Boikot Sepakbola Eropa ke Rusia Kian Gencar, FA Kini Ikut-Ikutan

0
80

Debatbola.com – Invasi militer Rusia ke wilayah Ukraina kian berbuntut panjang buat dunia sepakbola Negeri Beruang Merah. Rusia kini diboikot oleh berbagai asosiasi sepakbola negara-negara Eropa. Teranyar, giliran FA yang ikut-ikutan tindakan boikot ini, dan mereka bahkan meminta UEFA beserta FIFA melarang Rusia berpartisipasi dalam turnamen resmi.

Ramai-Ramai Boikot Sepakbola Rusia

Setidaknya sampai Senin (28/2), invasi Rusia ke Ukraina tercatat telah memasuki hari ke-5. Serangan militer Rusia ini menewaskan banyak nyawa, serta menghancurkan sejumlah fasilitas negara yang memiliki julukan “Keranjang Roti Eropa” tersebut. Invasi ini rupanya juga memberi dampak yang begitu besar buat Rusia di dunia sepakbola.

Terhitung sejak meletusnya invasi pertama pada Kamis (24/2), dunia sepakbola kompak mengecam tindakan Rusia. Masalah penyerangan Rusia ke Ukraina juga ikut menyeret nama baik Negeri Beruang Merah dalam dunia si kulit bundar. Kini, segala hal tentang Rusia menjadi sesuatu yang dihindari sejumlah asosiasi sepakbola dunia, terutama dari Eropa.

Beberapa hari yang lalu, sebuah kabar mengungkap bahwa tiga negara, yakni Swedia, Polandia dan Republik Ceko telah memutuskan memboikot Rusia. Tiga negara ini berpotensi berhadapan dengan Rusia di babak play-off World Cup 2022. Ketiganya pun kompak menolak bermain melawan Rusia di laga play-off World Cup tersebut.

FA Ikut Boikot Rusia

Pasca gerakan boikot diserukan oleh Swedia, Polandia dan Republik Ceko, kini giliran federasi sepakbola Inggris yang ikut-ikutan. Federasi yang akrab disebut FA (Football Association) menolak bermain melawan Rusia di kompetisi apapun. Mereka bahkan mendesak FIFA dan UEFA untuk melarang Rusia bermain di kompetisi resmi.

Mengutip laman Sky Sports, boikot yang dilakukan FA ini merupakan bentuk solidaritas terhadap Ukraina. Perdana Menteri Britania Raya, Boris Johnson merasa invasi ini merupakan tindakan yang tak bisa dimaafkan. Menurutnya, akibat invasi ini, hubungan apapun dengan Rusia, termasuk sepakbola, sementara tak bisa dilanjutkan.

Seperti yang telah disebutkan, sebelum Inggris mengambil langkah boikot Rusia, Polandia, Swedia dan Republik Ceko sudah lebih dulu melakukan gerakan ini. Alasan ketiga negara tersebut memboikot Rusia juga sama dengan Inggris. Mereka ingin mengungkapkan solidaritas terhadap Ukraina yang kini sedang diserang pasukan Rusia.

Asosiasi Sepakbola Polandia menyebut bahwa tampil dalam pertandingan melawan timnas Rusia akan menjadi tindakan yang memalukan buat seluruh dunia sepakbola. Sementara itu, ketiga negara tadi juga mengirim permintaan khusus pada 55 asosiasi sepakbola di Eropa. Mereka meminta 55 asosiasi tersebut mengikut jejak mereka memboikot sepakbola Rusia.

Sanksi Paling Berat Menanti

Dengan banyaknya tindakan boikot terhadap sepakbola Rusia, UEFA dan FIFA kini berada dalam tekanan. Mereka dipaksa membuat keputusan terkait partisipasi Rusia dalam turnamen-turnamen resmi yang mereka gelar. Melalui rapat petinggi pada Minggu (27/2), FIFA pun sepakat memberi sanksi untuk asosiasi sepakbola Rusia.

Sky Sports mengonfirmasi bahwa FIFA melarang Rusia bermain di kompetisi internasional manapun dengan menggunakan nama ‘Rusia’. Sebagai gantinya, Timnas Rusia akan berganti nama menjadi ‘Football Union of Russia’. Timnas Rusia juga tak diperbolehkan mengibarkan bendera Rusia serta menyanyikan lagu kebangsaan setiap kali bermain di atas lapangan hijau.

Ancaman FIFA terhadap Rusia rupanya tidak main-main. Wahana888 melihat FIFA meminta Rusia segera mengakhiri konflik mereka dengan Ukraina. Jika hal itu tidak dilakukan, maka konsekuensi besar menanti Rusia. Melalui pernyataan resmi, FIFA mengancam akan melarang Rusia tampil di kompetisi resmi jika situasi di Ukraina tak kunjung membaik.

World Cup 2022 sudah dekat, ditambah dengan turnamen Women’s Euro 2022 juga sudah di depan mata. Dengan dua turnamen akbar menanti, nasib timnas Rusia kini sedang dipertaruhkan. Jika situasi di Ukraina tak kunjung membaik, bukan tak mungkin FIFA dan UEFA kompak melarang partisipasi Rusia di dua turnamen tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here