta waktu untuk mengecek VAR. Namun setelah pengecekan lebih lanjut wasit pun memberikan sinyal tidak terjadi pelanggaran.

Menjelang akhir babak pertama, Meksiko gantian memberikan ancaman serius. Winger kanan tim, Uriel Antuna mendapatkan peluang emas berkat umpan silang dari sisi kiri oleh Alexis Vega. Dirinya yang bebas tak terkawal langsung mengirimkan tendangan keras namun berhasil dihalau Diego Carlos.

Hingga waktu babak pertama habis, tidak ada gol yang tercipta baik untuk masing-masing tim. Namun tensi pertandingan tetaplah memanas dengan kemenangan menjadi target utama kedua tim. Terlebih Brasil yang ingin mempertahankan gelar juaranya.

Adu Penalti Jadi Solusi

Kembali bertanding di babak kedua, masing-masing tim langsung menampilkan serangan terbaiknya. Namun peluang emas baru tercipta bagi timnas Brasil pada menit ke-82. Richarlison mendapatkan kesempatan untuk membobol gawang Guillermo Ochoa.

Sundulan penyerang Everton itu sudah tepat sasaran mengarah ke gawang Meksiko. Guillermo Ochoa pun juga tidak sanggup meraih bola tersebut. Namun El Tri masih beruntung sebab bola masih bisa diselamatkan tiang gawang. Penyerang berusia 24 itu pun gagal menambah kansnya menjadi top skorer Olimpiade.

Pertandingan semifinal ini harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Setelah pada waktu normal dan babak pertambahan waktu tidak ada gol yang tercipta. Serangan-serangan yang dilancarkan mampu dipatahkan barisan pertahanan tim dengan effort yang tidak berlebihan.

Tercatat di bursa judi online bahwa keempat penendang dari kubu Selecao berhasil menggetarkan gawang musuhnya. Mereka adalah sang kapten, Dani Alves, Gabriel Martinelli, Bruno Guimaraes dan Reiner. Guillermo Ochoa tidak mampu menggagalkan satu pun sepakan dari keempat pemain tersebut.

Akan tetapi berbeda dengan El Tri yang mana dua dari ketiga eksekutornya gagal membuat gawang Santos bergetar. Pemain yang gagal itu adalah Eduardo Aguirre dan Johan Vasquez. Santos sukses menjinakkan tendangan Eduardo Aguirre sedangkan sepakan Johan Vasquez melebar.

Ditantang Tim Bertabur Bintang

Setelah Reiner sukses membobol gawang Guillermo Ochoa sebagai penendang keempat, pertandingan pun usai sudah. Brasil keluar sebagai pemenang dan berhak mendapatkan tiket lolos ke partai pamungkas.

Dimana mereka bakal ditantang oleh skuat bertabur bintang milik perwakilan benua Eropa, Spanyol. Yang mana tim yang berjuluk La Furia Roja itu berhasil mengalahkan tim tuan rumah, Jepang hingga babak pertambahan waktu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

error: No !!!
Exit mobile version